Latest Post

02.29


Robben tolak Juventus
Robben menolak Juventus (c) AFP

Winger Bayern Munich Arjen Robben dikabarkan menolak tawaran untuk bergabung dengan Juventus pada musim panas yang akan datang.
Pemain tim nasional Belanda berusia 28 tahun itu terikat kontrak dengan Bayern hingga 2013 dan gencar dikabarkan akan dilego dari Allianz Arena di bursa transfer musim panas nanti.
Spekulasi memanas setelah muncul isu tentang Robben yang bersitegang dengan Franck Ribery di ruang ganti akibat berebut tendangan bebas saat melawan Real Madrid dalam semifinal Liga Champions leg pertama.
Akan tetapi, surat kabar Bild asal Jerman melansir bahwa Robben mengisyaratkan keinginannya untuk bertahan.
Hal ini didasarkan pada pesan teks yang diyakini dikirim oleh Robben kepada salah seorang ofisial Juventus terkait pendekatan yang dilakukan terhadapnya.
"Saya berterima kasih untuk minat yang ditunjukkan. Merupakan kehormatan dikaitkan dengan sebuah tim besar. Akan tetapi, saya tidak punya keinginan untuk pindah saat ini," demikian bunyi pesan tersebut dikabarkan.
Bianconeri diyakini menawarkan kontrak tiga tahun dengan gaji 5 juta Euro demi membujuk Robben agar bersedia hijrah ke Juventus Arena. (foti/gia)

02.28

 Habibie diminta dilibatkan selidiki Sukhoi
sukhoi superjet 100 edited. merdeka.com/ilustrasi/alphon



Presiden ke-3 BJ Habibie diminta dilibatkan dalam penyelidikan kecelakaan Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Jawa Barat. Sebabnya, Habibie merupakan tokoh bangsa yang memiliki kemampuan handal di bidang penerbangan.

”Di samping itu, karena ini sudah menyangkut wilayah kerjasama antara Indonesia dan Rusia terkait aspek penyelidikannya, maka sebaiknya melibatkan mantan Presiden Prof DR Ing BJ Habibie sebagai satu-satunya pakar dalam bidang aeronautika (ilmu penerbangan) milik bangsa Indonesia yang diakui dunia internasional,” jelas Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan, lewat siaran pers, Minggu (13/5).

Menurut anggota Dewan Pengarah Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Pusat itu, dengan melibatkan tokoh sekaliber Habibie akan mempermudah analisis penyebab terjadinya kecelakaan, sehingga upaya pengungkapan tidak justru terfokus pada perdebatan teknis di antaranya mengenai faktor kesalahan petugas ataupun fasilitas sistem menara kontrol lalu lintas udara yakni ATC (Air Traffic Control) di Bandara Soekarno-Hatta, termasuk dugaan adanya kesalahan pilot (human error).

”Jelas, ini pekerjaan tidak mudah selain tidak bisa dilakukan tergesa-gesa, apalagi sudah mewadahi kepentingan dua pihak antara Indonesia dan Rusia. Dengan demikian, untuk dapat menyentuh permasalahan yang sebenarnya atas peristiwa naas itu, mau tak mau kita harus menyertakan BJ Habibie,” ujarnya.

Keterlibatan BJ Habibie, lanjut Syahganda, juga akan menjadikan hasil penyelidikan bersifat profesional dan independen tanpa perlu terikat pada tarik-menarik kepentingan tertentu.

Pada bagian lain, ia menyebutkan tragedi Sukhoi Superjet 100 hendaknya memberi pelajaran berharga untuk menghidupkan kembali kebanggaan terhadap industri kedirgantaraan nasional, yang kini telah ditinggalkan dan membuat Indonesia sepenuhnya bergantung pada produk pesawat asing.

02.25

Tim identifikasi ambil 22 sidik jari korban Sukhoi
korban sukhoi. merdeka.com/arie basuki



Tim identifikasi berhasil mengambil 22 sidik korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor. Sidik jari itu diambil dari potongan-potongan tubuh para korban yang sebelumnya telah berhasil dievakuasi dari puing-puing jatuhnya pesawat.

"Tim dari Inafis Polri sudah membantu, setidaknya 22 sidik jari yang sudah diambil dari bodypart evakuasi di Gunung Salak," kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Polri Boy Rafli dalam jumpa pers RS Polri, Jakarta, Senin (14/5).

Boy mengatakan, dalam proses identifikasi tersebut tim dibantu dari Rusia. Boy menegaskan baik evakuasi maupun identifikasi hingga saat ini masih terus bekerja.

"Suatu proses yang panjang dari evakuasi dan membutuhkan waktu kecermatan dan ketelitian bersama," katanya.

Dari 22 kantong yang tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, empat kantong berisi properti para korban. Barang-barang yang tidak dibutuhkan untuk proses penyelidikan akan dikembalikan ke pihak keluarga.

"Penyelidikan melibatkan Bareskrim Polri dan akan dikembalikan ke masing-masing keluarga. Sedangkan barang-barang lain yang terkait dengan proses investigasi maka kita tahan," jelas Boy.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala RS Polri Brigjen Pol Agus Prayitno menjelaskan Tim DVI sudah melakukan pemeriksaan post mortem pada body part korban yang berhasil dievakuasi.

"Sejak semalam Tim DVI telah melakukan pemeriksaan post mortem pada jasad korban. Telah dievaluasi dan dilakukan pengolahan data dari post mortem hari pertama, kedua data ini akan direkonsiliasi dengan data ante mortem untuk menentukan identifikasi tersebut," jelas Agus.

Agus berharap pihak keluarga lebih sabar menunggu hasil identifikasi ini. Dia berjanji semua tim akan bekerja sungguh-sungguh agar proses identifikasi ini bisa segera selesai.

"Lab DNA Pusdokes Polri sudah mulai bekerja. Sejak pengambilan DNA oleh keluarga dan sekarang lab sudah running mencocokkan dari body part yang ada," tegasnya.

02.23

Curhat pilot helikopter evakuasi korban Sukhoi
korban sukhoi. merdeka.com/arie basuki


Sulitnya medan tidak hanya dialami tim dari darat, tim udara yang ikut membantu evakuasi juga mengalami banyak kendala. Di antaranya arah udara yang tidak menentu dan dikelilingi tebing-tebing sehingga menyulitkan sang pilot menyeimbangkan helikopter.

"Udaranya tidak bisa ditebak, kadang dari belakang dan udara. Itu pun udaranya suka membentur dinding tebing dan menghempaskannya kembali," ujar anggota Basarnas Letnan Satu Udara, Kadek di Posko Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Bogor, Senin (14/5).

Arus udara yang tidak menentu itu sangat riskan bagi pilot beserta tim yang ikut dalam evakuasi puing ataupun jenazah korban Sukhoi Superjet 100 dari lokasi kecelakaan. Terlebih, mereka berperan penting dalam usaha penyelamatan korban dari udara.

Tugas para pilot ini tidak hanya mengevakuasi kantong jenasah atau benda-benda yang ditemukan tim pencari. Mereka juga bertugas mengantarkan logistik yang diperlukan oleh tim yang berada di lokasi kecelakaan.

"Kita bawa logistik dari Halim dan didrop di atas (lokasi kecelakaan). Isinya bisa biskuit, nasi bungkus, air mineral, macam-macam," ungkap dia.

Di samping itu, Kadek mengatakan kesulitan lainnya terjadi ketika mereka mencari posisi yang tepat saat medekati lokasi kecelakaan. Para pilot tidak dapat melihat posisi tim SAR gabungan yang berada di bawah akibat tertutup lebatnya hutan.

"Saya hanya bisa pelan-pelan dan menunggu koordinasi dari bawah," tandasnya.

Meski demikian, pengalaman bertugas sebagai tim penyelamat kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 bukan yang pertama. "Saya sempat ikut dalam evakuasi kecelakaan pesawat latih Cesna (212)," kenang dia.

Nato  
Organisasi HAM mencatat Nato lakukan 8 kali serangan udara yang tewaskan 72 warga sipil.

Organisasi pemantau HAM mendesak Nato untuk melakukan penyelidikan terhadap kematian warga sipil dalam serangan udara di Libia tahun lalu.
Human Rights Watch yakin serangan udara Nato yang menewaskan setidaknya 72 warga sipil dan menyatakan organisasi itu harus bertanggungjawab.
"Kami meminta dilakukan penyelidikan yang cepat, dapat dipercaya dan seksama," kata Fred Abrahams dari HRW kepada BBC News.
Nato bersikeras melakukan upaya untuk meminimalisir dampak bagi masyarakat sipil.
Mereka juga menyatakan tidak dapat bertanggungjawab karena tidak ada yang dapat mengkonfirmasi jumlah kematian.
Pesawat Nato melakukan serangan mendadak tahun lalu, dengan sasaran pasukan tentara yang setia terhadap Kolonel Muammar Gaddafi.
Maret lalu, organisasi HAM lain, Amnesty International, mengatakan telah mendata jumlah korban tewas dalam serangan udara yaitu 55 orang, termasuk 16 anak-anak dan 14 perempuan.
Amnesty menyatakan kecewa karena Nato gagal untuk menginvestigasi kasus tersebut.
Intinya kampanye serangan udara oleh Nato di Libia tahun lalu adalah untuk melindungi penduduk sipil, jadi berapa banyak jumlah orang yang tewas masih menjadi masalah yang sensitif, seperti laporan koresponden diplomatik BBC, Bridget Kendall.

Rincian bukti

Dalam laporan yang dipublikasikan Senin (14/5), HRW mengatakan telah mempelajari rincian bukti yang mengklaim kematian warga sipil dalam delapan serangan udara terpisah yang dilakukan Nato.
Salah satu kasus, disebutkan pemboman pertama yang dilakukan Nato menewaskan 14 orang, dan bom kedua, tak lama kemudian, menewaskan 18 orang lagi yang tengah membantu para korban sebelumnya.
Abrahams menekankan yang menjadi perhatian oleh penulis laporan itu adalah para keluarga tidak ditawarkan kompensasi.
"Sampai sekarang, Nato masih menyangkalnya," kata dia.
"Mereka menolak untuk memberikan informasi mengenai bagaimana mereka tewas dan menolak untuk menyelidiki, dan ini tidak ada transparansi".
"Saya pikir ini akan membuat kematian warga sipil menjadi tidak berguna, karena jika di masa depan Nato menolak untuk mengakui kesalahan mereka dan memperbaikinya".
Nato mengatakan siap bekerja sama dengan otoritas Libia yang baru.

00.42


Metrotvnews.com, Jakarta: Proses identifikasi jenazah penumpang pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, memasuki hari ketiga pada Senin (14/5). Identifikasi berlangsung di Rumah Sakit Soekanto Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Berbeda dengan hari pertama, hari ini RS Polri tampak sepi dari keluarga korban. Deretan kursi yang semula diperuntukkan untuk pihak keluarga, sebagian besar kosong. Sebagian lain ditempati para pekerja media. Di sisi lain, terlihat tiga karangan bunga ucapan duka cita.

Dua hari lalu, Direktur Eksekutif Komite Disaster Victim Identification (DVI) Indonesia Kombes Anton Castillani memang menyarankan keluarga menunggu di rumah. Sebab identifikasi diperkirakan memakan waktu lama karena sebagian besar jenazah dalam keadaan tidak utuh.

Menurut Anton, untuk pencocokkan DNA saja dibutuhkan waktu paling cepat dua minggu. Selain DNA, data yang juga dibandingkan antara lain gigi, tanda medik, dan properti yang dikenakan korban. Tim membuat deksripsi postmortem (data setelah kematian) yang akan dibandingkan dengan data antemortem (sebelum kematian) dari keluarga.

Hingga Senin pagi, RS Polri telah menerima 25 kantong jenazah dan  3 kantong berisi identitas serta barang-barang lain milik korban. Satu kantong memungkinkan berisi lebih dari satu jenazah. Selanjutnya kantong-kantong tersebut dibawa ke ruang identifikasi.

Tim forensik terdiri dari 60 dokter asal Indonesia, dan 3 ahli patologi forensik serta satu pakar DNA asal Rusia. Tim dari Rusia membawa peralatan sendiri, khususnya untu pencocokkan DNA. Tim bergabung mulai kemarin, dan akan berada di Indonesia sampai seluruh jenazah teridentifikasi.

Belum ada keterangan resmi dari pihak DVI terkait perkembangan identifikasi. Anton mengatakan, perkembangan akan disampaikan dalam jumpa pers yang digelar pukul 14.00 WIB setiap hari. Adapun konferensi pers hari ini terkait properti para korban.

"Konferensi pers terkait laporan progress hari ini. Properti milik korban sudah di tangan kami seperti blackberry, dompet, ID dan lainnya," kata Anton di Rumah Sakit Polri.

Pesawat Sukhoi Superjet 100  menabrak tebing Gunung Salak, saat melakukan demonstrasi penerbangan pada 9 Mei 2012. Pesawat buatan Rusia itu membawa 45 penumpang, 10 di antaranya warga negara asing. Serpihan pesawat ditemukan di ketinggian 5.500 kaki di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.(IKA)

Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin ; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (Al-Quran Al-Hadiid 3)
Maha Awal, Maha Akhir, Maha Zhahir, Maha Bathin., keempat nama Allah tersebut di dalam Al-Quran memiliki keunikan tersendiri. Pertama, keempat sifat itu hanya terdapat dalam sebuah surat dalam Al-Quran yakni surat 57 ayat 3. Maka jika kita mencari salah satu saja dari keempat sifat di atas dalam surat lain pada Al-Quran, maka kita tidak akan menemukannya. Keunikan kedua, keempat nama tersebut terletak dalam satu rangkaian pada satu surat dan ayat yang sama. Keunikan ketiga, ayat tersebut memiliki penjelasan unik sebagai berikut :Secara bahasa arti dari zhahir adalah muncul, tampak atau jelas, dan istilah bathin berarti tersembunyi. Sedangkan awwal bermakna pertama dan akhir bermakna yang kemudian atau yang terakhir. Karena keempatnya tersemat pada nama Tuhan, maka al-Awwal berarti yang Maha Pertama, al-Akhir berarti yang Maha Akhir, dan dua sifat terakhir bermakna Maha Tampak dan Maha Tersembunyi.
Sekilas kita sedikit dibingungkan oleh pasangan sifat yang seakan kontradiktif ini. Bagaimana mungkin sesuatu memiliki sifat tampak dan tersembunyi sekaligus ? dan bagaimana menjelaskan sifat yang paling awal dan yang paling akhir berada dalam zat yang sama ?
Dalam menjelaskan dua pasang nama Allah yang tampak kontradiktif tersebut, Imam Al-Ghazali melalui karyanya yang berjudul Al-Asma’ Al –Husna Rahasia Nama-Nama Indah Allah, dengan hati-hati menyatakan, bahwa kedua sifat pertama yakni azh-Zhahir dan al-Bathin harus difahami secara relatif, Al-Ghazali berpendapat bahwa makna zhahir dan bathin tidak mungkin muncul dalam segi yang sama, namun harus difahami dalam segi yang berbeda. Ia (Allah) disebut bathin jika dilihat dengan alat-alat panca indera, namun zhahir jika disimpulkan dengan akal budi. Untuk menjelaskan hal ini Al-Ghazali menggunakan sebuah perumpanaan berikut :
al ghazali“Jika anda perhatikan sepatah kata yang ditulis oleh seorang penulis yang luas pengetahuannya, kompeten, mampu mendengar dan melihat dan kemudian anda terpesona dengan tulisan itu, maka anda berkeyakinan bahwa penulisnya mestilah ada dan tidak mungkin tulisan tersebut terjadi dengan sendirinya”, begitulah Allah, menurut Al-Ghazali. Ia tidak kita lihat melalui indera kita namun melalui karyanya kita dapat menyimpulkan keberadaan-Nya.
Demikian pula ketika Al-Ghazali menguraikan makna al-Awwal dan al-Akhir, beliau menuliskan bahwa pada dasarnya kedua sifat tersebut harus difahami dalam segi yang berbeda, dan mustahil terjadi kedua sifat tersebut pada segi yang sama : Allah adalah awal, Yang Pertama, dalam kaitannya dengan keberadaan-Nya terhadap alam semesta ini dan seluruh makhluk-Nya, dan Dia adalah al-Akhir, Yang Terakhir, dalam kaitannya dengan perjalanan waktu.
Mungkin sebuah “kebetulan”, bahwa ketika pada tahun 1905 Albert Einstein menguncang dunia ilmiah melalui Teori Relativitasnya, ia menjelaskan pengaruh dari teori tersebut pada tiga besaran fisika, yaitu pada : relativisme waktu, berkaitan dengan umur benda, relativisme massa, berkaitan dengan eksistensi benda, sebab sesuatu disebut ada jika ia memiliki massa aau memiliki energi. Kemudian relativisme jarak, berkaitan dengan visual atau penglihatan.
Inti dari relativitas khusus adalah bahwa boleh jadi dua orang (atau lebih) yang mengukur waktu (dalam arti umur), massa dan jarak sebuah benda yang sama akan mendapatkan hasil yang tampak amat berbeda satu sama lain. Hal tersebut bukan disebabkan oleh perbedaan jenis atau kemampuan presisi dan akurasi alat ukurnya, namun karena memang seperti itulah adanya, tampak berbeda, bergantung keadaan si pengukur.
Einstein kemudian menambahkan dalam postulatnya, bahwa tidak ada benda di alam semesta ini yang kelajuannya melebihi kelajuan cahaya 3 x 108 m/s, sebab jika ini terjadi, maka sebagai dampak dari rumusan relativitas-khususnya, benda tersebut akan : pertama, tidak memiliki dimensi waktu, sebab waktu tidak lagi memiliki definisi matematis atau tak-hingga, tidak memiliki awal dan tak memiliki akhir. Kedua, benda tersebut akan memiliki massa yang teramat besar, sehingga tak bisa diwakili oleh angka sebesar apapun. Dan ketiga, Benda tersebut tak akan terlihat, sebab besaran seperti panjang, luas dan volume bernilai 0. Hal ini berarti tidak semua yang tak terlihat itu tidak ada.
Sehingga, seandainya ada benda yang melebihi cahaya (kelajuannya), maka bisa kita katakan benda tersebut tak berawal dan tak berakhir, berwujud (eksis) namun tak terlihat.
Mari kita simak sebuah ayat al-Quran berikut :
“Allah cahaya langit dan bumi… Cahaya di atas cahaya , Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”. (an-Nuur 35)
Allah selalu mensifati kekuasaannya pada cahaya, bahkan cahaya di atas cahaya. Setelah sekian abad kemudian, kita baru menyadari bahwa jika sesuatu berada “di atas” cahaya, maka seperti inilah sifatnya : Maha Awwal, Maha Akhir, Maha Tampak dan Maha Tersembunyi. Maka Ia adalah Allah, sang cahaya di atas cahaya.
Imam Al-Ghazali memang benar bahwa Allah Maha Awal dalam satu segi dan Maha Akhir dalam segi lain, namun lebih tepat jika kita katakan Allah tak terbatas dimensi waktu, Ia tidak berawal dan tidak berakhir menurut definisi makhluknya.
Al-Ghazali juga benar bahwa Allah memiliki sifat tampak melalui penyimpulan akal dan hati, sedangakan Allah bersifat tak tampak melalui panca indera dan rasionalitas. Namun lebih dari itu, Allah memang “eksis”, bahkan Maha Eksis baik secara rasio maupun secara akal-budi, dan Ia pun tak-tampak, baik melalui pemikiran rasional maupun lewat penyimpulan akal-budi.

00.33


Metrotvnews.com, Jakarta: Musibah yang menimpa Ismiyati dalam tragedi kecelakaan pesawat Sukhoi SuperJet 100 menuai simpati. Kerabat dan teman-teman reporter Trans TV itu pun membagi-bagikan bingkisan makanan sekaligus mendoakan Ismiyati yang menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut.

Dua mobil disiapkan di Komplek Griya Serdang Indah, Serang, Banten, Senin (14/5). Mobil-mobil itu membawa ratusan bingkisan makanan yang akan dibagi-bagikan ke fakir miskin di sekitar Jalan Raya Cilegon. Bingkisan makanan itu pun dibawa ke puluhan anak yatim piatu di sebuah panti asuhan di Serang.

Better, teman Ismi, mengaku aksi itu sebagai bentuk prihatin atas musibah yang menimpa korban. Ia juga berharap orang-orang yang mereka temui bersedia mendoakan Ismi agar dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Bagi teman-temannya, Ismi dikenal sebagai sosok yang pandai bergaul dan tak sombong. Tak heran bila banyak temannya turut berduka atas musibah yang menimpa Ismi. Mereka pun tak keberatan menggelar aksi solidaritas untuk mendoakan Ismi.(Wibowo Sangkala/RRN)

00.29


Metrotvnews.com, Jakarta: DPR menyampaikan duka cita atas tragedi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 minggu lalu di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Paripurna DPR pembukaan masa persidangan IV 2011-2012 dimulai dengan mengheningkan cipta.

"Mengheningkan cipta dimulai," kata  Ketua DPR Marzuki Alie di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (14/5).

DPR mendoakan agar keluarga korban tabah menghadapi musibah ini. Tragedi yang menewaskan seluruh penumpang dan kru pesawat itu diharapkan bisa menjadi pembelajaran yang berharga bagi dunia penerbangan Indonesia.

"Kepada pemerintah dan seluruh perangkan tim evakuasi kami sampaikan penghargaan atas langkah-langkah cepat dan tepat yang dilakukan dalam evakuasi seluruh korban Sukhoi,"kata Marzuki.

Ia pun meminta agen penghubung pembelian pesawat SSJ 100 dapat membantu penyelesaian tragedi ini.(Andhini)

00.28
Metrotvnews.com, New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon mengaku sangat khawatir atas keputusan Israel melegalkan status tiga pos permukiman terluar di Tepi Barat. Ia menyebut itu sebagai tindakan ilegal yang melanggar hukum internasional.

Pernyataan itu dikeluarkan juru bicara Ban Ki-moon di Markas Besar PBB, New York, Selasa (24/4). Israel melalui kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan telah melegalkan status tiga pos permukiman terluar, yaitu Bruchin dan Rechelim di bagian utara Tepi Barat serta Sansana di bagian selatan.

Pada pertemuan sehari sebelumnya (Senin, 23/4), Komite Menteri Israel memutuskan melegalkan status tiga komunitas yang didirikan tahun 1990-an. Tiga pos terdepan, Bruchin, Rechelim dan Sansana, tidak memiliki status hukum Israel sejak permukiman itu dibangun.

Ban menekankan, semua kegiatan pembangunan permukiman oleh Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional. Itu bertentangan dengan kewajiban yang harus dijalankan Israel, seperti yang digariskan dalam Peta Jalan. "Juga bertentangan dengan seruan-seruan yang disuarakan oleh Kuartet kepada pihak-pihak (terkait) untuk tidak melakukan tindakan provokatif," kata Ban mengingatkan. (ant/DOR)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget