Articles by "Polhukam"

Voice Of Muslim - Pengungsi Rohingnya asal Myanmar yang ditolak tiga negara ASEAN terpaksa meminum air kencing sendiri dalam upaya bertahan hidup. "Kami melihat ada orang yang minum air kencing mereka sendiri dari botol. Kami sudah melemparkan botol air untuk mereka, segala sesuatu yang kami punya di kapal," kata Jonathan Head, wartawan BBC, seperti yang dilansir Independent, Kamis, 14 Mei 2015.
Selain itu, setidaknya sepuluh pengungsi tewas akibat kelaparan dan kehausan di perahu nelayan yang telah terkatung-katung selama seminggu terakhir di Laut Andaman, yang terletak di antara Myanmar selatan dan Thailand barat. Seorang muslim Rohingya mengatakan mayat-mayat orang-orang yang meninggal dibuang ke laut.

Diperkirakan 6.000 pengungsi asal Myanmar berada di tengah laut akibat ditolak berlindung di negara-negara di ASEAN. Menurut laporan, lebih dari 120 ribu warga minoritas muslim Myanmar tersebut telah naik perahu ke negara-negara lain dalam upaya melarikan diri dari Myanmar.

Meski PBB dan badan-badan bantuan telah menyerukan pihak berwenang di Thailand, Indonesia, dan Malaysia untuk menyelamatkan para pengungsi itu, mereka tampak tidak mau mengambil para pengungsi. Sebelumnya, TNI Angkatan Laut memberi bantuan makanan dan air bersih serta membiarkan perahu kayu yang ditumpangi muslim Rohingya melanjutkan perjalanan ke Malaysia.

Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia Wan Junaidi Jaafar mengatakan sekitar 500 orang berada di kapal yang ditemukan pada Rabu, 13 Mei 2015, di lepas pantai utara Penang. Setelah diberi beberapa perlengkapan, mereka diminta meninggalkan perairan Malaysia. "Apa yang Anda harapkan untuk kami lakukan," ucap Junaidi.

Junaidi menuturkan pemerintahnya sudah berbaik hati terhadap para pengungsi tersebut. "Kami sudah sangat baik untuk orang-orang yang masuk ke perbatasan negara kami. Kami telah memperlakukan mereka secara manusiawi, tapi mereka tidak dapat membanjiri pantai kami dengan cara seperti ini," ujarnya.

Perdana Menteri Thailand Jenderal Prayuth Chan-ocha mengatakan, "Jika kami membawa mereka semua ke dalam negara kami, siapa saja yang ingin datang akan datang dengan bebas. Saya menanyakan, apakah Thailand mampu merawat mereka semua? Lantas dari mana anggarannya?"

Matthew Smith, direktur eksekutif kelompok hak asasi manusia nirlaba Fortify Hak, menyatakan, "Ini adalah krisis kemanusiaan serius yang menuntut tanggapan segera."

Aparat yang seharusnya melindungi warga, justru melakukan hal ini.

Voice Of Muslim - Aparat keamanan membunuh dan memperkosa serta menahan secara ilegal ratusan warga Muslim etnis Rohingya di Myanmar. Aparat juga diam saja melihat aksi kekerasan dan penyiksaan warga oleh orang budha menambah panjang daftar dosa negara yang baru menyentuh demokrasi tersebut.

Hal ini didasarkan atas laporan terbaru Human Right Watch (HRW) berjudul "Pemerintah Seharusnya Menghentikan Ini" seperti dilansir Reuters, Rabu 1 Agustus 2012. Laporan setebal 56 halaman itu tersebut didasarkan atas 57 wawancara dengan warga etnis Buddha Rakhine dan Muslim Rohingya di Arakan untuk mencari fakta dan membuktikan janji pemerintahan baru Myanmar yang katanya menjunjung tinggi HAM.

Dalam laporan, tentara Myanmar yang seharusnya menjaga Muslim Rohingya paska bentrokan dengan etnis Rakhine Juni lalu malah membunuhi warga. Saat kerusuhan, tulis laporan, beberapa Muslim Rohingya yang mencoba kabur atau memadamkan rumah mereka yang terbakar justru ditembak oleh pasukan paramiliter, tidak peduli wanita atau anak-anak.

Berbagai kasus perkosaan juga tercatat dilakukan oleh tentara Myanmar. Tentara juga bergeming saat massa di Rakhine memukuli Muslim Rohingya hingga menjemput ajal. Tenaga medis, bantuan kemanusiaan internasional dan media dilarang masuk ke lokasi, beberapa dari sukarelawan bahkan ditangkap. Hingga saat ini, akses ke tempat itu tertutup.

Pemerintah Myanmar melaporkan 77 orang tewas dan 109 terluka. Namun, data ini tidak bisa dipercaya sepenuhnya. Jumlah lain disampaikan berbagai media, termasuk Press TV Iran, yang mengatakan korban tewas mencapai 600 orang.
Puluhan ribu warga Rohingya mengungsi ke tempat aman. Beberapa memilih mengungsi ke Bangladesh pakai perahu. Namun di negara ini, Rohingya tidak diterima, seperti status mereka di Myanmar: warga tak diinginkan.

Kekerasan di Arakan dimulai saat seorang wanita Rakhine diduga diperkosa oleh tiga lelaki Rohingya pada 28 Mei lalu. Ketiganya telah divonis mati. Ketegangan kedua etnis diperparah saat 10 Muslim Rohingya dibunuh saat bepergian menggunakan bus.

"Aparat keamanan Myanmar gagal melindungi Rakhine dan Rohingya dari satu sama lain dan malah melakukan kampanye kekerasan terhadap Muslim Rohingya. Pemerintah Myanmar mengklaim berkomitmen menghentikan konflik etnis, tapi apa yang terjadi sebaliknya, kekerasan dan diskriminasi justru didukung pemerintah," kata Brad Adams, Direktur HRW untuk Asia.

Voice Of Muslim - Satu orang tewas dan sepuluh lainnya luka dalam kerusuhan anti-muslim teranyar di Okkan, sekitar 110 kilometer sebelah utara Kota Yangon, Myanmar, hari ini.

Stasiun televisi Aljazeera melaporkan, Kamis (2/5), sekelompok umat Buddha membakar ratusan rumah dan merusak dua masjid di wilayah itu.

Di Desa Chauk Tal kobaran api masih terlihat di bekas-bekas bangunan hancur. Warga desa tampak menangis dan lainnya menyiramkan air dari ember untuk memadamkan api yang membakar rumah mereka.

Warga desa mengatakan sekitar 400 umat Buddha bersenjata batu dan tongkat menyerang wilayah mereka.

"Mereka datang sekitar pukul 13.00 dan kebanyakan dair mereka adalah warga kota ini, bukan dari luar," kata penjaga toko Khin Maung, 60, di Okkan.

Kekerasan semacam itu belum pernah terjadi di wilayah pusat Myanmar. Hal itu menunjukkan kekerasan sudah semakin menyebar.

Sebanyak 18 orang telah ditangkap dalam insiden itu.

Massa mengincar toko-toko milik umat muslim dan merusak dua masjid. Sekitar 20 polisi anti huru-hara dikerahkan untuk menangani kerusuhan itu.

Voice Of Muslim - Media lokal Myanmar (Burma) M-Mediagroup, yang fokus pada hak-hak kaum minoritas Muslim dan etnis minoritas lainnya di Burma, melaporkan bahwa dalam sebuah pidato keagamaan Buddha yang disampaikan oleh Bhiksu U Wirathu pada 20-22 April 2013 malam di vihara Me-Baung di kota Pha-An, Karen State (Kayin State). Dan di sepanjang ceramahnya, hanya sentimen anti-Islam yang banyak dibicarakan. Karena saat ceramahnya menggunakan speaker, semua penduduk sekitar bisa mendengar apa yang dia katakan.
Bhiksu U Wirathu
Ceramah U Wirathu benar-benar menghina dan memfitnah Islam serta memprovokasi kebencian terhadap Islam. Warga lokal Pha-An yang mendengar ceramah U Wirathu melaporkan kepada M-Media penggalan ceramah U Wirathu yang menyingung Muslim, berikut terjemahannya.

1. Masjid-masjid dibangun oleh musuh, jadi tidak berdosa untuk menghancurkan Masjid karena berarti hanya bangunan musuh itu yang dihancurkan.

2. Menurut ajaran Islamjika seorang Muslim Kalar (Kalar adalah istilah yang digunakan untuk merendahkan yang dalam bahasa Burma mengacu pada Muslim, M-Mediagroup memperkosa seorang gadis Buddhis, dia akan sangat tinggi derajatnya. (U  Wirathu menuduh)

3. Karena Presiden U Thein Sein mengatakan menentang orang-orang Rohingya (Muslim) secara terang-terangan, dia patut dikagumi. Wanita yang disebut Ibunda Su (mengacu pada Daw Aung San Suu Kyi) tidak melakukan atau mengatakan apapun. Oleh karena itu, doa mendukung kata-kata Presiden digelar di Mandalay, untuk mendukung apa yang presiden kita katakan.,

4. Mereka yang menghancurkan Masjid-masjid di Pegu (Bago) membuat saya malu. Ini benar-benar tidak adil.

5. Mereka (Muslim) tinggal di Myanmar, dan mereka tidak memakan daging babi. Di Myanmar hanya babi yang tersedia sebagai daging, jadi mereka harus memakan itu. Sekarang mereka tidak memakan babi, tetapi mereka mengejar gadis-gadis Burma yang memiliki mulut yang telah memakan babi (U Wirathu menuduh pria Muslim mengejar gadis musyrik Buddhis, red). Jadi bagaimana bisa Saya memahami mereka (Muslim)?

6. Para gadis Muslim mengerudungi seluruh tubuh mereka. Sebagian bahkan menutup mata mereka. Hal itu seperti neraka bagi mereka pada saat musim panas. Mereka bahkan mengatakan bahwa gadis-gadis Burma tidak beradab. Tidakkah kita beruntung memiliki agama dengan kebebasan? (klaim U Wirathu)

7. Ada orang-orang dengan janggut dan memakai Taik Pone (Jaket tradisional Myanmar) di NLD. Mereka terlihat seperti kambing dan sangat menjijikan! Mereka tidak tahu cara memakai Taik Pone yang baik, dan itu membuat mereka benar-benar aneh.

8. Salah satu gadis Buddhis sangat jatuh cinta pada seorang pria Muslim, bahkan dia meracuni orang tuanya. Kemudian dia dipaksa untuk menginjak gambar Buddha, dan untuk memeluk Islam.

9. Kita harus bersatu seperti orang-orang Meikhtila. Apakah kalian ingin Karen State akan untuk orang-orang Kalar (Muslim) suatu hari nanti?

10. Orang-orang menyerang saya di Facebook. Saya tidak mempedulikan mereka sama sekali (Sebenarnya, dia menggunakan istilah merendahkan dalam bahasa Burma, serupa dengan “Saya tidak pedulikan itu”). Saya adalah pejuang agama.

11. Kita tidak perlu takut akan orang-orang hitam itu (mengacu pada Muslim), Saya bersumpah; suatu hari nanti, hanya mereka akan merendahkan kepala mereka ketika mereka melihat orang-orang Burma (Buddhis).

12. Orang-orang Kalar (Muslim) datang kepada saya hanya ketika mereka tidak berdaya. Jangan berinteraksi dengan mereka, kalian juga akan secara otomatis kasar seperti mereka.

Menurut laporan warga lokal, sepanjang acara tiga malam itu isi ceramah U Wirathu hanya menghasut konflik keagamaan dan menuduh Islam serta Muslim dengan peenghinaan dan tuduhan yang keji dan palsu.

Voice Of Muslim -BOSTON – Saluran televisi Al Arabiya melaporkan bahwa Dzhokhar Tsarnaev, yang dituduh oleh otoritas kafir AS telah melakukan serangan bom kembar di Boston pada 15 April lalu, berhasil, hanya beberapa jam sebelum penangkapannya, melakukan laporan di halaman facebooknya yang menyatakan bahwa ia tidak ada hubungannya dengan insiden itu dan semuanya telah disetting, demikian dilansir Kavkaz Center.

Sebuah screenshot dari halaman facebook telah diposting online dan kemudian dihapus oleh administrasi Facebook.  Dzhokhar Tsarnaev menulis kepada ayahnya :

“Ini akan menjadi pesan terakhir sebelum polisi mendapatkan saya.  Saya tidak pernah melakukannya.  Mereka menjebakku.  Ayah, maafkan saya.  Saya minta maaf untuk hal ini.”

Dia menulis pesan ini saat ribuan polisi memburunya di seluruh Boston.

Al-Arabiya mengatakan terkait hal ini, bahwa ibu kandung dari dua bersaudara Tsarnaev mengatakan kepada wartawan bahwa anak sulungnya, Tamerlan, telah dimata-matai oleh FBI selama lebih dari 5 tahun.  Mereka tahu tentang semua gerakannya dan memantau website yang ia kunjungi.

Ayah dan ibu Tsarnaev bersaksi bahwa putra-putra mereka telah dijebak, dan seluruh cerita telah dibuat.  Mereka  menuduh badan intelijen menyembunyikan aksi mata-mata mereka terhadap Tamerlan dari publik.

Sementara itu kisah insiden Boston dan pengejaran keduanya yang disajikan media arus utama Amerika dalam gaya klasik Hollywood, terus mengeluarkan pernyataan baru.

Sebagai contoh, sebuah video penangkapan Tamerlan Tsarnaev yang baru-baru ini muncul.  Dia dalam keadaan hidup dan sehat.  Polisi menelanjanginya dan tampaknya mereka takut Tsarnaev mengenakan bom rompi.  Mereka memborgolnya dan menggiringnya ke dalam mobil.
 
 
Kemudian, polisi mengklaim Tamerlan melepaskan tembakan dan bahkan melemparkan beberapa granat ke arah mereka.  Dan FBI Hollywood ini mengklaim bahwa Dzhokhar konon melindas tubuh saudaranya sendiri untuk melarikan diri dari pengepungan polisi.

Ada pertanyaan yang harus dijawab :

FBI mengklaim Dzhokhar bersembunyi di perahu, melepaskan tembakan balasan dan akhirnya mencoba bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri di dalam mulut.  Oleh karena itu, mereka mengatakan ia tidak lagi mampu berbicara dan tidak bisa diinterogasi.

Namun gambar ini jelas menunjukkan bahwa Dzhokhar Tsarnaev meninggalkan perahu sendiri dan menyerah.  Jika seseorang menembak mulut dan lehernya tidak mungkin ia dapat bergerak tanpa bantuan dari luar.

Tim SWAT berada lingkungan di pinggiran kota Boston untuk mencari tersangka yang diduga bersembunyi di sebuah apartemen di Watertown, Jumat (19/4).
Voice Of Muslim - Serangan bom saat perlombaan lari marathon di Boston, AS, (15/4), telah menewaskan tiga orang dan mencederai lebih dari 140 orang. Indikasi serangan tersebut sebagai sebuah kegiatan terorisme telah diungkapkan oleh beberapa senator AS, namun pernyataan pertama Obama atas serangan tersebut justru tidak menggunakan kata teroris.

Hal ini mendapat tanggapan, baik dari dalam maupun luar AS, khususnya mengenai bagaimana pendapat Obama terhadap persoalan terorisme. Pada saat itu, seorang pejabat Gedung Putih langsung menyatakan bahwa apa yang dimaksudkan oleh Obama atas serangan ini sebenarnya adalah tindakan teroris, yang kemudian diiyakan oleh Obama pada pernyataan keduanya.

Menarik untuk dibahas ketika muncul pertanyaan mengapa Obama pada pernyataan pertama tidak menyebut kata teroris itu. Terlepas dari perdebatan yang menyatakan bahwa serangan tersebut sebagai aksi teror dengan pernyataan yang menerangkan bahwa Obama berhati-hati dalam pernyataannya, itu memperlihatkan bagaimana garis besar kebijakan AS terorisme saat ini. Untuk melihat gambaran ini, akan lebih mudah bila dibandingkan kebijakan terorisme pada pemerintahan Bush dan Obama.

Administrasi Bush-Chenney merumuskan kebijakan terorisme AS yang mendunia dengan war against terrorism, yang berubah menjadi global war on terrorism. Oleh Byford (McDonnell:2010), pengungkapan istilah ini dianggap tidak tepat dan hanya merupakan kegiatan retorika yang dibesar-besarkan serta berimplikasi untuk disalahgunakan secara berlebihan.

Untuk istilah itu sendiri, ia menyatakan, "Wars have typically been fought against proper nouns (Germany, say) that proper nouns can surrender… not to do it again. Wars against …poverty, crime, drugs… less successful. Such opponents never give up. The war on terrorism, unfortunately, falls into the second category".

Namun demikian, bagi Bush-Chenney, program ini memberi pembenaran untuk membuat kebijakan terorisme yang lebih bebas dan keleluasan penggunaan militer. Selain itu, program ini juga dibuat sebagai justifikasi AS ketika menyerang Irak dengan alasan bahwa Saddam Hussein adalah pendukung Alqaidah meski banyak fakta memperlihatkan Saddam justru dibenci oleh Usamah bin Ladin atau oleh fundamentalis Alqaidah lainnya seperti Al-Zawahiri.

Meski pada awalnya program ini dikumandangkan oleh AS, masyarakat negara tersebut dan komunitas internasional gembira akan harapan penanggulangan terorisme dan tingkat keamanan membaik, implementasi war on terrorism justru sering tidak mengindahkan aturan hukum internasional. Pelaksanaan program tersebut juga sering dianggap berlebihan, sehingga justru dikhawatirkan menjadi bumerang bagi tingkat keamanan masyarakat AS itu sendiri serta tidak menuntaskan kegiatan terorisme internasional. Terlebih ketika masyarakat internasional menduga bahwa AS ternyata mempunyai maksud penguasaan potensi minyak ketika menyerang Irak.

Kebijakan terorisme AS
Buruknya reputasi AS dalam program war on terrorism diupayakan berubah oleh administrasi Obama dengan mencoba memberi kesan positif dalam penyelenggaraan kebijakan terorisme. Upaya Obama untuk menutup Penjara Guantanamo Bay serta menjanjikan kegiatan CIA untuk tidak menggunakan penyiksaan pada tahanan Guantanamo di tahun pertama pemerintahannya ternyata efektif memberi citra yang lebih baik bagi AS dalam kebijakan terorisme serta perlindungan hak asasi manusia.

Selain itu, Obama juga memperbaiki hubungan dengan negara-negara berpenduduk Muslim untuk membantah pandangan yang selama ini mengatakan bahwa Islam sebagai akar terorisme, serta tidak banyak mempertontonkan promosi kebijakan AS dalam menumpas kegiatan terorisme. Kebijakan terorisme yang dijalankan oleh Obama ini justru membingungkan kalangan politik AS sebab tidak memperlihatkan arah yang lebih jelas.

Hal ini terlihat dengan tidak jelasnya bagaimana bentuk penanganan para bekas tahanan terorisme dari Guantanamo Bay. Selain itu, Obama juga tidak merespons dengan baik ketika ada argumen untuk memperbarui keputusan kongres untuk Justifikasi Penggunaan Tindakan Militer (AUMF-2001) dalam menghadapi tindakan terorisme bagi masa depan AS karena cenderung bertentangan dengan rule of law.

Sehubungan dengan serangan bom di Boston, Obama kembali memperlihatkan bagaimana tidak jelasnya kebijakan AS dalam hal terorisme ini dengan berhati-hati menyatakan bahwa serangan tersebut sebagai tindakan terorisme pada awal komentarnya. Dari gambaran ini, dapat dilihat dari alasan bahwa, pertama, Obama kembali memperlihatkan upaya AS dalam memperbaiki reputasi Amerika sebagai negara yang tetap menindak upaya terorisme namun sesuai dengan hukum internasional serta penghormatan pada hak asasi manusia.

Hal ini dilakukan agar euforia war on terrorism-oriented policy seperti yang dilakukan pada pemerintahan Bush-Chenney yang cenderung berdampak negatif tidak terulang. Kedua, mungkin ada kekhawatiran Obama bila menggunakan kata teroris akan memperlemah kebijakan yang telah pernah diambilnya sehubungan dengan tidak gencarnya kebijakannya dalam mengawasi ancaman terorisme, yang sekaligus akan memperlihatkan kerapuhan tingkat keamanan AS.

Ini tentunya akan mengganggu stabilitas politik dan ekonomi AS. Namun demikian, bila hasil penyelidikan serangan bom di Boston dinyatakan sebagai tindakan terorisme, maka dapat diestimasi bahwa eskalasi kebijakan terorisme AS di bawah administrasi Obama akan mengalami perubahan.

Fokus kebijakan Obama terhadap ancaman terorisme yang tadinya hanya bersifat simbolis semata akan berubah pada substansi kebijakan yang lebih jelas. Dapat pula dibayangkan bahwa konteks dan lingkup kebijakan terorisme AS seperti yang tercantum dalam AUMF akan menjadi lebih luas dan jelas.

Dosen Universitas Negeri Makassar

07.34 ,
Voice Of Muslim - BRUNEI --  Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  menyeru kepada Presiden Suriah Bashar Al Assad untuk menyadari bahwa transisi politik memang diperlukan.

Menurut di,  transisi politik tersebut harus dilakukan yang tentunya sesuai dengan keinginan masyarakat Suriah sendiri.

"Tetapi transisi politik yang baik sesuai keinginan bangsa Suriah dan mendapatkan dukungan dari masyarakat internasional," kata SBY.

"Menurut saya keadaan di Suriah sudah tidak bisa dibiarkan begitu saja, korban berjatuhan setiap hari dan belum ada tanda-tanda tragedi kemanusiaan di Suriah akan berakhir. Kalau dunia tidak berbuat untuk mencegah kerusakan lebih besar di Suriah, sejarah akan menyalahkan dunia dan kita semua," ungkapnya.

SBY juga menyeru kepada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terutama lima negara pemegang hak veto, Amerika Serikat, Rusia, Cina, Inggris, Prancis ditambah Turki dan Iran serta Presiden Bashar Al Assad dan pihak Oposisi Suriah untuk duduk bersama mencari solusi damai.

"Yang penting hentikan dulu kekerasaan dan tragedi kemanusiaan kemudian berikan bantuan kemanusiaan, yang ketiga lakukanlah transisi politik," katanya.

  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat gelar berupa penghargaan “Ksatria Salib Agung” (Knight Grand Cross in the Order of the Bath) dari Ratu Elizabeth II di Istana Buckingham, London, Inggris, Rabu (31/10) pukul 14.30 waktu setempat.
  • Kecaman dari kanan kiri pun bertubi-tubi. Ada yang mengecam dengan mempertanyakan kemusliman SBY, hingga menerima gelar “Ksatria Salib Agung”. Itu dinilai ada indikasi SBY memiliki penyakit mental berkepribadian yang pecah atau ganda. Rasanya sudah cukup jika keIslaman SBY diragukan bila melihat tindak-tanduk keberpihakannya kepada kaum Kafir.
  • Dan ada yang mengecam dengan cara menyayangkan kenapa di dalam negeri sedang ada konflik horizontal antar penduduk dan mengakibatkan korban-korban jiwa namun sang presiden justru pergi ke Inggeris yang tidak begitu penting.
Inilah berita-beritanya.
***
Presiden SBY Dianugerahi Gelar Ksatria dari Ratu Inggris
Sriwijaya Post – Kamis, 1 November 2012 08:15 WIB
SRIPOKU.COM, LONDON - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat gelar kesatria berupa penghargaan Knight Grand Cross in the Order of the Bath dari Ratu Elizabeth II.
Seperti dikutip dari situs Presiden RI, dijelaskan, penghargaan berupa selempang dan bintang dari Kerajaan Inggris ini diperlihatkan kepada Presiden SBY dan Ibu Ani oleh Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip seusai jamuan santap siang di Blue Drawing Room, Istana Buckingham, London, Inggris, Rabu (31/10) pukul 14.30 waktu setempat.
Setelah memperlihatkan penghargaan Knight Grand Cross in the Order of the Bath, Presiden SBY dan Elizabeth II kemudian saling bertukar cindera mata. Presiden SBY juga menerima cindera mata dari Prince of Wales, Pangeran Charles, yang merupakan putera mahkota. (http://palembang.tribunnews.com)
***
Taruna Muslim : Raih gelar “Ksatria Salib Agung” keislaman SBY perlu dipertanyakan
Bilal
Kamis, 1 November 2012 12:23:34
JAKARTA (Arrahmah.com) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima gelar ‘Knight Grand Cross in the Order of Bath’ dari Ratu Elizabeth dari Inggris menjadi indikasi SBY memiliki penyakit mental berkepribadian yang pecah atau ganda.
Hal ini diungkapkan Ketua Umum Taruna Muslim, ustadz Alfian Tanjung kepada arrahmah.com, Jakarta, Kamis (1/11) Pagi.
“Artinya SBY memang seorang yang split personaliti, karena dia juga pernah mengatakan bahwa kewarganegaraannya yang kedua adalah Amerika Serikat pada waktu hari kemerdekaan AS tahun 2005,” Kata Ustadz Alfian.
Kata ustadz Alfian, rasanya sudah cukup jika keIslaman SBY diragukan bila melihat tindak-tanduk keberpihakannya kepada kaum Kafir.
“Lengkap sudah, kalau kita ingin mempertanyakan kemusliman dia (SBY), dia begitu gusar karena ditengarai sudah pernah menikah, dia banyak berkhidmad pada dukun dan lebih familiar dan akomodatif dengan kader PKI, dan sterusnya” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, SBY bersama istrinya Ani Yudhoyono bertandang ke London, Inggris untuk menerima gelar ‘Knight Grand Cross in the Order of Bath’ dari Ratu Inggris. Selain Presiden SBY, gelar itu juga pernah diterima oleh Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan, Presiden Perancis Jacques Chirac dan Presiden Turki Abdullah Gul.
Sejarah gelar the Order Of Bath
Gelar the Order of Bath sendiri, seperti dilansir detikcom, pada awalnya diberikan pada para tentara dan beberapa masyarakat sipil. Penerima gelarnya selalu pria.
Baru pada tahun 1971, ada seorang wanita yang diberi penghargaan tersebut untuk pertama kalinya.
Susunan pemberi gelar terdiri dari pemangku kedaulatan (ratu), seorang Great Master (Pangeran dari Wales) dan tiga anggota dari kelas berbeda.
Gelar ‘Bath’ sendiri berasal dari ritual mandi atau membersihkan diri, terinsipirasi dari mandi dalam proses pembaptisan. Ini adalah simbol dari upaya penyucian diri, sebuah proses persiapan seorang ksatria Inggris sebelum bertugas.
Penghargaan ini tak akan diberikan sebelum para kandidat sudah mempersiapkan diri dengan berbagai ritual seperti puasa, berdoa, dan membersihkan dirinya dengan mandi.
Kisah seremoni mandi untuk menciptakan seorang ksatria tercatat dilakukan oleh Raja William I. Saat itu dia memandikan bocah 15 tahun bernama Geoffrey Count of Anjou di tahun 1128 yang belakangan menjadi ksatria.
Pada saat pengangkatan Henry V sebagai raja tahun 1413, dia juga melakukan ritual yang sama untuk para ksatria.
Namun akhir abad ke-15, ritual mandi ini mulai hilang. Namun seremoni pemberian gelar dengan sebutan ‘Knights of the Bath’ masih dilakukan.
Pada tahun 1725, saat George I menjadi raja, pemberian gelar dihidupkan kembali untuk memenuhi keinginan Perdana Menteri Inggris pertama Sir Robert Walpole yang menginginkan adanya tambahan penghargaan politik.
Tahun 1815, saat era perang Napoleon berakhir, Pangeran Regent (Raja George IV) membuat dua divisi dalam penghargaan ini, militer dan sipil.
Lalu sejak tahun 1825, ritual mandi dalam pemberian penghargaan ini resmi dihilangkan. Begitu juga dengan ritual puasa. SBY dijadwalkan menerima penghargaan itu pada hari Rabu ini. Penghargaan ini diberitakan Ratu Elizabeth II atas jasa SBY yang mempererat hubungan kedua negara. Inggris merupakan investor nomor dua di Indonesia.
(bilal/arrahmah.com)
***
Rabu, 31/10/2012 18:54 WIB
PDIP Kritisi Keberangkatan SBY ke Inggris
M Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - PDIP mengkritisi kepergian SBY ke Inggris untuk menerima gelar ‘ksatria’. Menurutnya SBY seharusnya tetap di Indonesia untuk menyelesaikan konflik di Balinuraga, Way Panji, Kalianda, Lampung Selatan.
“Presiden seharusnya ke Lampung selesaikan permasalahan di sana daripada ke Inggris yang tidak begitu penting,” ujar Wasekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di Kantor DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu, (31/10/2012).
Menurut Hasto, bentrok di Lampung sebenarnya menunjukkan kegagalan dan ketidakmampuan pemerintah dalam melindungi hak hidup warga negara. Dia juga menilai pemerintah harus bertindak secara sungguh-sungguh untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
“Presiden harus lebih mengutamakan prioritas kerja kenegaraannya di tengah masih adanya konflik horizontal yang terus membawa korban jiwa,” ucapnya. (detikNews)
***
Masih terngiang di masyarakat tentang luka masyarakat akibat terbukti berkali-kali Presiden SBY memberi grasi kepada para penjahat narkoba dan itu jelas-jelas mengingkari pidatonya sendiri, kini disusul kasus yang tidak kalah seru kecaman orang terhadapnya karena tingkah dia sendiri pula.

20.26 ,
CIPUTAT  - Kamis Siang (18/10/2012), kawasan Jl. Surya Kencana, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten tidak seperti biasanya. Hal tersebut karena adanya bentrokkan antara mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) dengan polisi.
Bentrokan sendiri terjadi karena para mahasiswa Unpam berdemonstrasi untuk menolak kedatangan Wakapolri Komjen Pol. Nanan Sukarna yang sediannya akan mengisi kuliah umum bertema "Peran Serta Polri dan Tantangan Masa Depan".
"Ada keributan antara petugas dan juga mahasiswa di lokasi Universitas Pamulang," kata petugas Polsek Pamulang kepada detikcom, Kamis (18/10/2012) pukul 11.00 WIB.
Nanan Sukarna sendiri bertandang ke kampus yang terletak di seberang Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Pamulang itu untuk memberikan kuliah umum karena mewakili Kapolri, Jendral Pol. Timur Pradopo yag tidak bisa hadir.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh Kru FAI dilapangan, bentrokkan terjadi karena diawali oleh tindakan represif polisi yang menghadang aksi demo para mahasiswa.
"Kami hanya ingin menghadang polisi agar tidak masuk kedalam kampus. Tapi polisi malah mendorong-dorong kami (para mahasiswa-red), sehingga barisan temen-temen menjadi pecah dan melakukan perlawanan," ujar salah satu mahasiswa Unpam.
Dengan adanya balasan tindakan balasan dari mahasiswa, Polisi lalu membubarkan demonstrasi mahasiswa dengan gas air mata, peluru karet dan bahkan peluru tajam sehingga bentrokan semakin memanas.
"Kami tidak ingin kesewang-wenangan polisi terus menerus terjadi, baik kepada mahasiswa, petani, buruh, pedagang asongan dan lain-lain. Dan jelas sekali kesewang-wenangan polisi berlanjut disini dengan membubarkan aksi kita menggunakan peluru tajam. Tadi teman kita ada yang kena dibagian perutnya," tambahnya.
Mahasiswa pun tidak mau kalah, mereka kemudian melemparkan bebatuan dan bambu kepada polisi. Batu-batu itu berserakan di depan kampus dan di sekitar Polsek Pamulang. "Polsek saja penuh batu," kata seorang petugas Polsek Pamulang.
Karena suasana yang semakin memanas dan tidak terkendali, akhirnya polisi yang diperbantukan untuk menghadapi para mahasiswa diperbanyak dari sebelumnya. "Saat ini sudah ada bantuan petugas untuk pengamanan," kata petugas itu.
Nanan Sukarna yang sekarang ini juga sedang mencalonkan dirinya untuk maju dalam Pilgub Jawa Barat sudah berhasil keluar dari Universitas Pamulang setelah acara kuliah umum selesai.
Namun kondisi di sekitar kampus dan Jl. Surya Kencana masih terlihat tegang hingga siang hari. Puluhan polisi merapat di depan gerbang kampus dengan senjata dan peralatan huru hara secara lengkap.
Mahasiswa Universitas Pamulang saat melawan Polisi
Sementara itu, para mahasiswa dari dalam kampus meneriaki polisi dengan kata-kata, "Sono (sana-red) lawan mujahidin, jangan lawan kami. Berani Cuma lawan mahasiswa," teriak para mahasiswa Unpam.
Diteriaki 50-an mahasiswa seperti itu, dan secara terus-menerus meneriaki polisi dengan kata-kata yang sama, polisi terlihat marah dan kemudian membalas dengan menembaki para mahasiswa dengan gas air mata dan peluru karet, bahkan dengan peluru tajam. (Kru FAI/dbs/arrahmah.com)

Inilah Kisah Syahidnya Noordin M Top yang Belum Pernah Terungkap

BANDUNG (voa-islam.com) - Putri Munawaroh mungkin tak akan melupakan kisah haru yang terjadi di bulan Ramadhan sekitar 3 tahun lalu. Ia menjadi satu-satunya saksi hidup syahidnya para mujahidin; Noordin M. Top, Urwah, Aryo Sudarso dan Adib (suami Putri).

Peristiwa itu ternyata terjadi di saat umat Islam sedang melaksanakan i’tikaf 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Subhanallah! Uniknya lagi peristiwa tersebut terjadi di malam ganjil tanggal 27 Ramadhan 1430 H dimana umat Islam begitu mendambakan lailatul qadr pada malam tersebut. Hari itu bertepatan dengan tanggal 17 September 2009.

Alhamdulillah, di sela-sela waktu istirahat setibanya di rumah mertua Putri Munawaroh di Bandung, Rabu (25/7/2012) , kontributor (akhwat) voa-islam.com mendapatkan kesempatan untuk berbincang-bincang dengan Putri Munawaroh tentang peristiwa detik-detik terakhir syahidnya para mujahidin tersebut yang belum pernah terungkap ke media. Berikut ini kutipan wawancara eksklusif dengan Putri Munawaroh sesi pertama.

Bagaimana kronologis kejadian malam itu?

Awalnya, putri bersama suami namanya mas Adib waktu itu kedatangan tamu-tamu yang pada rencana tamu-tamu itu hanya mampir ke tempat kami sebentar. Setelah itu mereka pindah lagi, jadi kami hanya menerima tamu yang ternyata bagi kepolisian itu mereka adalah DPO.

Terus, selama kurang lebih dua setengah bulan sampai tiga bulan Putri mengurusi tamu-tamu tersebut. Awalnya sih putri tidak ngerti,  kami tidak pernah berkomunikasi, jadi kami itu tidak pernah ngobrol, ketemu menatap wajah tamu-tamu kami. jadi segala sesuatu urusan didalam rumah ustadznya mau apa itu adalah tugas suami, Putri hanya tugasnya masak dan ngurusin rumah.


Kemudian tepatnya pada tanggal 27 Ramadhan kita digrebek kepolisan. Tepatnya itu tengah malam digrebek  dan  kemudian terjadi baku tembak. Dari dalam menembak dan dari luar pun juga menembak. Kita semuanya sebelum adu tembak itu disuruh pihak polisi keluar, tetapi tidak ada jawaban dan kita akhirnya terjadilah perang baku tembak tersebut.

Terus kemudian kita mengalami terbakar, jadi rumah waktu itu kita tidak tahu sebabnya apa, tetapi rumah  terbakar. Empat orang ikhwan termasuk suami dan putri semuanya masuk ke kamar mandiri untuk melindungi diri ketika ada  kebakaran.

Karena kita tidak ngerti bagaimana rumah itu bisa terbakar, habis itu kita dikamar mandi terjadilah baku tembak. Satu persatu ustadznya meninggal termasuk suami putri.


Dalam waktu sekitar jam sebelas atau jam dua belas malam  itu, Putri merasakan bahwa  tembak-tembakan itu sudah 2 orang  ustadz yang syahid. Satu orang ustadz masih hidup, satu orang suami Putri dan Putri kondisinya masih hidup.

Kita bertiga masih bisa shalat Shubuh, jadi dalam waktu jam sebelas sampai subuh itu yang masih tersisa 3 orang. Setelah shubuh itu perperangannya reda kemudian mulai lagi, tembak-menembak dan kita disuruh menyerah lagi, Subuh-subuh itu kita tetap disuruh nyerah, tetapi tidak ada tanggapan.

Mulai  lagi bom molotov atau apa gitu dan jatuhlah eternit (atap rumah). Jadi eternit itu jatuh menimpa putri tepatnya dua kali.

Putri dan suami posisinya kami berpelukan, suami melindungi perut Putri. Kemudian karena ustadznya tahu dari atas Putri kena eternit atap, jadi dari depan sudah dilindungi perut Putri, itu dari belakangnya masih kosong (belum terlindungi, red). Sehingga ada ustadz yang menggeser mayat salah satu orang yang sudah syahid ke kepunggungnya Putri. Jadi Putri otomatis dari depan, belakang, atas sudah terlindungi, itu erjadi setelah subuh.

Setelah itu suami tertembak di kepalanya. Pokoknya Putri tidak ngerti tiba-tiba beliau tuh langsung ‘dees’.  Jadi sudah tidak ada detak jantung lagi dan jatuh menimpa Putri, namanya juga kita seperti itu jadi putri sudah kerasa; oh ternyata sudah syahid. Putri kira waktu itu semuanya sudah syahid.

Jadi memang dari dalam ada perlawanan dari luar juga ada perlawanan. Setelah itu, sampai pagi kan sudah kelihatan mataharinya sudah pagi.  Tiba-tiba putri tertimpa eternit lagi dari atas, terus ada satu ustadz langsung meninggal dan berkata; “ya Allah…” seperti itu, sampai akhirnya syahid semua.

Setelah beberapa waktu tidak ada tanggapan dan mereka itu mengira kita sudah mati semua akhirnya dievakuasi. Pertama kali yang dievakuasi adalah jenazah yang berada dipunggungnya Putri. Itu ditarik oleh mereka, merek tidak berani maju karena ditakutkan ada bom dan ada tembakan dari yang masih hidup, jadi dari jauh sudah ditarik jenazahnya tersebut.

Habis itu, Putri kelihatan masih hidup, para thaghut itu bilang; “itu masih hidup tuh!, nggak kepalanya sudah pecah!” karena memang Putri tertimpa reruntuhan. Tetapi setelah dievakuasi disingkirkan ternyata Putri masih hidup dan baru ketahuan, Putri itu perempuan dan hamil. Akhirnya langsung dilarikan ke rumah sakit dan sampai situ akhirnya putri tahu bahwa semua ustadz sudah sudah meninggal termasuk suami putri. (Ke Bagian 2). [Ahmed Widad/Miftahul Jannah]
____________________________________________________________

BANDUNG (voa-islam.com) - Pada wawancara eksklusif sesi kedua, Putri Munawaroh melanjutkan kisahnya tentang detik-detik terakhir para mujahid; Noordin M Top, Urwah, Aryo Sudarso dan suaminya Adib Susilo. (Baca kisah sebelumnya: Inilah Kisah Syahidnya Noordin M Top yang Belum Pernah Terungkap)

Putri mengungkapkan begitu eratnya ukhuwah yang terasa di malam terakhir gugurnya mereka. Hal itu terlihat lewat perhatian mereka untuk melindungi Putri Munawaroh yang tengah hamil.

Ia juga menceritakan secara singkat kondisinya saat berada di balik jeruji besi. Selain itu, tak lupa ia juga menyampaikan nasehat berharga untuk para ummahat. Berikut ini lanjutan wawancara eksklusif voa-islam.com dengan Putri Munawaroh di sela-sela istirahat di rumah mertuanya di Bandung, Rabu  (25/7/2012).

Setelah itu, bagaimana kondisi Putri saat dipindahkan?

kemudian setelah itu putri dibawa kerumah sakit Kramat Jati. semua jenazah dievakuasi kesana naik pesawat. Putri diantar kerumah sakit, semua peralatan dipasang, Putri menjalani operasi karena terkena satu tembakan di paha sebelah kiri.

Putri ketika ditembak tidak merasakan sakit,  jadi ketika peluru masuk kedalam itu Putri cuma merasa  ada sesuatu yang masuk dan terasa panas, terus ada yang keluar juga terasa panas. Ternyata yang keluar itu darah. Jadi darahnya terus keluar, tapi tetap merasakan ada yang panas sementara darah terus keluar. Putri merasa di dalam baku tembak itu, peluru bisa saja kesasar kemana-mana, tetapi dengan izin Allah, peluru hanya mengenai Putri tepat dipaha.

Putri berkata dalam hati; “ya Allah semua ustadz-ustadz jenzahnya sampai ada yang rusak, suami putri juga wajahnya rusak. Sedangkan Putri, ya Allah seandainya Putri juga tertembaknya dikaki, dikepala atau di perut mungkin bisa cacat atau meninggal. Tapi Putri bersyukur kepada Allah, Putri tertembak di bagian paha yang banyak dagingnya.”

Setelah putri di Rumah Sakit Kramat Jati, Putri merenungi perjalanan, Putri ikhlas, Putri sayang sama ustadz. Kita sudah seperti keluarga dalam waktu yang singkat. Terutama saat tembak-menembak malam itu, ukhuwah kita begitu terasa, kita saling memperhatikan satu sama lain.

Ustadz-ustadz itu juga suka menegur suami Putri saat tembak-menembak malam itu; “kasihan tuh isterinya!” seperti itu. Jadi dalam keadaan yang sangat menegangkan malam itu ada pelajaran yang bisa dipetik dari para ustadz.

Kemudian semasa beberapa lama Putri juga menjaga mereka dari pola makannya. Kita semua bareng-bareng kalau soal makanan. Para ustadz tidak pernah mencela masakan Putri.

Saat dipenjara bagaimana kondisi Putri?

Putri pernah ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, tempat itu khusus untuk kasus teroris sama korupsi, diantaranya Blok A, Blok B dan Blok C . Saat ditahan Putri juga merasakan ukhuwahnya sangat terasa sekali. Ada ikhwan-ikhwan di sana, terus kadang ada umahat-umahat yang besuk.

Setelah di Mako Brimob bersama Ahsan (anak Putri Munawaroh yang dilahirkan di penjara, red) satu setengah tahun, lalu semuanya berkas-berkas sudah selesai dan sidang-sidang sudah selesai kemudian Putri dpindah ke Rutan Pondok Bambu.

Di Pondok Bambu Putri hanya bertahan 4 bulan, Putri disana itu ikut membantu mengurus pengajian, bantu absen para peserta yang ikut pengajian, seperti itu.

Adakah kendala yang dialami saat di penjara?

Ada sih, kendalanya tidak boleh pake cadar, karena di situ lingkungannya umum, katanya biar Putri  tidak terlalu menakutkan bagi mereka. Awalnya Putri hanya menangis; “ya Allah kok seperti ini?”

Kemudian orang-orang di dalam penjara itu kan sensitif, mereka mempunyai sudah masalah ditambah lagi harus dipenjara. Makanya Putri lebih banyak di masjid, kadang ikut ada pengajian dari pagi sampai sore dimasjid. Waktunya pintu sel ditutup putri sebisa mungkin cepat-cepat masuk.

Tetapi kegiatan pengajian yang ada di LP itu ada bid’ahnya, Putri kadang tidak ikut dan pengurus LP biasanya menanyakan; “putri kenapa ngga ikut?” lalu kita sampaikan saja hujahnya.

Apa rencana Putri ke depan?

Putri masih merasa belum berilmu, jadi masih harus terus belajar, kemudian insya Allah tetap istiqomah malanjutkan perjuangan Islam, jadi di penjara itu bukan suatu alasan untuk  tidak melanjutkan lagi.

Putri masih mau belajar lagi, jadi memang  sekarang setelah suami pertama meninggal adalah tugas suami kedua untuk melanjutkan apa yang dididik suami pertama, jadi putri ini memang harus belajar. Doakan semoga Putri tetap istiqomah karena memegang istiqomah itu susah.

Apa pesan-pesan Putri untuk para ummahat?

Pesannya back to Qur’an, ketika Putri sendiri Putri hanya bisa pegangan Al Qur’an dan janji-janji Allah bahwa Allah itu tidak akan menyia-nyiakan hambanya.

Kemudain ilmu  tentang jihad, sebab jihad itu memang butuh kesiapan yah, diantara kesiapan mental kita, jadi kita sudah terlatih sebelumnya.

Sebenarnya Putri kurang bisa kasih nasehat, karena putri merasa belum bisa apa-apa. Kejadian beberapa waktu lalu itu kan tidak disengaja, Putri hanya melayani ustadz-ustadz itu dengan segala konsekwensi yang ada.

Kemudian kalau seorang ummahat yang mempunyai suami seorang mujahid, maka suaminya yang mujahid itu juga harus mempersiapkan isterinya agar bisa menjadi kader mujahidah yang bagus, itulah tugas suami.

Untuk para ummahat keep istiqomah, semoga kita tetap kompak, jangan sesama kita malah bermusuhan. Sangat memprihatinkan sekali kalau umahat-ummahat ini saling menjatuhkan dan Ingin mengunggulkan kelompok masing-masing, jadi seolah-seolah kita seperti musuh. Padahal, kita seharusnya kompak untuk menjatuhkan musuh kita yang sebenarnya. [Ahmed Widad/Miftahul Jannah]
____________________________________________________________

JAKARTA (voa-islam.com) - Ketua FPI DKI Jakarta, Habib Salim Alatas atau yang biasa dipanggil Habib Selon mengklarifikasi beredarnya pesan singkat tentang masuk Islamnya Ahok jelang Pilkada DKI putaran ke-2 dengan judul ‘muallaf politik’.
Untuk diketahui isi pesan singkat tersebut; “pada hari Kamis 6 September 2012. Djan Farid (Menteri Perumahan Rakyat) dan Habib Mahdi Condet meminta kepada Habib Selon FPI (tawaran uang miliaran rupiah) dalam rangka kemenangan Jokowi-Ahok dalam Pilkada DKI putaran ke-2, supaya mengislamkan Ahok dan dipublikasikan oleh media Jakarta,” demikian kutipan pesan tersebut.
...Saya maupun Habib Rizieq tidak pernah buat SMS provokatif tentang ‘muallaf politik’ tersebut
Atas maraknya pesan singkat tersebut yang menyebut namanya, maka Habib Selon menegaskan bahwa ia tak pernah membuat apalagi menyebarkan SMS tersebut.  
“Assalamu’alaikum. Saya maupun Habib Rizieq tidak pernah buat SMS provokatif tentang ‘muallaf politik’ tersebut,” ungkapnya melalui pesan singkat yang diterima redaksi voa-islam.com, Kamis (13/9/2012).
...Soal saya ditawari uang milyaran, itu benar, memang sejak dari awal hingga kini tapi saya tolak mentah-mentah dan saya sudah lapor ke Habib Rizieq
Namun demikian, ia tak menyangkal jika dirinya pernah ditawari uang miliaran rupiah tapi ia tolak mentah-mentah.
“Soal saya ditawari uang milyaran, itu benar, memang sejak dari awal hingga kini tapi saya tolak mentah-mentah dan saya sudah lapor ke Habib Rizieq,” jelasnya.
Ia juga tak tahu-menahu soal Ahok yang ingin masuk Islam (menjadi muallaf) meskipun pernah ada yang mendatangi Habib Rizieq dan mengaku orang dekat Ahok bertanya-tanya tentang Islam.  
“Soal Ahok mau masuk Islam saya tidak tahu, hanya saja memang ada orang datang ke Habib Rizieq mengaku orang dekat Ahok nanya-nanya soal Islam, apa dan bagaimana? Itu saja. Semoga ini jadi klarifikasi semua pihak. Syukron,” tutupnya. [Ahmed Widad]  ____________________________________________________________

14.40 ,

Pilkada-DKI-Jakarta-antarafoto.com_
JAKARTA– Pemilukada DKI Jakarta masih memposisikan kaum perempuan sebagai pengumpul suara. Karena itulah, mereka sangat rentan terhadap politik uang. Bukan cuma itu, disinyalir masih banyak kaum perempuan yang miskin dan minim pengetahuan sehingga merupakan sasaran yang empuk untuk dibujuk memilih salah satu pasangan calon dengan diimingi-imingi uang atau kebutuhan rumah tangga lainnya.
Ketua Komunitas Solidaritas Perempuan Wahidah Rustam menegaskan hal itu, kemarin. Menurut dia, dari berbagai diskusi kampung yang dilakukannya dengan melibatkan perempuan, pihaknya banyak menerima keluhan dari kaum perempuan Jakarta bila program pembangunan belum menyuarakan kepentingan perempuan. Bahkan perempuan tidak dilibatkan dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.
“Kaum perempuan paling rawan terhadap politik uang, karena banyak yang menganggap kaum perempuan tidak punya kekuatan menyuarakan haknya, karena masih banyak yang miskin dan minim pengetahuan,” kata Wahidah dalam seminar Perludem dengan tema Bersama Mengawal Putaran Dua Pilkada Jakarta: Pemilu Jakarta Antipolitik Uang, Jakarta, Kamis (13/9).
Atas dasar itulah, kata Wahidah, hampir sebanyak 52,25 persen perempuan di Jakarta menjadi target dari politik uang. Kepentingan perempuan sering diabaikan, terkadan ada kekerasan dan perlakuan diskriminatif, manipulasi dan program kerja yang tidak memperhatikan permasalahan perempuan.
“Berdasarkan analisis visi misi dan program kerja kandidat pada putaran pertama, tidak ada yang memperhatikan atau terlihat keseriusannya memperhatikan persoalan perempuan. Program lebih condong memarginalisasikan perempuan. Misalnya PKK, posyandu dan sebagainya yang menempatkan perempuan pada peran domestik saja,” ujarnya.
Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) Yustrifiadi menjelaskan terdapat tujuh titik rawan yang akan mengakibatkan permasalahan dan pelanggaran serta menimbulkan ketidak percayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilukada, bila tidak dikawal dengan partisipasi warga Jakarta.
“Jadi kita jangan hanya fokus pada pengawalan politik uang saja. Tetapi kita juga harus fokus pada tujuh titik rawan permasalahan pemilukada,” kata Yustrifiadi.
Sementara itu mantan tim sukses (Timses) Faisal Basri-Biem Benjamin, Burhan Saidi, menyayangkan sikap mantan cagub dan cawagub dari jalur independen itu yang belum menentukan akan dibawa kemana suara independen. Terlebih menjelang putaran kedua yang akan digelar 20 September 2012 mendatang.
“Mengenai pemikirannya tentang proses Pemilukada DKI ini menyangkut keputusan Bang Faisal yang tidak mengarahkan dukungannya. Beliau mencoba menuangkan pendapat, bahwa perjalanan independen tak boleh berhenti sampai pemilihan gubernur saja. Mereka harus berlanjut menyuarakan visi dan misi ndependen,” kata Burhan Saidi di Jakarta, Kamis (13/9).
Terkait sikap diam Faisal Basri, Burhan mengaku resah, apalagi jumlah suara Faisal-Biem pada pemilukada mencapai 215.000 pemilih atau 5 prsen dari suara yang sah.”Perlu kita ingat ada 215.300 orang telah mempercayakan suaranya ke gerbong Faisal-Biem.”
____________________________________________________________

14.31 ,
tawuran-di-depok
Tawuran pelajar di Depok
JAKARTA — Pelaku pengeroyokan Didik Triyuda alias Abu, 17 hingga tewas masih diburu polisi. Pelajar kelas 2 SMK Baskara Kota Depok, tewas akibat diserang oleh sekelompok pelajar di Jalan Raya Sawangan, perempatan Masjid Mampang, Pancoran Mas, Depok, kemarin.
Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Abu sempat dilarikan rekannya ke rumah sakit terdekat. Namun, karena luka yang diderita cukup parah membuatnya meninggal dunia. Korban tewas di sekitar Apotek Depok Dua, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok.
Informasinya, korban saat itu bersama 11 rekannya dari SMK Baskara naik truk pengangkut semen. Namun tiba-tiba mereka dihadang dan diserang pelajar lain, diduga dari SMK Pancoran Mas. Penyerangan terhadap siswa SMK Baskara melukai beberapa siswa dan menewaskan Abu. Korban menderita luka karena lemparan batu di kepala dan luka tusuk di selangkangan, paha kiri.
Petugas Polsek Metro Pancoran Mas yang mendapat laporan tawuran antar pelajar kemudian datang ke lokasi. Ppolisi mencari saksi dan meminta keterangan mereka. Di lokasi tawuran di persimpangan Kodim, Jalan Raya Sawangan, polisi menemukan besi lengkung seperti celurit sepanjang 50 cm, semprotan sejenis piloks, dan batu-batu yang diduga dilemparkan saat tawuran.
“Hingga kini ada 25 saksi yang kami periksa, mereka adalah 13 siswa SMK Baskara, 6 siswa SMK Pancoran Mas, sisanya dari warga dan petugas keamanan yang melihat peristiwa itu. Kami masih mencari barang bukti yang belum kami dapatkan,” kata Wakil Kepala Polsek Metro Pancoran Mas Ajun Komisaris polisi Ibnu Salim, kepada wartawan, Kamis (13/9) pagi.
____________________________________________________________

01.49 ,
Muhammad Sholich Mubarok
Twitter: @paramuda

Ndeso. Itu kesan yang timbul ketika bertemu atau melihat bentuk fisik seorang Joko Widodo (Jokowi), Walikota Solo yang ‘berani-beraninya’ mencalonkan diri sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Sepertinya tiada hari, publik dicekoki pemberitaan dari Jokowi. Apapun tentang Jokowi. Kebaikan-kebaikannya. Kebaikan-kebaikannya dan kebaikan-kebaikannya.

Puluhan kebaikan-kebaikan atau  prestasi Jokowi sangat banyak hingga dia dinominasikan sebagai salah satu walikota terbaik di dunia. Tanya saja sama mbah Google apa yang telah direngkuhnya.

Lho, kok dari tadi kebaikan-kebaikannya terus. Dia nggak punya kecacatan apa? Banyak! Tak perlu penulis jabarkan, si Macan (baca: @triomacan2000) pun sudah mengungkapkan segala kebobrokan.

Sedikit koreksi, Jokowi dinominasikan sebagai salah satu walikota terbaik di dunia versi Mayor Foundation. Dan tahu kah Anda Mayor Foundation (MF)? MF itu tak lebih dari sebuah lembaga abal-abal, ya seperti ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Untuk menjadi walikota terbaik, kandidat harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di situs http://www.worldmayor.com/contest_201. Lacurnya, Jokowi sengaja menikmati julukan walikota terbaik yang belum pernah diumumkan oleh MF.

“Jokowi itu seperti ‘nabi’,” kata seorang teman.

“Kok?”

“Iya, Jokowi seperti nabi. Dipuji-puji sekali oleh orang-orang yang menggemarinya. Sosoknya seperti tak ada cacatnya, lihat saja pemberitaan juga respon fansnya” imbuh teman.

Penulis sempat mengernyit dahi dan kemudian diam-diam membenarkan dalam hati. Dalam artian, nabi di sini hanya ‘seperti’. Jokowi kerap dielu-elukan oleh para pendulang suara atau kelewat lebay menilai seseorang. Secara tak langsung seperti ada adagium: Jokowi itu, yang pertama, tak pernah salah. Yang kedua, apabila salah balik lagi ke pasal pertama. Sami mawon!

Untuk meyakinkan diri, penulis pun mencari tahu. Ngetes. Penulis mencemplungkan diri ke dalam grup Dukung Jokowi-Ahok menjadi Gubernur DKI di jejaring sosial Facebook. Aha! Langsung bisa nge-post tanpa harus nunggu konfirmasi dari admin grup.

Berikan alasan dong kenapa harus pilih Jokowi? Biar makin mantep gitu hehe. Dimulai dengan kalimat, Jokowi itu orangnya....

Begitu penulis menulis. Dan respon komen pun, seperti yang penulis duga, begitu cepat berdatangan.

•    Jokowi itu orangnya menghargai wakilnya, tidak seperti Foke yang tidak menghargai wakilnya.

•    Jokowi itu orangnya kurus, hitam dan tidak punya tampang pemimpin tapi jiwanya seorang pemimpin.

•    Jokowi itu follower Twitternya udah 212,000 lebih.....kalau Foke untuk 35.000 aja belum nyampe. terus yang handle admin tidak murni diri sendiri.

•    Jokowi itu bodoh tapi berprestasi kelas dunia.....Foke itu ahli tapi berprestasi kelas adipura.

•    Jokowi itu orangnya mirip banget sama mbah kakung gue.. jadi harus gue  pilih.
Glek! Komennya mencapai hingga 100an lebih dan semua, yah…pujian yang tak sertakan data.
Lalu,  ada yang bertanya, Lilis namanya: kalau wakilnya? Ada yang kenal....jadi pengen tahu pasangan ini.

Tak hitungan detik ada yang respon: Ambil foto bang Jokowi dan bang Ahok tempel ditembok kamar trus perhatiin tatap terus sambil berfikir kira kira wajahnye abang-abang ntu keliatannye gimane: musang berbulu domba kaga, jujur kagak, tulus kagak, merakyat kagak, sangar ape adhem damai

Gampang banget ya, cuma lihat mukanya bisa kelihatan hatinya. Bukannya susah ya membedakan mana orang baik sama enggak kalau cuma lihat dengan wajah, karena pemimpin kita yang di atas pun banyak yang kelihatan wajahnya baik, tapi korupsi, jawab Lilis penuh tanya.

Apalagi kelihatan wajahnya pura-pura ngedeso tapi korupsi, timpal satu orang bernama Cuma membela Lilis.

Entah sudah sampai berapa komennya, karena gelagat penulis terendus oleh mereka dan akhirnya…kick! Penulis ditendang dari grup. Si Cuma dan Lilis yang belakangan dibully di forum itu sepertinya juga didepak. Ketika penulis bertanya via private message, Lilis mengiyakan sembari tertawa. Untung penulis sudah meng-copy-paste komen-komennya karena alami firasat tak enak. Buat bahan tulisan.

Jokowi memang benar-benar diagung-agungkan seperti ‘nabi’. Di sini, penulis tak bermaksud membela salah satu pasangan kandidat. Karena kedua kandidat sama-sama cacat. Penulis hanya ingin menekankan, jangan sampai, dalam perjalanan menuju Pemilukada yang jadinya diadakan 20 September 2012 mendatang, kita yang aku Islam sudah berbuat yang tak senonoh: mengkhultuskan sosok. Mengkhultuskan sosok yang pura-pura jual kemeja kotak-kotak untuk cari dana kampanye padahal penyandang dananya sediakan dana ber-M-M-an. Mengkhultuskan sosok yang cuma rajin kunjungi warganya yang jumlahnya sedikit, namun konsultan politiknya begitu getol memblow-up. Mengkhultuskan sosok yang katanya tak mau mengotori Jakarta dengan spanduk, baliho, poster dan sebagainya namun terjadi juga.

Kita tahu, sesungguhnya Allah telah mentakdirkan siapa yang akan jadi Gubernur kota yang serba ada ini. Banyak hal yang kita senangi namun Allah tidak suka. Kita minta saja kepada Allah, supaya yang kita senangi juga disenangi Allah.

Meski Foke korupsi dan Jokowi sama tak amanahnya, gagal,  itu urusan mereka dengan Allah. Namun, memilih pasangan muslim adalah urusan kita dengan Allah.

Usai tulisan ini dinaikkan, penulis sudah siap-siap bakal diteror (terlihat siapa sebenarnya yang menjadi teroris?). Usah bingung, lha wong orang sekelas Ustaz Yusuf Mansyur saja dicaci maki habis-habisan oleh pengikut ‘Nabi’.

Ya, ‘Nabi’ yang bersanding dengan penyuka babi.

19.06 , ,
Membubarkan Ormas Islam berarti mendukung perbuatan maksiat di berbagai tempat..

Kita lihat fakta yang ada..kemana kah ormas-orams selain ormas Islam yang mau mengobrak-abrik tempat maksiat..

Di saat ormas Islam melakukan pembubaran KEMAKSIATAN ramai-ramai media massa memberitakannya bahkan tak jarang mereka memojokkan ormas Islam..

Tetapi di saat ormas Islam melakukan bakti sosial (BAKSOS) semua media massa diam seakan-akan tidak mendengar akan berita tersebut,sekalipun mendengar dan melihatnya mereka hanyalah penonton yang bisu..


INILAH BUKTI VIDEO RUHUT POLTAK menerima pesan hasutan AHOK yang menjanjikan BANYAK GEREJA di JAKARTA dan AGENDA AHOK MEMBUBARKAN ORMAS RADIKAL, apalagi kalo bukan VERSI LIBERAL. Didepan TV, pengamat, bocoran dari POLTAK yang sesama kristen
PATUT DICERMATI !!!, Siap2, simak video ini kemudian sebarkan, jadilah militan, harapan kita SYURGA, ingat terlepas dari ISU2 POLITIK walau bagaimanapun AL QURAN MEWANTI2 KITA WASPADAI KAFIR. ( Allah SWT Berfirman : Tidak akan REDHO kaum Yahudi dan Nasrani sampai kamu ikut AGAMA mereka ( Al Baqarah : 120 ) IMAN KITA MENDENGARKAN ALLAH SAJA, Waspada OKNUM KAFIR cari gara2 -beda yg mau damai, tapi ini oknum kafir apalagi yang beberapa kali SUDAH JELAS, sebagai MUSLIM WAJIB Taat Firman Allah SWT, bukan pendapat dan pikiran picik asal ngarang serta berpendapat bodoh. ( KYAI FESBUK ASLI )


13.12 ,
Ruhut Sitompul thumb3 Ruhut berpesan kepada AHOK agar tidak peralat umat KristianiRuhut berpesan kepada AHOK agar tidak peralat umat KristianiJakarta – Ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul berpesan kepada Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama atau yang dikenal Ahok untuk tidak memperalat umat Kristen dalam upaya memenangkan Pemilukada Jakarta. Pasalnya hal itu akan menimbulkan kesan tidak baik.
Menurutnya, Ahok telah mengumbar janji yang sudah mengarah ke unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) demi mendapatkan simpati yang mengatasnamakan agama. Seperti halnya janji Ahok yang akan mempermudah pemberian izin pendirian gereja di Jakarta. “Kampanye boleh, tapi jangan SARA,” ujarnya, pada Jumat (20/7/2012) lalu.
Ruhut juga berpesan kepada Ahok, agar jangan sok berkuasa. Karena itu ia mengajak untuk saling menghormati umat beragama di Indonesia.
Pernyataan tersebut terlihat sangat berkaitan dengan pesan yang beredar melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang berisi tentang Short Message Service (SMS) yang disebar oleh Ahok kepada kelompok Cina dan oranag-orang Kristen untuk meraih kemenangannya dalam Pemilukada Jakarta.
Berikut adalah isi pesan tersebut,
“Ini SMS Ahok kepada kelompok Cina dan orang Kristen, dlm rangka utk pemenangannya :
1. Teman seiman yg dikasihi Tuhan Yesus, Mari sama2 kita rapatkan barisan menjaga kekristenan kita dgn memiih no 3, dan Tuhan Yesus pasti menolong kita.
2. Kuasa Salib di depan mata. Pilih Ahok, Iman kristen kita pasti terjaga
3. Kasih Tuhan dan kuasa Gereja akan terbukti setelah 20 September 2012 Satukan barisan buat Jokowi-Ahok
4. Hadirkan Kuasa Yesus di Jakarta dan kita kalahkan kesombongan muslim. Pilih No 3
5. Mari rapatkan barisan gereja, kita menuju kemenangan No. 3
6. Kita pasti menang, Ahok pasti jadi Gubernur setelah Jokowi menjadi Wapres
7. Jokowi se-iman dg kita, jangan kuatir. Kristen bersatu memenangkan Jakarta
8. Kalbar dan kalsel sdh di tangan kita, kristen berkibar di Indonesia dimulai dari Jakarta. Pilih Ahok dan jangan ragu. Tuhan Yesus bersama kita
9. Kristen dan Katholik bersatu memenangkan Jakarta Satu
10. Cristian Center pasti terwujud menyambut kemenangan jokowi Ahok
11. Kita belajar dari Singapura, Cina kuasai melayu. Jakarta milik kita
12. Masa’ sih cuma Islamic Center, Kapan Cristian Center terbentuk? Jangan tunda lagi, pilih Jokowi-Ahok. Cristian Center pasti terwujud”.

Namun hingga saat ini pihak dari Cagub dan Cawagub DKI Jakarta dengan nomor urut 3 tersebut, belum bisa dikonfirmasi.

07.13
Ruhut menyatakan bersedia pindah ke Partai Nasdem jika Partai NasDem berani memberikan dana transfer senilai Rp 1 triliun
Menurut Ruhut, pernyataannya ini karena dirinya selaku politikus sudah layak disamakan seperti bintang sepakbola, David Beckham. Sebab, parpol-parpol yang disinggahinya, yakni Golkar dan Demokrat, selalu menang di Pemilu.
"Tulis, Ruhut bisa pindah ke semua, tidak hanya NasDem, dengan biaya transfer minimal Rp 1 triliun, karena di dalam sepkbola Ruhut itu seperti David Beckham," kata Ruhut.
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Rio Patrice Capella, mengkritik cara berpolitik politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, yang bersedia pindah partai demi uang transfer Rp 1 triliun.
Dengan cara berpolitik seperti itu, Rio meyakinkan pihaknya tidak akan menerima Ruhut masuk ke Partai NasDem kendati diberikan secara cuma-cuma alias gratis.
"Inilah mental caleg yang mesti diubah. Kalau caranya begini, gratis pun kami tidak terima...!" kata Rio, Senin (11/6/2012).
Menurut Rio, cara berpolitik seperti itu tidak etis mengingat saat ini Ruhut masih bernaung di bawah partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono, Partai Demokrat, namun sudah berani pindah partai demi uang.
"Loh, cara berpikirnya Rp 1 trilun itu, silakan dinilai saja," imbuhnya.
Sebelumnya, Ruhut mengkritik cara Partai NasDem memodali calegnya dengan dana Rp 5 hingga Rp 10 triliun. Ruhut menolak jika tawaran itu datang kepadanya.
http://www.tribunnews.com

13.21
DHONI SETIAWANPresiden Susilo Bambang Yudhoyono. 


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR RI tidak bermain-main dengan anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Yudhoyono mengaku mendengar masih ada sejumlah anggota Fraksi Partai Demokrat yang hendak bermain-main dengan APBN dan APBD.
Permintaan ini disampaikan Yudhoyono pada acara "Silaturahim Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat" di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (13/6/2012). Turut hadir pada acara tersebut antara lain jajaran pendiri dan deklarator, jajaran anggota Dewan Pembina, Dewan Pimpinan Pusat, serta ketua-ketua DPD tingkat I.
Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum tidak tampak pada acara tersebut. Pada kesempatan itu, Yudhoyono meminta para anggota legislatif, pejabat negara, serta kepala-kepala daerah yang berasal dari partai pemenang pemilu 2009 tersebut menandatangani pakta integritas. Seluruh kader Partai Demokrat diminta menaati pakta integritas. Ia tak merinci isi pakta integritas itu
"Cegah pula terjadinya penyimpangan," katanya.
Ia meminta kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk berpolitik secara bersih, cerdas, dan santun. Partai Demokrat, kata Yudhoyono, turut mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia.
Saat ini sejumlah kader Partai Demokrat tengah tersandung masalah hukum terkait penggunaan dana APBN. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin divonis empat tahun 10 bulan penjara terkait kasus korupsi pembangunan wisma atlet. Politisi Partai Demokrat Angelina Sondakh kini mendekam di tahanan KPK terkait dugaan korupsi dalam proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan Nasional. Sementara, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum disebut-sebut terlibat dalam dugaan penyimpangan anggaran dalam proyek Hambalang.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget