Nigeria, Mukminun.com – Ulama terkenal dari Nigeria pada Senin (14/5) bergumul di Mushin, Provinsi Lagos, barat daya Nigeria, untuk menyaksikan upacara penamaan seorang bayi.
Bayi tersebut bukan bayi biasanya sehingga harus masuk pemberitaan di media, namun bayi yang terlahir pada 7 Mei 2012 tersebut terlahir dengan membawa sebuah Quran kecil di tangannya dari rahim ibunya. Allahu akbar!
Setelah menyampaikan sebuah kultum, seorang ulama Nigeria, Ustadz Abdul Rahman Olanrewaju Ahmed, memberikan nama kepada bayi tersebut dengan nama Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo.
Dalam pemberian nama tersebut, Ustadz Abdul Rahman juga menasihati sang ibu dari jabang bayi tersebut bahwa bayinya bukanlah seorang nabi meskipun ia terlahir dari rahimnya sambil memegang Quran.
Beliau juga menambahkan bahwa hal tersebut merupakan kehendak Allah, untuk mengirim bayi tersebut ke dunia dengan cara yang menakjubkan, yakni terlahir dengan membawa Quran dari rahimnya.
Ulama lain yang ikut dalam acara tersebut antara lain Sheikh Abdulraman Sulaiman Adangba, Ketua dari Komunitas Nasrulifathi Ustadz Alhaji Abdullahi Akinbode, dan Dr Ramoni Tijani dari Komunitas Islam Alifathiquareeb.
Sebelumnya pada Ahad (13/5), ibu dari sang jabang bayi ini menyatakan diri memeluk Islam setelah melihat bayinya terlahir dengan membawa Quran dari rahimnya.
Kini, sang ibu 32 tahun yang dulu bernama Kikelomo Ilori ini kemudian berganti menjadi Sherifat.
Hal serupa juga dilakukan oleh nenek sang jabang bayi yang dulu memeluk agama Kristen sekarang menjadi seorang Muslim dan mengganti namanya dengan nama Islami.
Di luar rumah sang jabang bayi, bejibun pedangang tumpah ruah menjual berbagai suvenir tentang bayi tersebut, mulai dari kaos, tasbih, dan foto-foto sang jabang bayi yang terlahir membawa Quran tersebut.
Kelahiran sang jabang bayi tersebut hingga saat ini masih mengundang kontroversi, dimana para sekularis menganggap sesuatu yang mustahil bagi seorang bayi terlahir dengan memegang (membawa) Quran dari rahim sang ibu.
Namun di lain pihak, banyak yang berpendapat bahwa apa pun bisa terjadi jika Allah berkehendak. Wallahu’alam bish shawwab. (Pmnewsnigeria/Mukminun)
Apa itu gua Maria? Gua Maria atau goa Maria adalah tempat ziarah khas umat Katolik, biasanya bangunan utamanya dibentuk seperti gua tetapi ada juga yang berada pada gua alam asli. Disebut gua Maria karena ditempatkannya patung Bunda Maria ibunda Yesus pada gua tersebut. Tempat itu kemudian menjadi tempat ziarah umat Katolik.
Dalam tradisi agama Katolik keberadaan gua Maria punya sejarah panjang. Bunda Maria beberapa kali menampakan diri pada orang-orang tertentu. Salah satu penampakan yang paling terkenal adalah penampakan Bunda Maria kepada Bernadette Soubirous di sebuah gua yang ada di kota Lourdes Perancis pada tahun 1858. Tempat itu kemudian menjadi tempat ziarah gua Maria paling populer. Tempat ziarah ini pulalah yang kemudian menjadi inspirasi untuk membuat tempat ziarah serupa pada komunitas Katolik setempat. Dari situ muncullah tempat ziarah gua Maria dibanyak tempat didunia termasuk di Indonesia. Akan tetapi di Indonesia gua Maria bukan hanya terdapat patung Bunda Maria, juga biasanya sepanjang jalan menuju gua Maria terdapat perhentian-perhentian untuk prosesi jalan salib, serta di beberapa lokasi gua Maria juga ada gereja kecil.
Tapi tunggu.. APAKAH PRAKTEK TRADISI INI MERUPAKAN BENAR DALAM FIRMAN TUHAN?
TIDAK SAMA SEKALI.. Ini adalah sebuah penyembahan berhala. Imamat 26:1 Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN,
Sangat menjijikan jika Tuhan di sekutukan dengan patung. Dan Tuhan tidak membutuh kan Gua sebagai Bait-Nya.
Duta Besar Vatikan, Mgr. Leopeldo Girelli di dampingi dua misdinar memerciki air suci saat upacara pemberkatan gua Maria.
Gua maria seperti ini mirip mezbah-mezbah, tugu, bukit pengorbanan & Gua yang di gunakan bangsa Israel ketika jatuh dalam dosa penyembahan berhala & hal ini sangat konstan di larang dalam Firman Tuhan.
1 Raja Raja 14:23 Sebab merekapun juga mendirikan tempat-tempat pengorbanan dan tugu-tugu berhala-berhala di atas setiap bukit yang tinggi dan di bawah setiap pohon yang rimbun. dan tiang-tiang
mereka beribadah kepada berhala-berhala, walaupun TUHAN telah berfirman kepada mereka: "Janganlah kamu berbuat seperti itu!" 2 Raja Raja 17:12
INI ADALAH TUGU PATUNG BERHALA YANG DI BUAT OLEH KATHOLIK.
Lagipula dalam kepercayaan masyarakat luas Gua merupakan sarang iblis. Bahkan banyak masyarakat menggunakan gua untuk penyembahan berhala, memperoleh pesugihan & bahkan banyak berita melaporkan orang bertemu jin atau setan di dalam gua.
Perhatikan gambar di atas. INI MERUPAKAN GUA SUSUH ANGIN TEMPAT UNTUK PESUGIHAN PADA SETAN. BUKAN KAH INI TIDAK JAUH BEDA DENGAN GUA MARIA KATHOLIK?
Keluaran 34:13 Sebaliknya, mezbah-mezbah mereka haruslah kamu rubuhkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, dan tiang-tiang berhala mereka kamu tebang.
Kebanyakan blog menggunakan bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris dengan tujuan agar blognya dapat dimengerti oleh semua orang diseluruh dunia. Namun jangan khawatir apabila blog yang kita miliki berbahasa Indonesia, dengan menggunakan tambahan widget google translate maka blog kita yang berbahasa Indonesia akan dapat diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa yang digunakan di dunia, seperti bahasa Inggris, Perancis, Italia, Jerman, Brazilia, Portugal, Yunani, Jepang, Cina, Korea, maupun bahasa Arab.
Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial kepada teman-teman tentang cara memasang translate yang berupa gambar bendera. Tips ini baru saya dapatkan dari o-om. Baik, langsung saja pada langkah-langkahnya :
Pertama login ke blogger terlebih dahulu
Klik Tata Letak
Klik tab Elemen Halaman
KlikTambah Gadget
Pilih Tambah HTML/JavaScriptCopy pastekan code translate di bawah kedalam kolom yang tersedia.
The biggest known crocodile has been found—and the 27-foot-long (8.3-meter-long) predator likely swallowed early humans whole, a new study says.
Crocodylus thorbjarnarsoni lurked in deep lakes near present-day Lake Turkana in Kenya (map) between about two and four million years ago.
Fossils of the giant were unearthed in the Lake Turkana Basin in the 1960s and '70s and stored in the National Museums of Kenya in Nairobi. The study authors only recently identified the remains as belonging to a new species.
Sizes of the new croc, a Nile croc, an early human, and a modern human.
Illustration courtesy Christopher A. Brochu, University of Iowa
According to their research, the ancient animal would've resembled a heavyset Nile crocodile, some of which can reach up to 20 feet (6 meters) long.
Other species in the wider category of crocodyliforms—part of a group that includes modern-day alligators, caimans, and more—are bigger, such as the 40-foot-long (12-meter-long) SuperCroc.
But the newfound behemoth is the biggest known true crocodile, said study leader Christopher Brochu, a paleontologist at the University of Iowa.
The prehistoric reptile likely got so big from eating plentiful large prey—including our ancestors, who at the time stood about 4 feet (1.2 meters) tall as adults.
These early humans may have been ambushed by the giant crocs when they went to collect lake water, Brochu said.
"It put our ancestors in a bad situation—you die if you don't drink, you may die if you do," he said. "It's the roll of the dice."
For now, there's no direct evidence of these ancient encounters, such as bite marks on human remains, Brochu noted.
But that isn't too troubling, said Alex Hastings, a University of Florida graduate student in vertebrate paleontology who wasn't involved in the new study.
When C. thorbjarnarsoni gobbled an early human, "the whole thing [probably went] down the gullet, so nothing gets fossilized," said Hastings, who discovered a prehistoric crocodile species in 2011.
"Crocodiles have very powerful stomachs—they swallow rocks to help mash up [bones], and everything comes out the end in one homogeneous mess," he said. (See alligator and crocodile pictures.)
Hastings thinks the new study is "giving us a much clearer picture of the dangers and threats that early man was faced with."
For instance, "we often think of ourselves as apex predators and kings of our environment, but in many given situations, we are not the top of the food chain."
Crocs Not Living Fossils
The newfound crocodile also helps to "debunk this myth that crocodiles are living fossils," said study leader Brochu, whose paper was published May 3 in the Journal of Vertebrate Paleontology.
In recent years, Brochu and other scientists have found a wealth of extinct crocodiles and croc relatives of various shapes and sizes, suggesting that the group is much more diverse than thought.
(Keterangan tentang tokoh2 yang berkaitan akan dilengkapi sedikit demi sedikit) ------ Hati2 dengan ucapan, tulisan, dan pemikiran orang2 di bawah ini agar tidak tersesat dunia dan akhirat:
Daftar 50 TOKOH JIL INDONESIA
A. Para Pelopor 1. Abdul Mukti Ali 2. Abdurrahman Wahid 3. Ahmad Wahib 4. Djohan Effendi 5. Harun Nasution [1] 6. M. Dawam Raharjo [1] 7. Munawir Sjadzali 8. Nurcholish Madjid [1][2]
B. Para Senior 9. Abdul Munir Mulkhan [1] 10. Ahmad Syafi’i Ma’arif [1][2] 11. Alwi Abdurrahman Shihab 12. Azyumardi Azra [1] 13. Goenawan Mohammad 14. Jalaluddin Rahmat [1][2] 15. Kautsar Azhari Noer 16. Komaruddin Hidayat 17. M. Amin Abdullah 18. M. Syafi’i Anwar 19. Masdar F. Mas’udi [1] 20. Moeslim Abdurrahman 21. Nasaruddin Umar 22. Said Aqiel Siradj [1] 23. Zainun Kamal
C. Para Penerus “Perjuangan” 24. Abd A’la 25. Abdul Moqsith Ghazali [1] 26. Ahmad Fuad Fanani 27. Ahmad Gaus AF 28. Ahmad Sahal 29. Bahtiar Effendy 30. Budhy Munawar-Rahman 31. Denny JA [1] 32. Fathimah Usman 33. Hamid Basyaib 34. Husein Muhammad 35. Ihsan Ali Fauzi 36. M. Jadul Maula 37. M. Luthfie Assyaukanie [1] 38. Muhammad Ali 39. Mun’im A. Sirry 40. Nong Darol Mahmada 41. Rizal Malarangeng 42. Saiful Mujani 43. Siti Musdah Mulia [1][2] 44. Sukidi 45. Sumanto al-Qurthuby 46. Syamsu Rizal Panggabean 47. Taufik Adnan Amal 48. Ulil Abshar-Abdalla [1][2][3] 49. Zuhairi Misrawi 50. Zuly Qodir
Tambahan:
Judul Buku : 50 Tokoh Islam Liberal Indonesia : Pengusung Ide Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme
Penulis : Budi Handrianto Halaman : 295 + xxvi paperback (softcover) Cetakan 1 : Juni 2007 Penerbit : Hujjah Press (kelompok Penerbit Al Kautsar
1. Apa itu Islam liberal? Islam Liberal adalah suatu bentuk penafsiran tertentu atas Islam dengan landasan sebagai berikut: a. Membuka pintu ijtihad pada semua dimensi Islam. Islam Liberal percaya bahwa ijtihad atau penalaran rasional atas teks-teks keislaman adalah prinsip utama yang memungkinkan Islam terus bisa bertahan dalam segala cuaca. Penutupan pintu ijtihad, baik secara terbatas atau secara keseluruhan, adalah ancaman atas Islam itu sendiri, sebab dengan demikian Islam akan mengalami pembusukan. Islam Liberal percaya bahwa ijtihad bisa diselenggarakan dalam semua segi, baik segi muamalat (interaksi sosial), ubudiyyat (ritual), dan ilahiyyat (teologi). b. Mengutamakan semangat religio etik, bukan makna literal teks. Ijtihad yang dikembangkan oleh Islam Liberal adalah upaya menafsirkan Islam berdasarkan semangat religio-etik Qur’an dan Sunnah Nabi, bukan menafsirkan Islam semata-mata berdasarkan makna literal sebuah teks. Penafsiran yang literal hanya akan melumpuhkan Islam. Dengan penafsiran yang berdasarkan semangat religio-etik, Islam akan hidup dan berkembang secara kreatif menjadi bagian dari peradaban kemanusiaan universal. c. Mempercayai kebenaran yang relatif, terbuka dan plural. Islam Liberal mendasarkan diri pada gagasan tentang kebenaran (dalam penafsiran keagamaan) sebagai sesuatu yang relatif, sebab sebuah penafsiran adalah kegiatan manusiawi yang terkungkung oleh konteks tertentu; terbuka, sebab setiap bentuk penafsiran mengandung kemungkinan salah, selain kemungkinan benar; plural, sebab penafsiran keagamaan, dalam satu dan lain cara, adalah cerminan dari kebutuhan seorang penafsir di suatu masa dan ruang yang terus berubah-ubah. d. Memihak pada yang minoritas dan tertindas. Islam Liberal berpijak pada penafsiran Islam yang memihak kepada kaum minoritas yang tertindas dan dipinggirkan. Setiap struktur sosial-politik yang mengawetkan praktek ketidakadilan atas yang minoritas adalah berlawanan dengan semangat Islam. Minoritas di sini dipahami dalam maknanya yang luas, mencakup minoritas agama, etnik, ras, jender, budaya, politik, dan ekonomi. e. Meyakinikebebasan beragama. Islam Liberal meyakini bahwa urusan beragama dan tidak beragama adalah hak perorangan yang harus dihargai dan dilindungi. Islam Liberal tidak membenarkan penganiayaan (persekusi) atas dasar suatu pendapat atau kepercayaan. f. Memisahkan otoritas duniawi dan ukhrawi, otoritas keagamaan dan politik. Islam Liberal yakin bahwa kekuasaan keagamaan dan politik harus dipisahkan. Islam Liberal menentang negara agama (teokrasi). Islam Liberal yakin bahwa bentuk negara yang sehat bagi kehidupan agama dan politik adalah negara yang memisahkan kedua wewenang tersebut. Agama adalah sumber inspirasi yang dapat mempengaruhi kebijakan publik, tetapi agama tidak punya hak suci untuk menentukan segala bentuk kebijakan publik. Agama berada di ruang privat, dan urusan publik harus diselenggarakan melalui proses konsensus. 2. Mengapa disebut Islam Liberal? Nama “Islam liberal” menggambarkan prinsip-prinsip yang kami anut, yaitu Islam yang menekankan kebebasan pribadi dan pembebasan dari struktur sosial-politik yang menindas. “Liberal” di sini bermakna dua: kebebasan dan pembebasan. Kami percaya bahwa Islam selalu dilekati kata sifat, sebab pada kenyataannya Islam ditafsirkan secara berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan penafsirnya. Kami memilih satu jenis tafsir, dan dengan demikian satu kata sifat terhadap Islam, yaitu “liberal”. Untuk mewujudkan Islam Liberal, kami membentuk Jaringan Islam Liberal (JIL). 3. Mengapa Jaringan Islam Liberal? Tujuan utama kami adalah menyebarkan gagasan Islam Liberal seluas-luasnya kepada masyarakat. Untuk itu kami memilih bentuk jaringan, bukan organisasi kemasyarakatan, maupun partai politik. JIL adalah wadah yang longgar untuk siapapun yang memiliki aspirasi dan kepedulian terhadap gagasan Islam Liberal. 4. Apa misi JIL? Pertama, mengembangkan penafsiran Islam yang liberal sesuai dengan prinsip-prinsip yang kami anut, serta menyebarkannya kepada seluas mungkin khalayak. Kedua, mengusahakan terbukanya ruang dialog yang bebas dari tekanan konservatisme. Kami yakin, terbukanya ruang dialog akan memekarkan pemikiran dan gerakan Islam yang sehat. Ketiga, mengupayakan terciptanya struktur sosial dan politik yang adil dan manusiawi.
Laporan wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pewarta PSSI, sebuah organisasi wartawan peliput PSSI, menggelar pertandingan persahabatan sepak bola dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PSSI ke-82. Pertandingan tersebut akan digelar hari ini, Selasa (15/5/2012) di Lapangan C, Senayan, Jakarta. Ketua Pelaksana kegiatan ini, Antonius Bramanto mengatakan pertandingan persahabatan penggalangan dana ini, juga diikuti beberapa mantan pemain timnas Indonesia seperti Yohanes Auri, Alex Saununu, Oyong Lisa, Sarman Panggabean, Roni Paslah, Robby Binur, Noah Meriam dan Mustafa Umarella. "Kami akan melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban materi yang dialami keluarga (alm) Abdul Kadir. Tak hanya itu, kami juga mengirimkan doa untuk para korban dari musibah jatuhnya pesawat Sukhoi," katanya kepada wartawan di kantor PSSI, Senin (14/5/2012) malam. Dalam pertandingan ini, empat tim yang terdiri dari PSSI Plus (pengurus dan mantan pemain tim nasional), Pewarta PSSI, Maluku Utara Selection, Gunawan Djawa (mantan-mantan pemain sepak bola) sudah disiapkan. "Kegitan ini juga ditujukan untuk mempererat silaturahim antar media serta para pelaku yang terlibat aktif di pentas sepak bola nasional. Sistem pertandingan dipilih dengan menggunakan sistem gugur dalam durasi 2x25 menit," imbuhnya. Namun demikian, pihaknya tetap akan memberikan penghargaan kepada tim yang berhasil menjuarai pertandingan persahabatan ini berupa piagam, baju serta bola kaki. "Kami ingin menjadikan kegiatan ini bermutu dan enak disaksikan. Apalagi, mantan pemain yang pernah berjaya dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional akan turut serta. Kegiatan ini dipastikan berlangsung semarak," tuturnya seraya mengatakan kegiatan ini juga dimeriahkan dengan hadirnya bintang tamu diantaranya Andre Hehanusa, Group Gamalama dan Yopie Latul.
Penulis: Iwan Taunuzi | Editor: Gusti Sawabi
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Laporan Wartawan Tribun Medan, Mauliana Noor TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Menggunakan kostum merah putih dan berlaga membela Indonesia dalam laga internasional menjadi satu kebanggaan para pemain sepak bola. Tak terkecuali bagi penjaga gawang muda Pro Duta FC, Yudha Hananta usai namanya disebut-sebut bakal dilirik timnas U-22 yang memusatkan latihan di Yogyakarta Jawa Tengah. Yudha sendiri saat dihubungi Tribun Medan mengaku senang dengan kabar tersebut, namun ia belum mengetahui pasti dirinya dikabarkan akan memperkuat timnas. "Kalau memang direkrut timnas amin aja lah, aku aja malah belum tahu," ujarnya yang memulai debut sebagai penjaga gawang ketika masuk Liga Danone 2005. Menurut Yudha yang pernah menikmati menjadi pemain dan bertugas di posisi bek sayap bahkan striker ini, mendapat panggilan dari timnas menjadi salah satu keinginan para pemain. Apalagi tidak semua pemain dari puluhan klub di Indonesia mendapatkan kesempatan ini. "Ya siapa sih yang nggak pengen dipanggil timnas," ujar pria kelahiran 3 November 1991 ini.
Laporan Wartawan Tribun Medan, Mauliana Noor TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Usai tiga pemain Pro Duta FC yaitu Ghozali M Siregar, Rahmad Hidayat dan Safrial Al Irfandi masuk dalam seleksi timnas U-22 di Yogyakarta, kini giliran penjaga gawang Yudha Hananta yang mulai 'digoda' masuk memperkuat timnas. Kepastian akan direkrutnya Yudha--sapaan akrab Yudha Hananta--kuat berhembus kala Pelatih Kiper Pro Duta FC M Halim sempat dihubungi pelatih kiper timnas yang memang mencari sosok penjaga gawang untuk memperkuat tim merah putih. "Waktu itu dihubungi sebelum kita tanding menghadapi Semen Padang, pelatih kiper timnas meminta saya untuk mengirimkan biodata Yudha," ujar Halim saat dihubungi Tribun Medan, Senin (14/5/2012). Halim menerangkan, usai mengirimkan biodata Yudha hingga kini memang belum ada kabar lagi. Menurut Halim jika Yudha berhasil memperkuat timnas secara pribadi itu merupakan langkah sebuah karier di dunia sepak bola. "Kalau secara pribadi aku senang dan bangga anggotaku masuk ke timnas, artinya aku berhasil mendidik dan melatih mereka sehingga makin berprestasi, tapi kalau berhubungan dengan tim aku kembalikan ke head coach," imbuh pria berkumis ini. Halim mengakui, Yudha sendiri memang tidak memiliki postur tubuh ideal bagi penjaga gawang, namun kepiawaian Yudha untuk mengusai bola sudah dibuktikan di lapangan hijau. Apalagi, perubahan pria kelahiran 1991 ini sudah banyak terjadi dibandingkan sebelum dan persiapan bergulirnya kompetisi. "Latihan yang diberikan sebenarnya sudah diberikan lebih awal kompetisi, ada beberapa program yang diberikan, kalau sekarang biasanya penjagaan bola melihat situasi pertandingan. Materinya dari kaki ke kaki, reaksi penjaga gawang dan yang terpenting adalah mental pemain itu sendiri, biasanya persiapannya sebelum pertandingan seminggu dua hari jelang pertandingan tinggal sentuhan akhir saja," terang dia.
Pemain Timnas U 23 melakukan persiapan sebelum memasuki babak knock out cabang olah raga sepak bola SEA Games, di Lapangan C Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (16/11/2011). Indonesia memimpin Grup A dalam babak penyisihan, setelah meraih poin sempurna dari tiga pertandingannya.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 15 pemain timnas U-23 telah disiapkan untuk berlaga menghadapi klub elite asal Italia, Inter Milan. Hal itu diungkapkan sang pelatih, Aji Santoso saat dihubungi wartawan. Pelatih yang juga ditunjuk mengarsiteki timnas U-22 diajang kualifikasi Piala Asia U-22 tersebut mengatakan, pihaknya akan mengkombinasikan timnas U-23 dengan para pemain asing yang berlaga di kompetisi Indonesia. "Itu nanti masuk ke Indonesia Selection. Ada gabungan bersama pemain asing sekitar lima pemain. Sisanya 15 pemain timnas U-23," bebernya, Rabu (16/5/2012). Nama-nama beken seperti Andik Vermansyah, Diego Michiels pun dipastikan akan tampil membela tim Indonesia Selection untuk melawan Javier Zanetti dan kawan-kawan. Timnas U-23 meupakan proyeksi jangka panjang PSSI. Tim ini nantinya akan mewakili Indonesia diajang SEA Games 2013 yang diselenggarakan di Myanmar. Berkaca pada prestasi SEA Games 2011, Indonesia mampu meraih runner up. Oleh karena PSSI sendiri telah menargetkan emas diajang paling bergengsi di Asia Tenggara yang digelar dua tahun sekali ini.