Latest Post

23.05
Bukan hanya pria yang suka penasaran terhadap wanita, kita juga kan?
KapanLagi.com - Untuk mengerti pikiran seorang pria, kita perlu tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam otak mereka. Tak hanya itu, kita juga harus mengakui bahwa hormon testosteron ternyata turut mempengaruhi perilaku mereka. Berikut ini kami bagikan 10 rahasia tentang apa yang ada dalam otak para makhluk berkumis ini.

1. Lebih emosional

Yang benar saja, masak pria lebih emosional daripada wanita? Yup, meskipun kaum kitalah yang biasanya dianggap lebih emosional, namun penelitian menunjukkan bahwa bayi laki-laki ternyata jauh lebih emosional dan ekspresif ketimbang bayi perempuan. Pria dewasa juga memiliki reaksi emosional yang kuat, namun hal ini baru nyata saat mereka sedang lengah terhadap apa yang mereka rasakan dan tak menjaga reaksi mereka, demikian ungkap sebuah studi yang dipublikasikan Scandinavian Journal of Psychology (2008).

2. Mudah merasa kesepian

"Kesepian memang bisa menyerang siapa saja, namun pria usia lanjut merupakan sasaran paling empuk," ujar Dr. Louann Brizendine, penulis THE MALE BRAIN. Ketika tua, pria biasanya tidak tetap bergaul sebanyak kaum wanita, sehingga mudah bagi mereka untuk merasa sendirian. Menikah dan hidup bersama istri bisa membantu, sebab hubungan stabil cenderung membuat pria lebih sehat, panjang umur, dan jarang stres.

3. Fokus pada solusi

Wanita jauh lebih berempati ketimbang pria? Hmm, tampaknya Dr. Brizendine tak sepenuhnya setuju dengan ide tersebut. Pasalnya, sistem empati dalam otak pria tidak memberi respon yang sama seperti halnya wanita. Para pria cenderung lebih senang dan fokus untuk menyelesaikan masalah daripada menunjukkan solidaritas perasaan.

4. Spontan terhadap wanita

Selain sering dikaitkan dengan sikap agresif dan suka berkelahi, testosteron juga mempengaruhi libido kaum berkumis ini. Pranjal Mehta selaku psikolog sosial di Columbia University (New York) beserta timnya menemukan bahwa hormon ini membuat pria spontan mengerling saat melihat wanita cantik, namun cepat pula lupa ketika mereka tak lagi melihat wanita tersebut.

5. Defensif

Dr. Brizendine mengatakan, bagian otak 'defensif' pria lebih besar daripada wanita. Oleh sebab itu, mereka akan mati-matian melakukan pembelaan ketika sesuatu mengancam kehidupan, hubungan, maupun teritori mereka.

6. Siapa bosnya?

"Hirarki yang kabur bisa membuat pria gelisah," ujar Dr. Brizendine. Namun tatanan kepemimpinan yang jelas seperti yang ada dalam militer atau perkantoran misalnya, bisa mengurangi level testosteron, dan demikian juga dengan sifat agresif mereka. Pria perlu tahu jelas 'posisinya'.

7. Beda muda, beda pula saat tua

"Ketika masih muda, pria biasanya suka bersaing demi mendapatkan status atau pasangan, namun ketika beranjak dewasa, mereka biasanya mampu bekerjasama satu sama lain," ujar Mehta. Perubahan ini tampaknya dipengaruhi lagi-lagi oleh kadar testosteron. Semakin tinggi level hormon tersebut, semakin tinggi pula keinginan seorang pria untuk bersaing, demikian pula sebaliknya. Hal ini berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Hormones and Behavior (2009).

8. Insting ayah

Otak pria memasuki masa terbaiknya (dalam hal kerja sama) dalam hitungan bulan menjelang kelahiran anaknya. Bayangan anak membuat ia bersiap diri menjadi seorang ayah, dan hal ini turut mempengaruhi hormon dalam tubuhnya, membuat prolaktin meningkat, dan testosteron turun. Demikian ungkap sebuah studi yang dirilis oleh Evolution and Human Behavior (2009).

9. Naluri bermain

Dan, setelah punya anak, seorang ayah juga memiliki naluri bermain yang berbeda dengan sang ibu. Permainan mereka biasanya lebih spontan, kasar, dan suka menggoda. Positifnya, hal ini membuat anak lebih siap untuk menghadapi kerasnya hidup. Studi lain mengungkapkan bahwa ayah yang aktif cenderung memiliki kadar testosteron lebih rendah. That's good!

10. Ingin menikah juga

Ketidak-setiaan merupakan salah satu sifat pria sebelum ia mencapai usia 30, ungkap sebuah studi yang dipublikasikan oleh Proceedings of the Royal Society (2007). Setelah itu, ia baru bisa fokus untuk menyediakan kebutuhan keluarganya.

Selain itu, sebuah studi tahun 2008 yang dimuat dalam Proceedings of the National Academy of Science menyebutkan bahwa akibat masalah genetik, beberapa pria mengalami kesulitan dengan yang namanya komitmen. Pria tanpa 'gen persetubuhan' (sekitar 60% dari populasi) cenderung memiliki keinginan untuk menikah. Siapa bilang bahwa hanya wanita saja yang menghauskan pernikahan? Pria juga tuh... (wo/meg)

sumber : http://www.lintasberita.com/go/1537325

23.01


Terimakasih Atas Kunjungan nya, Jangan lupa Like-nya :D dan Tanda +1 di bagian Atas ArtikelIni :) [Thank You, Have a Nice Time]
Dengan memasang emoticon di kotak komentar maka para komentator akan lebih mudah untuk mengekspresikan perasaannya. Selain itu, juga akan membuat blog kita lebih ekspresif bukan?

Nah untuk memasang emoticon dikotak komentar. Anda harus men-setting kotak komentar agar muncul dibawah postingan terlebih dahulu.Bagi anda yang kotak komentarnya berada pada halaman pop-up. Silahkan diatur dulu agar kotak komentarnya muncul di bawah postingan.

Adapun memasang Emoticon pada Komentar blog langkah2nya sbb:



         Log in
  1. Klik rancangan
  2. Edit HTML
  3. centang expan pada kotak kecil
  4. Cari kode </body>
  5. Lalu letakkan script dibawah ini diatas kode </body>
<script src='http://infonetmu.googlecode.com/files/smiley.js' type='text/javascript'/>

 6. Terus cari Code :
 <p class='comment-footer'>
<b:if cond='data:post.embedCommentForm'>
<b:include data='post' name='comment-form'/>
<b:else/>
<b:if cond='data:post.allowComments'>
<a expr:href='data:post.addCommentUrl' expr:onclick='data:post.addCommentOnclick'><data:postCommentMsg/></a> </b:if>
</b:if>
</p>
7. Kalau tidak sama, cari yang paling mendekati. Kemudian letakkan kode berikut ini dibawah <p class='comment-footer'>

<b><img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif'/>


:))
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/100.gif'/>
:)]
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/71.gif'/>
;))
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/5.gif'/>
;;)
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif'/>
:D
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/3.gif'/>
;)
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif'/>
:p
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/20.gif'/>
:((
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif'/>
:)
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/2.gif'/>
:(
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/8.gif'/>
:X
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/12.gif'/>
=((
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/13.gif'/>
:-o
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif'/>
:-/
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/11.gif'/>
:-*
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/22.gif'/>
:
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/35.gif'/>
8-}
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/102.gif'/>
~x(
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/104.gif'/>
:-t
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/66.gif'/>
b-(
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/62.gif'/>
:-L
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif'/>
x(
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif'/>
=))

</b>

  1. Klik Save Template.
  2. Selesai. Silahkan dites di kotak komentar anda.

16.27

Pada post kali ini saya akan menerbitkan post tentang "Cara memasang fitur Reply pada komentar blog". Mungkin tutorial ini sudah basi menurut sobat yang sudah tau. Memasang fitur reply pada komentar blog adalah salah satu alternatif agar pengunjung blog dapat membalas komentar seseorang. Cara memasangnya cukup mudah kok, ikuti langkah - langkah di bawah ini :
1. Login pada blog sobat
2. Template
3. Edit HTML lalu lanjutkan
4. Expand Template Widget
5. Cari kode yang mirip dengan kode
<a expr:href='data:blog.url + &quot;#&quot; + data:comment.anchorName' rel='nofollow' title='comment permalink'><data:comment.timestamp/></a></b:if>
              <b:include data='comment' name='commentDeleteIcon'/>
6. Copy kode di bawah ini tepat dibawah kode pada no 4 (berwarna merah)
<a expr:href='&quot;https://www.blogger.com/comment.g?blogID=Blog ID Sobat&amp;postID=&quot; + data:post.id + &quot;&amp;isPopup=true&amp;postBody=%40%3C%61%20%68%72%65%66%3D%22%23&quot; + data:comment.anchorName + &quot;%22%3E&quot; + data:comment.author + &quot;%3C%2F%61%3E#form&quot;' onclick='javascript:window.open(this.href, &quot;bloggerPopup&quot;, &quot;toolbar=0,location=0,statusbar=1,menubar=0,scrollbars=yes,width=450,height=450&quot;); return false;'>Balas Komentar</a>
7. Simpan template dan lihat hasilnya

Jika sobat ingin mengganti tulisan Balas Komentar dengan gambar, ganti tulisan tersebut dengan kode di bawah ini / bisa di ganti dengan kode gambar sobat sendiri.
 <img src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSEND35JeDw2wZIY-p8QsCxaDYJL4IejspRgM_Xb0hfrKhsQ4AebbwSCT892o6hG0yrvvdm2Hwcz8z8HlqdW5ZWiIaEmnf08p7-897FIQMnBV5FpxG88um-FCDnAkxUZpekZqOOTxDlQSW/'/>

<img src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7kPWLm_zqaZ7mqlHRsebVU1qn9H20w1scrXVMGkIDiUrLwAYQSDSM4NmfrWGYAkEsVSD0KvPJAlwrKYkKY4MWG_IUzLffyNm6zO3_EEHoft4KQY63fusD6ch_sPTuwRBxmpIvUCI0Iy9w/'/>

Demikian post yang saya update, mudah - mudahan post ini bermanfaat bagi kita semua, Amin. Selamat Mencoba!!!

15.46




Licik betul misi kristenisasi ini. Untuk memurtadkan umat Islam agar beralih menjadi Kristen, para penginjil memperalat popularitas Al-Qur'an surat Al-Fatihah sebagai alat tipu-daya.
Riady, seorang aktivis Kristen menulis hujatan terhadap Islam di forum dialog agama situs komunitas Malaysia. Dalam postingan berjudul “Islam Agama Bodoh - Kristen Agama Pintar,” ia menyelewengkan surat Al-Fatihah ayat 1 yang dikenal dan dihafal oleh semua umat Islam dengan ayat Basmalah.
Mulanya, dalam artikel tersebut Riady memuji ayat ini sebagai ayat yang indah karena menyebutkan Asmaul Husna, identitas asma Allah yang kedua dan ketiga, yaitu Ar-Rahman dan Ar-Rahim (Yang Maha Pemurah dan Penyayang). Ia juga mengakui keindahan ibadah umat Islam yang menyebut nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim minimal 34 kali sehari semalam dalam shalat wajib.
Sejurus kemudian, Riady menggugat ayat tersebut dengan mempersoalkan nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim yang dinisbatkan kepada Allah SWT.
Namun ada baiknya kita mempelajari dengan teliti, apakah Al-Quran sungguh menggambarkan Allah sebagai oknum yang “ar-Rahmani r-Rahim.” Menurutnya, Allah SWT tidak pantas menyandang nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim karena memiliki sifat kebencian terhadap orang-orang kafir (non Muslim). Riady menopang tuduhannya dengan firman Allah dalam Al-Qur'an yang menyebut orang kafir sebagai makhluk dan binatang yang paling buruk (Qs Al-Bayyinah 6, Al-Anfal 55, Al-Baqarah 65, Al-Ma’idah 60).
Riady lantas menuding surat Al-Fatihah kontradiktif dengan ayat-ayat tersebut dengan komentar negatif:
“Al-Qur’an menggambarkan non-Muslim sebagai: “makhluk yang paling buruk” (Qs 98:6) dan “Binatang yang paling buruk” (Qs 8:55).... Tentu setiap manusia adalah ciptaan Allah. Mungkinkah Allah yang Rahmani dan r-Rahim akan memberikan sebutan sedemikian jeleknya bagi ciptaan-Nya? Sungguhkah ucapan seperti ini menggambarkan Allah sebagai oknum Pemurah dan Penyayang?”
Dengan tuduhan ceroboh yang tidak masuk akal itu, nampaknya sentimen antiislam yang overdosis telah mematikan logika sehat para penginjil. Nalar rusaknya terlihat ketika Riady sakit hati dan terusik dengan ayat Allah yang menyebut orang kafir sebagai makhluk yang paling buruk.
Terjemah ayat Al-Qur'an yang digugat Riady adalah sebagai berikut:
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk” (Qs Al-Bayyinah 6-7).
“Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman” (Qs Al-Anfal 55).
Perhatikan, apa yang salah dengan ayat tersebut? Sama sekali tidak ada yang salah! Sangat tepat jika Allah SWT mengklasifikasikan orang beriman dengan orang kafir dengan perbedaan yang jelas dan tegas. Akal sehat manapun pasti setuju bila orang beriman disebut sebagai makhluk Allah yang paling baik, dan sebaliknya orang kafir yang tidak beriman disebut sebagai makhluk yang paling buruk.
Sangat wajar dan layak jika Allah mencintai orang beriman sebagai “sebaik-baik makhluk,” karena penuh dengan keterpujian iman dan akhlak, antara lain: sangat mencintai Allah dan Rasul-nya melebihi cinta kepada dunia dan seisinya  (Qs 9:24); tidak akan absen jihad di jalan Allah (9:44-45); selalu mentaati Allah dan Rasul-Nya (24:51); imannya murni tanpa keragu-raguan sedikitpun (49:15); taat kepada Allah rasul-Nya secara totalitas (4:59); bersikap lemah lembut terhadap sesama muslim dan tegas kepada kaum kafir (5:54), dan masih banyak lagi.
Dan wajar pula jika Allah membenci orang kafir sampai-sampai memberikan julukan “seburuk-buruk makhluk” kepada mereka. Karena orang kafir itu tidak percaya terhadap Allah (Qs 2:28); tidak taat kepada Allah dan para rasul-Nya (3:32); tidak mau menerima peringatan Allah dalam Kitab-kitab-Nya (2:6); tidak mau tunduk kepada perintah Allah (2:34); mengingkari Al-Qur’an (2:41, 2:91, 3;100, 7:51, 22:72); mengingkari nikmat Allah (2:152, 7:135, 14:7); mengingkari rahmat Allah (30:34,  30:45); mempertuhankan Nabi Isa AS (5:17); ucapan mulut tidak sama dengan suara hatinya (5:41); membuat tipu daya (3:54); dan lan-lain.
Jelaslah bahwa visi dan misi orang kafir bertolak belakang dengan kaum mukmin: “Orang beriman berjuang di jalan Allah, orang kafir berjuang di jalan thaghut (duniawi, selain dari Allah). Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut...” (Qs An-Nisa 76).
...Tuduhan penginjil bahwa Allah tidak pantas menyandang nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim karena membenci orang kafir juga salah besar...
Hanya manusia ateis atau orang yang logikanya korslet seperti penginjil Riady saja yang ingin agar orang kafir dan orang beriman sama-sama disebut sebagai makhluk Allah yang sama baiknya.
Tuduhan penginjil bahwa Allah tidak pantas menyandang nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim karena bertentangan dengan tindakan-Nya yang membenci orang kafir juga salah besar.
Penginjil ini beranggapan bahwa Allah hanya memiliki sifat Pengasih dan Penyayang, sehingga tindakan Allah yang dinilai keras dianggap menyalahi kedua sifat itu. Ini adalah anggapan jahiliyah. Karena selain Pengasih dan Penyayang, Allah juga memiliki banyak sifat lainnya, misalnya Maha Adil, Maha Kuasa, Maha Berkehendak, Maha Pengatur, dan sebagainya.
Semua sifat itu saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Jika sifat-sifat Allah itu dipisahkan secara parsial, maka akan melahirkan pemahaman yang batil seperti yang dialami oleh Riady itu.
Jadi, memahami sifat Allah itu harus komprehensif. Meskipun Allah Maha Pemurah dan Penyayang, namun tidak salah dan tidak kontradiktif jika Dia menciptakan neraka. Justru menciptakan neraka untuk mengazab orang kafir, para pendosa, manusia ingkar, dan misionaris penghina Islam, itu sesuai dengan sifat keadilan-Nya.
Seharusnya, para misionaris Kristen jangan alergi dengan istilah “kafir” terhadap orang yang tidak beriman. Faktanya, Alkitab (Bibel) sendiri memakai terminologi kafir untuk orang yang tidak beriman, misalnya tercantum dalam kitab Bilangan 23:9, Galatia 2:14, Matius 5:22. Istilah lain dalam Bibel yang merupakan sinonim kata “kafir” adalah orang tak beriman (Yunani = apistos, 1 Korintus 7:15), dan antikristus (1 Yohanes 2:22).
Dalam Kamus Alkitab, disebutkan bahwa makna kafir adalah orang yang tidak bertuhan. Bibel pun secara keras menyebut orang kafir dengan istilah “BODOH” dan “DEGIL” (1 Korintus 1:21, Efesus 4:18).
Jika mau konsekuen dengan pendapatnya, apakah Riady juga mengecam Tuhan kristiani tidak memiliki sifat kasih karena menghina makhluk ciptaan-Nya sebagai makhluk yang degil dan bodoh? bersambung [A. Ahmad Hizbullah MAG/suara-islam]

15.44

 



Setelah menghantam Al-Qur'an, Penginjil Riady melanjutkan trik kristenisasinya dengan menyanjung konsep Bibel. Menurutnya, sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim yang sebenarnya hanya dimiliki oleh Yesus Kristus. Demikian kutipannya:
“Isa Al-Masih menggambarkan Allah ar-Rahman r-Rahim. Dalam Injil Lukas 15, Isa Al-Masih menyebut orang yang tidak mengikuti petunjuk Allah sebagai ‘domba yang hilang,’ ‘dirham yang hilang,’ dan ‘anak yang hilang.’
Jelas sebutan-sebutan tersebut jauh lebih menghargai dan mencintai orang berdosa, dibanding sebutan yang diberikan Allah dalam Al-Quran. Hal ini membuktikan bahwa Isa Al-Masih bersifat ar-Rahmani r-Rahim. Isa Al-Masih menekankan bahwa Allah sangat mengasihi manusia, baik yang beriman maupun tidak.”
...Yesus dalam Bibel  menjuluki manusia dengan binatang najis,  misalnya: anjing dan ular beludak...
Tak perlu banyak bermain kata-kata, mari kita buktikan berdasarkan parameter Riady sendiri, apakah Yesus dalam Bibel itu seorang yang pengasih dan penyayang.
Perhatikan kutipan di atas, Riady sendiri mengakui bahwa Yesus menjuluki orang tak beriman sebagai binatang dengan istilah “domba yang hilang.” Secara tidak langsung, pernyataan ini membantah anggapan Riady sendiri, yang menyatakan Yesus sangat mengasihi orang kafir.
Soal bahasa, sangat tidak mengherankan bila Yesus dalam Bibel  menjuluki manusia dengan binatang najis. Dalam Injil Matius 15:24-26 Yesus menyebut orang non Israel sebagai “anjing.” Kepada para Ahli Taurat dan orang Farisi Yesus memberikan panggilan sarkasme “Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak!” (Matius 23:33, 12:34). Dalam kisah pembabtisan di sungai Yordan, Yohanes memanggil orang-orang Farisi dan Saduki yang minta dibabtis dengan julukan sarkasme “Hai kamu keturunan ular beludak!” (Matius 3:7, Lukas 3:7).
Apakah panggilan langsung kepada manusia dengan nama hewan domba, ular beludak dan bahkan anjing secara vulgar itu memenuhi standar ajaran kasih kristiani? Inikah ajaran kasih kristiani terhadap sesama? Ckckck...!! [A. Ahmad Hizbullah MAG/suara-islam]

15.36


JAKARTA (VoA-Islam) - Nongkrong di komunitas liberal ”Salihara” ibarat duduk di atas bara. Setiap kali menyimak obrolan anak-anak muda di komunitas itu, bisa membuat gendang telinga ini mendidih. Pembicaraan mereka adalah seputar penolakan terhadap syari’at, menggunjing gerakan Islam anti-liberal, hingga meledek penegak amar ma’ruf nahi mungkar. Hanya tawa dan olok-olok yang terdengar. Seperti itulah suasana di komunitas liberal yang pernah Voa-Islam telusuri.
Banyak agenda yang mereka gelar dalam setiap event. Seolah-olah tak ada ruang kosong dan waktu yang luang untuk tidak mengasongkan dagangan mereka: sekularisme, pluralisme, liberalisme, relativisme, multikulturalisme dan sebagainya. Berbagai kegiatan diskusi, seminar, bedah buku, pemutaran film, hingga pergelaran seni-budaya menjadi bagian dari aktivitas mereka.
Yang membuat anak-anak muda betah dengan komunitasnya adalah suasana tempat yang nyaman untuk nongkorong. Komunitas yang berlokasi di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan itu memiliki gedung yang dirancang dengan konstruksi bangunan yang unik, asri dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti toko buku, perpustakaan, cafe, ruang theater, ruang diskusi hingga hotspot.
Sambil ngopi atau ngeteh, anak-anak muda itu merasa at home, seperti di rumah sendiri. Mereka bisa mengisi waktunya dengan membaca, on line, atau sekadar ngobrol dengan teman-teman se-visi. Mereka seperti menemukan keluarga baru. Sangat disayangkan komunitas budaya ini dinodai oleh pemikiran sepilis yang sering diasongkan di tempat ini.
Sekelumit Komunitas Salihara
Dalam sebuah situsnya dipaparkan, Komunitas Salihara adalah sebuah kantong budaya yang berkiprah sejak 8 Agustus 2008, dan pusat kesenian multidisiplin swasta pertama di Indonesia.
 Berlokasi di atas sebidang tanah seluas sekitar 3.800 m2 di Jalan Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kompleks Komunitas Salihara terdiri atas tiga unit bangunan utama: Teater Salihara, Galeri Salihara, dan ruang perkantoran. Saat ini, Teater blackbox Salihara adalah satu-satunya yang ada di Indonesia. Pada saat ini kompleks Komunitas Salihara sedang diperluas dengan tambahan fasilitas untuk studio latihan, wisma seni dan amfiteater.
Komunitas Salihara dibentuk oleh sejumlah sastrawan, seniman, jurnalis, dan peminat seni. Sejak berdiri, Komunitas Salihara telah menampilkan berbagai macam acara seni dan pemikiran; sebagian datang dari mancanegara, dan berkelas dunia pula.
Pernah didapuk sebagai “The Best Art Space” (2010) oleh majalah Time Out Jakarta dan sebagai satu dari “10 Tempat Terunik di Jakarta” (2010) versi Metro TV, arsitektur Komunitas Salihara juga dinobatkan sebagai “Karya arsitektur yang menerapkan aspek ramah lingkungan” oleh Green Design Award 2009.
Saat ini Komunitas Salihara banyak dikunjungi oleh masyarakat yang ingin menikmati program-program kesenian dan pemikiran, klasik dan mutakhir, dan bermutu tinggi. Di samping itu, Komunitas Salihara menjadi tempat berkumpul bagi berbagai kelompok minat—misalnya sastrawan, pembuat film, koreografer, arsitek muda, peminat filsafat, penerjemah, pencinta buku, dan lain-lain. Komunitas Salihara dapat juga disebut pusat kebudayaan alternatif: ia tidak dimiliki oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, ataupun kedutaan asing.
Visi Komunitas Salihara adalah memelihara kebebasan berpikir dan berekspresi, menghormati perbedaan dan keragaman, serta menumbuhkan dan menyebarkan kekayaan artistik dan intelektual. Di Indonesia saat ini, yang sudah menjalankan demokrasi elektoral dalam dua dasawarsa terakhir, kebebasan berpikir dan berekspresi masih sering terancam dari atas (dari aparat Negara) maupun dari samping (dari sektor masyarakat sendiri, khususnya sejumlah kelompok yang mengatasnamakan agama dan suku).
Dalam pemrograman, Komunitas Salihara memprioritaskan kesenian-kesenian baru. Kebaruan ini adalah, bagi kami, bukan hanya menandakan masyarakat pendukung kesenian yang dinamis, tapi juga sikap kreatif terhadap berbagai warisan kesenian Indonesia dan dunia. Komunitas Salihara mengajak penonton untuk mendukung kebaruan ini. Namun diperlukan proses yang agak panjang untuk mencapai situasi ideal ini.
Komunitas Salihara masih menampilkan kesenian yang bersifat “biasa”, yang di anggap bisa menjadi jembatan bagi penonton umum untuk menuju kesenian baru. Diharapkan, pada tahun-tahun mendatang, Komunitas Salihara dapat mementaskan lebih banyak lagi kesenian baru dan memperluas lingkaran penonton yang berwawasan baru pula.
Dalam menjalankan program-programnya, Komunitas Salihara dibantu oleh berbagai lembaga, terutama lembaga-lembaga swasta maupun perorangan. Di samping itu Komunitas Salihara selalu berusaha bekerjasama dengan sejumlah lembaga asing—misalnya pusat-pusat kebudayaan asing yang ada di Jakarta—untuk mendatangkan sejumlah kelompok ke Indonesia.
Dari Utan Kayu ke Komunitas Salihara
Komunitas Salihara berdiri pada 2008, tetapi sejarahnya telah dimulai sejak 1994. Sekitar setahun setelah majalah Tempo diberedel pemerintah Orde Baru pada 1994, sebagian pengasuh majalah tersebut, bersama sejumlah wartawan, sastrawan, intelektual dan seniman mendirikan Komunitas Utan Kayu. Berbentuk sebuah kantong budaya di Jalan Utan Kayu 68H, Jakarta Timur, Komunitas Utan Kayu terdiri atas Institut Studi Arus Informasi (ISAI), Galeri Lontar, Teater Utan Kayu (TUK), Kantor Berita Radio 68H, dan Jaringan Islam Liberal.
Tiga di antaranya yang bergerak di lapangan kesenian—Galeri Lontar, Teater Utan Kayu, dan Jurnal Kebudayaan Kalam (jurnal ini terbit sejak awal 1994, dengan dukungan penuh majalah Tempo)—secara terus-menerus berupaya menumbuhkan dan menyebarkan kekayaan artistik dan intelektual, baik melalui pertunjukan kesenian, pameran seni rupa, ceramah dan diskusi tentang beragam topik, maupun lewat tulisan yang diterbitkan Kalam.
Galeri Lontar memamerkan karya para seniman dalam dan luar negeri berupa gambar, lukisan, karya grafis, foto, patung, atau instalasi—terutama berdasarkan kualitas dan semangat inovatifnya. Galeri ini telah memperkenalkan para seniman yang kini menempati posisi terdepan dalam khazanah seni rupa Indonesia.
Teater Utan Kayu secara berkala menyelenggarakan pementasan lakon, musik, tari, pemutaran film, serta ceramah dan diskusi tentang kebudayaan, seni, dan filsafat. Teater ini memberi ruang seluas-luasnya bagi seniman dari khazanah tradisi maupun seniman mutakhir yang ingin bereksperimen dan menawarkan kebaruan.
Komunitas Utan Kayu pun sudah biasa mengelola kegiatan berskala internasional, di antaranya Jakarta International Puppetry Festival (2006), Slingshort Film Festival (2006), dan International Literary Biennale yang berlangsung tiap dua tahun sejak 2001.
Setelah berusia sekitar satu dekade, sayap kesenian Komunitas Utan Kayu bertekad meneruskan dan mengembangkan apa yang telah dicapai. Demi menampung perluasan aktivitas itu, para pendiri dan pengelolanya lantas mengambil prakarsa membangun kompleks Komunitas Salihara.
Dari segi rancang bangun, kompleks Komunitas Salihara dapat dipandang sebagai sebuah percobaan arsitektur yang unik. Ia karya tiga arsitek dengan kecenderungan masing-masing—gedung teater dirancang oleh Adi Purnomo, gedung galeri oleh Marco Kusumawijaya, dan gedung perkantoran oleh Isandra Matin Ahmad. Ketiganya kemudian duduk bersama untuk memadukan rancangan ke dalam visi yang sama: membangun rumah baru bagi kesenian dan pemikiran yang ramah lingkungan dan hemat energi.
Berdiri sejak 2008, Komunitas Salihara tumbuh bersama khalayak yang makin cerdas, terbuka, dan demokratis. Para pengelolanya percaya bahwa kepiawaian di bidang seni adalah investasi yang tak ternilai bagi pertumbuhan masyarakat Indonesia sejak hari ini. Khalayak adalah bagian sangat penting dalam menyuburkan kepiawaian tersebut. Desastian

15.34

Kontroversi sosok Umar Shihab yang merupakan salah satu ketua MUI Pusat terkait pembelaannya terhadap ajaran sesat Syiah, menjadi bahan pertanyaan oleh salah seorang peserta Seminar Al-Quran di Masjid Al-Ikhlash Jati Padang, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Ahad kemarin (8/4).
"Bagaimana bisa sosok pembela Syiah bisa masuk dalam jajaran pengurus MUI Pusat," tanya seorang peserta seminar kepada ustadz Cholil Ridwan, Lc yang menjadi salah satu pembicara dalam acara seminar Al-Quran tersebut.
Ustadz Cholil Ridwan, yang juga merupakan salah satu ketua MUI Pusat, cukup kerepotan untuk menjelaskan bagaimana bisa Umar Shihab - yang sering membela Syiah dalam setiap pernyataannya dengan mengatakan Syiah sama dengan kaum Muslimin kebanyakan dan tidak sesat - bisa menjadi salah satu pengurus pusat MUI.
Diakui oleh Ustadz Cholil bahwa Umar Shihab memang sering secara terang-terangan membela Syiah di dalam forum-forum internal MUI. "Iya, beliau memang di internal MUI sendiri pun, jadi pembela Syiah jika ada anggota yang menyatakan bahwa Syiah itu sesat," kata Ustadz Cholil. "Saya sendiri sering berdebat dengan Umar Shihab terkait sesatnya Syiah, beliau (Umar Shihab) memang diamanahi sebagai ketua MUI urusan ukhuwah Islamiyah," tambahnya.
Menurut ustadz Cholil, Umar Shihab yang paling rajin kalau urusan berhubungan dengan kedubes Iran atau melakukan kunjungan ke Iran dengan mengajak anggota MUI lainnya. Hanya dia dan ustad Yunahar Ilyas yang tidak pernah mau diajak oleh Umar Shihab untuk melakukan kunjungan ke negeri Syiah Iran.
"Umar Shihab memang mengaku bukan Syiah, namun harus diingat bahwa Syiah ada ajaran taqiyyah. Saya tidak tahu, apakah Umar Shihab sengaja disusupkan Syiah ke dalam MUI atau beliau yang memang jadi alat oleh kalangan Syiah untuk membela ajaran sesat Syiah," tegas ustadz Cholil.
Sebelumnya pada akhir Maret lalu, Ustadz Farid Ahmad Okbah dalam pertemuan antara MIUMI dengan MUI, membongkar habis bukti-bukti kesesatan Syiah di tanah air. Ia menukil banyak sekali kitab asli Syiah baik yang diterbitkan di Iran maupun Indonesia yang penuh dengan caci maki pada sahabat nabi maupun fitnah terhadap istri nabi.
Di saat bersamaan hadir pula Umar Shihab, salah seorang ketua MUI yang memang terkenal pro terhadap Syiah. Umar Shihab pun begitu seksama mendengarkan paparan Ustadz Farid Okbah. Namun lama kelamaan Umar Shihab memilih keluar dari ruangan rapat ditengah para pengurus lainnya setia mendengarkan. Tadinya para wartawan menduga, Umar hanya keluar untuk kepentingan sementara, namun hingga usai pertemuan pada pukul 12.30, wajah Umar Shihab tidak kunjung muncul.
Tidak ada keterangan resmi mengapa Umar Shihab memilih meninggalkan ruangan. Para wartawan yang setia menunggunya pun tidak bisa mengkonfirmasi terkait hal ini.(fq)


15.32

Laporan menyatakan bahwa telah terjadi pertumbuhan akan pengaruh Syiah di Nigeria dan perluasan gerakan tersebut hingga ke titik di mana pengaruh mereka bisa digambarkan sebagai "negara dalam negara" yang menjadi ancaman nyata terhadap negara Nigeria sendiri.
Kota Kaduna, kubu gerakan Syiah utama Nigeria, dilaporkan Syiah telah memiliki surat kabar harian yang berkembang selama lebih dari dua dekade dan mengatakan akan segera menyiarkan informasi tentang mereka berbasis internet dan stasiun radio berbahasa Hausa serta memulai sebuah saluran TV baru.
Di Kaduna juga banyak beredar film-film dokumenter menyanjung para pemimpin agama Syiah yang diterjemahkan ke dalam bahasa Hausa lokal, dengan ratusan VCD, DVD dijual kepada penduduk setempat setiap bulannya.
Beberapa pihak khawatir bahwa gerakan ini dapat tumbuh tak terkendali oleh kekuatan-kekuatan yang berkuasa saat ini.
Pemimpinnya, Syaikh Ibrahim Zakzaky, menjadi pendukung Syiah sejak revolusi Syiah Iran di mulai tahun 1979 lalu. Meskipun ia menyangkal gerakannya mendapat dana apapun dari Iran, ia juga sangat keras mengumandangkan sikap anti-Amerika.
Syaikh Zakzaky sendiri adalah tahanan politik selama sembilan tahun selama tahun 1980 hingga 1990, dituduh oleh rezim militer melakukan pembangkangan sipil.
Para pendukungnya pernah terlibat dalam bentrokan kekerasan dengan negara selama beberapa dekade - 120 dari pengikutnya saat ini berada di dalam penjara - dan analis politik Muhammad Kabir Isa mengatakan mereka merupakan ancaman yang nyata bagi Nigeria.
Muhammad Kabir Isa, seorang peneliti senior di Ahmadu Bello University, menjelaskan gerakan Syiah Syaikh Zakzaky sebagai "negara dalam negara" di Nigeria sendiri.
Isa juga menuduh pendukung gerakan itu sekarang telah menjadi jauh lebih berpengaruh di tengah masyarakat.
"Saya tahu misalnya dia (Syaikh Zakzay) memastikan anggotanya direkrut menjadi tentara, anggotanya direkrut di kepolisian, ia memiliki orang yang bekerja untuknya di dalam pelayanan keamanan negara," tegasnya.(fq/imo)


15.30

Masalah Syiah sudah menjadi duri dalam daging di tubuh umat Islam. Syiah terus-menerus mengklaim mereka juga bagian dari komunitas kaum muslimin kebanyakan, namun di belakang mereka melakukan tikaman terhadap umat Islam itu sendiri.
"Syiah rafidhah itu mainnya halus namun sangat menusuk," ujar Dr. Daud Rasyid, MA, yang merupakan salah seorang pakar hadits, dalam pernyataan penegasannya kepada Eramuslim Ahad kemarin (8/4), setelah sebelumnya memaparkan hal tersebut dalam sebuah seminar Al-Quran di masjid Al-Ikhlash Jati Padang Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dalam paparannya di acara Seminar Al-Quran yang bertajuk, "Menyongsong Generasi Gemilang Bersama Cahaya Al-Quran", ustadz kelahiran Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara ini dengan runutnya menjelaskan kesesatan Syiah. Menurutnya Syiah sudah menjadi duri dalam daging di tubuh umat Islam, mereka dengan halus menyebarkan ajaran-ajaran sesatnya di kalangan Ahlus Sunnah dengan kedok persatuan dan sejenisnya.
Ustadz Daud, begitu kebanyakan orang memanggilnya, dalam seminar Ahad kemarin menceritakan juga tentang salah satu proyek Syiah di Indonesia yang memanfaatkan media radio untuk menyebarkan paham-paham sesat mereka namun dikemas dengan cara yang menarik sehingga banyak menipu kaum Muslimin.
Tanpa menyebut nama radio tersebut, ustadz Daud hanya menjelaskan bahwa radio itu terletak di wilayah Cibubur dan merupakan anti tesis dari radio dakwah yang berada tidak jauh dari Cibubur, tepatnya di Cileungsi. Dan pembina utama radio itu, menurut beliau sering melakukan "tasykik" atau membuar keragu-raguan di kalangan umat Islam, khususnya masalah hadits Bukhari-Muslim.
"Kalian semua tahulah apa nama radio itu dan siapa pembinanya, tidak perlu saya sebutkan di sini," ujar ustadz Daud kepada para peserta seminar Al-Quran yang jumlahnya hampir 2.000 an tersebut.
"Saya dalam sebuah perjalanan, hampir satu jam mendengar pembina radio ini menyebarkan tasykik kepada kaum muslimin, khususnya masalah hadits Bukhari-Muslim. Bagi umat Islam yang awam strategi pembina radio ini bisa mempengaruhi pemahamanan mereka terhadap hadits, namun orang yang memiliki pengetahuan tentang hadits tidak bisa tertipu dengan cara-cara tasykik seperti ini," tegas beliau.
Beliau juga menjelaskan untuk menutup-nutupi ke Syiah-an radio ini, pengelola radio memasang banyak ustadz-ustadz dari kalangan ahlus Sunnah untuk berbicara di sana, namun itu semua hanyalah kamuflase, menurut beliau, karena inti dari radio tersebut adalah pembinanya yang memang sering melakukan tasykik terhadap kaum muslimin dan sering mengelabui umat Islam dengan slogan persatuannya.
Dalam penjelasannya secara langsung kepada Eramuslim, ustadz Daud juga menyatakan bahwa nama beliau juga dicatut oleh radio tersebut, jadi seakan-akan beliau juga mendukung radio itu, bisa jadi dengan ustadz-ustadz yang lain yang juga mereka klaim sebagai pendukung radio mereka.(fq)

15.20
Abdur Rahim Green
Abdur Rahim Green seorang mualaf menjelaskan bagaimana hari-hari terakhir ayahnya di rumah sakit sebelum dia akhirnya meninggal dunia.
Green adalah mantan Direktur Barclays Bank di Kairo, dan putranya Abdur Rahim Green menemukan Islam lebih dari 20 tahun yang lalu, dan saat ini menjadi tokoh terkenal di kalangan sarjana Muslim dan pengkhotbah di Inggris.
Sebelumnya Abdur Rahim berpikir bahwa ayahnya tidak akan pernah menjadi muslim, namun kehendak Allah berkata lain, ayahnya Green akhirnya masuk Islam hanya sepuluh hari sebelum ia meninggal.
Mengutip sebuah hadits Nabi yang berbunyi: "Semoga wajahnya digosok dalam debu (semoga dia menjadi terhina) serta masuk neraka orang yang salah satu orangtuanya sudah mencapai usia tua namun dia tidak melayani mereka."
Abdul Rahim Green kemudian mengatakan "Itulah mengapa saya memutuskan untuk meluangkan waktu saya di sini dengan ibu saya setelah kematian ayah saya.
Kematian ayah saya adalah sesuatu yang membuat saya sangat bahagia, dan merupakan kisah luar biasa tentang bagaimana hanya sepuluh hari sebelum ia meninggal, ia diberkati untuk mengucapkan dua kalimat Syahadat.
Allah SWT hanya menyuruh kita untuk berdakwah dan kita tidak bisa mengubah siapa pun untuk berubah menjadi Islam kecuali dengan izin Allah. Tugas kita adalah untuk menyampaikan dakwah, untuk menjelaskan kepada orang dengan cara terbaik yang kita bisa, hidayah hanya ada di tangan Allah SWT.
Saya tidak pernah berpikir bahwa ayah saya mengucapkan kalimat Syahadah. Ayah saya adalah seorang ayah yang luar biasa, dia memiliki kepribadian yang luar biasa dan tidak ada yang bisa menggambarkan dia sebagai orang yang buruk.
Selama 23 tahun, sejak saya menjadi seorang Muslim, saya telah mengajak ayah saya untuk masuk Islam. Dan saya memutuskan untuk memberikan contoh terbaik saya yang mungkin bisa menggambarkan Islam sebenarnya, tentang bagaimana Islam memandang hidup, tentang bagaimana Islam mengajarkan saya untuk menghormati dia sebagai orangtua. Tapi saya berpikir bahwa ayah saya berpikiran sangat tertutup terhadap Islam, jadi saya tidak pernah berharap penuh bahwa ia akan menjadi seorang Muslim.
Ayah saya telah sakit selama beberapa tahun, dan ibu saya berpikir bahwa ia tidak akan sembuh dari sakitnya. Sebagaimana yang terjadi, beberapa minggu ketika saya kembali dari Inggris, saya tiba di rumah sakit dan langusng pergi menemui ayah saya. Saya menatapnya dan saya berpikir bahwa ia bisa mati malam ini. Jadi, saya berpikir, jika saya tidak mengatakan sesuatu tentang Islam, saya tidak akan memaafkan diri saya sendiri.
Saya tahu bahwa saya mencoba mengajaknya masuk Islam melalui banyak cara. Tapi saya berpikir bahwa saya harus membuat upaya terakhir.
Saya telah menghabiskan waktu yang lama memikirkan apa yang bisa saya katakan. Bagaimana saya bisa mengatakannya? Apa cara yang tepat untuk mendekatinya? Dia sudah sangat sakit, jadi saya tidak ingin membuat dia kesusahan, saya tidak ingin membuat dia menjadi lebih marah.
Sejujurnya saya takut bahwa ia mungkin mengatakan "Tidak," dan menolak ajakan saya. Dan saya bahkan khawatir bahwa jika ia memang mengatakan Syahadat namun tidak masuk ke dalam Islam, kemudian ia sembuh dan pulang ke rumah dan menjadi lebih arogan tentang Islam, hal itu lebih menakutkan saya.
Ini benar-benar hal yang sulit. Setiap mualaf yang memiliki orang tua yang belum muslim, mereka pasti mengalami dilema ini seperti yang saya alami. Namun jangan pernah meremehkan kekuatan dari doa, karena itu maka ketika saya bingung, saya meminta Allah untuk membantu saya menemukan sesuatu untuk dikatakan kepada ayah saya.
Saat ia berbaring di tempat tidur, saya berkata kepadanya: "Ayah! Saya punya sesuatu yang sangat penting untuk saya beritahukan kepada ayah, apakah ayah mau mendengarkannya? Ayah saya tidak bisa benar-benar berbicara dengan baik, jadi dia mengangguk. Lalu saya berkata: Saya punya sesuatu untuk dikatakan, jika saya tidak mengatakannya, saya akan menyesalinya.
Dan kemudian saya mengatakan kepadanya bahwa "di hari kiamat, seorang pria akan datang di depan Allah dengan banyak perbuatan dosa serta kemaksiatan, dan Allah akan berkata kepadanya, Anda memiliki sesuatu yang melampaui semua itu. " Dan orang itu akan berkata, "Apa itu Tuhanku?" Allah berfirman 'Sebuah pernyataan tertulis yang bisa Anda buat: Tidak ada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah Rasul-Nya."
Saya berkata, "Jadi ayah, ini adalah kunci surga, ini adalah kunci sukses dalam kehidupan yang akan datang, bagaimana menurut ayah?"
Dan ia menganggukkan kepalanya.
Saya berkata "Apakah itu berarti Anda ingin mengatakan kata-kata tersebut?"
Dan ayah saya berkata "Ya."
Dia menginkuti kata-kata yang saya ucapkan, "Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah Rasulullah."
Saya harus meninggalkan rumah sakit pada hari itu, karena rumah sakit memiliki beberapa aturan ketat. Saya mengunjunginya pada hari berikutnya, dan dia sudah tidak ingat apa-apa. Dia tidak mampu mengingat satu hal dari sehari ke hari yang lain, bahkan dari jam ke jam yang lain, tapi itu bukan akhir semua itu.
Tiga atau empat hari sebelum ia meninggal, ayah saya berkata: Tolong, tolong bantu saya.
Saya berkata, "Ayah apa yang kau ingin saya lakukan?"
Dia mengatakan "Saya tidak tahu!"
Lalu ia berkata, "Beri saya sesuatu yang mudah untuk dilakukan."
Saya teringat hadits Nabi: "Ada sesuatu yang ringan di lidah, namun berat di sisi timbangan" Jadi, saya berkata "Ayah jika saya adalah ayah, saya akan terus mengulangi kalimat syahadat berulang-ulang."
Dan dia berkata, "Ya, itulah yang ingin saya lakukan."
Dan kami menghabiskan setengah jam mengulang-ulang kalimat Syahadah itu.
Tidak beberapa lama kemudian, saya berangkat ke Inggris, dan di sana saya mendengar ayah saya telah meninggal dunia. Subhanallah.(fq/oi)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget