Latest Post

12.38
Sebuah buku cerita yang ditujukan untuk bacaan anak Sekolah Dasar (SD) menggegerkan warga Solo, Jawa Tengah. Pasalnya, buku berjudul 'Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi' itu memuat ilustrasi gambar visualisasi Nabi Muhammad SAW.

Buku cerita bergambar itu ditemukan saat salah satu siswa SD di Solo meminjam buku tersebut di perpustakaan sekolah.
Diketahui, buku itu juga merupakan bantuan dari Kementerian Agama karena di dalamnya terdapat stempel yang bertuliskan bantuan dari Kemenag.

"Anak saya kemudian cerita kalau dia pinjam buku di perpustakaan, tetapi ada gambarnya Nabi (Muhammad SAW). Setelah saya cek, ternyata memang ada gambar ilustrasi Nabi Muhammad," kata salah satu wali murid, Budi Rahayu, di Solo, Selasa (22/05) seperti dikutip dari Republika.

Budi Rahayu menjelaskan, isi dari buku tersebut sebenarnya tidak ada masalah dan bagus, karena menceritakan masa kecil para Nabi. Tetapi pada bagian yang menceritakan kisah Nabi Muhammad, terdapat gambar ilustrasi meskipun tidak ditampilkan secara utuh.
Dalam buku setebal 52 halaman tersebut dikisahkan kehidupan masa kecil 11 nabi, dan di bagian akhir yaitu halaman 43 hingga 48 mengisahkan kehidupan masa kecil Nabi Muhammad SAW. Pada bagian ini terdapat lima ilustrasi gambar yang menggambarkan kehidupan masa kecil hingga masa remaja Nabi Muhammad.

Gambar di halaman 43 terdapat gambar bayi sedang digendong seorang perempuan, yang mengilustrasikan masa bayi Nabi Muhammad di gendongan Ibundanya. Di depan gambar bayi diberi tulisan 'Muhammad' dalam huruf Arab.
Di halaman 44 nampak gambar anak lelaki kecil menggembala kambing, yang menunjukkan masa kecil Nabi Muhammad ketika dalam asuhan Halimah Assa'diyah. Gambar utuh itu lalu ditimpa tulisan 'Muhammad' dalam huruf Arab, namun masih kelihatan jelas bagian dari seluruh rambut, jidat, mata, hingga bagian hidung. Sedangkan di bagian bawah terlihat jelas jubahnya.

Gambar halaman 46, menunjukkan seorang lelaki kecil diantara dua lelaki dewasa yang merupakan ilustrasi peristiwa pembedahan dada Nabi Muhammad oleh dua malaikat di perkampungan Bani Sa'd. Dalam gambar itu gambar lelaki kecil ditimpa tulisan 'Muhammad' dalam huruf Arab ukuran besar di bagian atas namun masih terlihat jelas bagian kedua kakinya.

Gambar yang terdapat di halaman 48 adalah ilustrasi ketika Nabi Muhammad bertemu Buhairah, seorang pendeta ahli kitab yang sedang membuktikan tanda-tanda kenabian dalam diri Nabi Muhammad. Pada gambar itu di bagian kepala ditimpa tulisan 'Muhammad' dalam huruf Arab, sedangkan di bagian badan tetap terlihat utuh.
Buku itu disusun N. Khasanah RA dan diterbitkan Nobel Edumedia yang beralamat di Jalan Rawagelam III kawasan industri Pulogadung, Jakarta. [muslimdaily]

12.26

BEKASI (voa-islam.com) – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mendesak aparat kepolisian agar menangkap pelaku ‘baptis’ massal berkedok Mobil Pintar. Polisi harus bisa menangkap misionaris itu, karena nomor polisi tiga Mobil Pintar itu tercatat oleh pihak sekolah.

Pernyataan itu ditegaskan Dr  Sukarmawan MPd, Kepala Dinas Pendidikan Bidang PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Kabupaten Bekasi.
Maraknya aksi kristenisasi di lingkungan sekolah dasar Bekasi yang dilakukan oleh oknum misionaris yang mengaku dari program Mobil Pintar, sangat disayangkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Terlebih, pihak sekolah sama sekali tidak mengetahui asal-usul dan identitas para misionaris itu. Seharusnya, pihak sekolah berhati-hati menerima pihak luar yang menawarkan kerjasama. Kerjasama dengan pihak luar tanpa ada surat-surat, rekomendasi maupun dokumen resmi, jelas kecerobohan kepala sekolah.
 
Masa iya pihak sekolah sama sekali tidak tahu mereka siapa dan dari mana? Waktu mereka datang kan mestinya ada pertanyaan-pertanyaan, ini program dari mana, kantornya di mana, basecampnya di mana? Kalau tidak tahu kan kecolongan namanya?” jelas Sukarmawan kepada voa-islam.com, Senin (17/10/2011). “Kita penasaran, siapa orang-orang yang mengatasnamakan program Mobil Pintar Bu Ani Yudhoyono. Kita harus minta pertanggungjawaban kepada lembaga itu karena sudah melakukan pelanggaran,” imbuhnya.
Ketiadaan surat-surat dan identitas lembaga dan oknum itu, jelas melahirkan jalan buntu bagi pengusutan kasus bernuansa SARA tersebut. Namun, menurut Sukarmawan, masih ada titik terang untuk mengungkap siapa pelaku dan dalang di balik aksi tak terpuji di dunia pendidikan itu, karena pihak sekolah sempat mencatat nomor polisi dari tiga Mobil Pintar itu.
Berdasarkan laporan wartawan voa-islam.com, Bu Rahma, guru kelas 3 SD Negeri Mangunjaya 05, sempat mencatat nomor polisi tiga Mobil Pintar yang dipakai para misionaris ketika melakukan aksinya. Tiga mobil itu antara lain: minibus B 7004 KJA, mobil Elf B 7001 KDA dan sedan B 2947 VP.
Karenanya, Dinas Pendidikan mendesak aparat kepolisian untuk mengusut pelaku insiden bernuansa SARA di berbagai SD Negeri dan SD Islam Bekasi. Pengusutan itu, jelas Sukarmawan, bisa dimulai dari nomor polisi yang tertera di plat mobil tersebut. “Kalau sudah tercatat nomor plat mobilnya, kan polisi bisa melacaknya. Seharusnya mudah bagi polisi untuk melacaknya,” ujarnya.
Selanjutnya, dengan menangkap pelakunya, polisi harus mengungkap institusi di balik misi yang meresahkan tersebut. “Dengan data nomor mobil itu, polisi harus mengungkap siapa oknum pelaku Mobil Pintar itu. Polisi harus mengungkap, mobil itu mobil pribadi atau mobil lembaga. Jika lembaga, harus diungkap lembaga apa itu?” desak Sukarmawan.
Bila kasus ini tidak diusut tuntas, Dinas Pendidikan khawatir insiden serupa menular ke berbagai daerah dengan modus yang lebih licin. “Jangan-jangan sudah masuk ke wilayah-wilayah lain,” tegasnya.
Sebagai langkah preventif, sambil menunggu kerja kepolisian, Dinas Pendidikan Bidang PNFI akan berkoordinasi dengan Pendidikan Dasar agar mewaspadai program Mobil Pintar ilegal yang meresahkan tersebut. “Kami akan koordinasi ke Dikdas supaya membuat imbauan agar mewaspadai Mobil Pintar ilegal ini,” janji Sukarmawan. “Saya sangat prihatin dan terpukul. Ini adalah insiden dan kecolongan. Saya tidak tinggal diam,” tutupnya.
Seperti diberitakan voa-islam.com sebelumnya, insiden bernuansa SARA dilakukan sekelompok misionaris di beberapa SD Negeri dan SD Islam di Kabupaten Bekasi, hari kamis (6/10/2011), antara lain: SDN Mangunjaya 01, SDN Mangunjaya 05, SDN Mekarsari 03, SDN Mekarsari 06, SDN Mekarsari 07, SDN Mekarsari 08, SD Islam Al-Hikmah, dan masih banyak lagi. Modusnya, belasan misionaris ini masuk ke sekolah-sekolah menawarkan program edukasi dan motivasi yang mendompleng nama program Mobil Pintar yang digagas Ibu Negara Ani Yudhoyono.
 
Tas Kristen bertuliskan ayat-ayat Bibel ini dibagikan kepada siswa-siswi Muslim.
Dalam aksinya, belasan misionaris ini menyebarkan kekristenan melalui cerita-cerita, renungan dan lagu-lagu Kristen. Yang membuat resah pihak sekolah, para misionaris ini membagi-bagikan tas dan alat tulis bercorak Kristen yang memuat ayat-ayat Bibel. Prosesi puncaknya, para misionaris itu melakukan doa pemberkatan dan menciprati siswa-siswi SD dengan air yang mereka yakini sebagai air suci. Pihak guru dan beberapa pakar kristologi, menyebut prosesi itu sebagai pembaptisan.
Menurut Bernard Abdul Jabbar, mantan misionaris yang sekarang hijrah menjadi Muslim taat, di beberapa denominasi gereja terdapat prosesi baptis dengan pencipratan air. “Di Kristen ada berbagai prosesi baptis, di antaranya baptis selam dan baptis percik,” jelas Bernard yang juga Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bekasi itu. [taz]

12.24




BEKASI (voa-islam.com) – Gerakan kristenisasi yang dilakukan secara massif oleh para misionaris radikal dengan mendompleng program Mobil Pintar di SD Negeri dan SD Islam Bekasi adalah bukti bahwa Bekasi adalah mercusuar Kristenisasi di Indonesia. Umat Islam harus meningkatkan kewaspadaan dan memerangi segala bentuk gerakan pemurtadan akidah.
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya, KH Murhali Barda kembali mengingatkan umat agar mewaspadai gerakan pemurtadan di Bekasi Raya yang semakin berbahaya dan ugal-ugalan. “Pembaptisan massal terhadap siswa-siswi di delapan SD Negeri dan SD Islam di Tambun Bekasi ini adalah tantangan dakwah. Ini adalah bukti konkret yang tak terbantahkan bahwa Kuffar Salibis menargetkan Bekasi, baik Kota atau Kabupaten sebagai salah satu Mercusuar Kristenisasi di Indonesia,” jelasnya di kantor voa-islam.com, usai menggelar acara Silaturahmi Keluarga Besar FPI Bekasi Raya, malam Ahad (15/10/2011).
Murhali prihatin dengan kondisi umat yang tidak fokus membentengi akidah dan melawan gerakan pemurtadan. Salah satu penyebabnya adalah gerakan deradikalisasi dan isu teroris. Menurutnya, dua isu ini telah memandulkan perjuangan dan dakwah umat Islam.
“Sayangnya, umat Islam disibukkan bahkan dibuat mandul dengan isu teroris dan gerakan deradikalisasi,” jelas Murhali yang belum lama keluar dari rumah tahanan karena berjuang membentengi akidah umat dari arogansi HKBP itu.
Berkaca dari insiden Ciketing yang justru dimanfaatkan pihak lain, Murhali mengimbau para aktivis Muslim agar perjuangan melawan pemurtadan dilakukan dalam shaff yang rapat, lurus dan dalam koridor hukum yang benar. “Maka bangkitlah kalian wahai singa-singa Islam! Perkokoh barisan sebagaimana tentara-tentara yang siap berperang! Perangilah gerakan salibis kuffar dan jangan gentar! Allahu ma'akum. Allahu akbar..!!” tutup alumnus Pesantren Modern Gontor itu.
Sebelumnya diberitakan voa-islam.com, insiden bernuansa SARA dilakukan sekelompok misionaris di beberapa SD Negeri dan SD Islam di Kabupaten Bekasi, hari kamis (6/10/2011), antara lain: SDN Mangunjaya 01, SDN Mangunjaya 05, SDN Mekarsari 03, SDN Mekarsari 06, SDN Mekarsari 07, SDN Mekarsari 08, SD Islam Al-Hikmah, dan masih banyak lagi. Modusnya, belasan misionaris ini masuk ke sekolah-sekolah menawarkan program edukasi dan motivasi yang mendompleng nama program Mobil Pintar yang digagas Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Dalam aksinya, belasan misionaris ini menyebarkan kekristenan melalui cerita-cerita, renungan dan lagu-lagu Kristen. Yang membuat resah pihak sekolah, para misionaris ini membagi-bagikan tas dan alat tulis bercorak Kristen yang memuat ayat-ayat Bibel. Prosesi puncaknya, para misionaris itu melakukan doa pemberkatan dan menciprati siswa-siswi SD dengan air yang mereka yakini sebagai air suci. Pihak guru dan beberapa pakar kristologi, menyebut prosesi itu sebagai pembaptisan.
Menurut Bernard Abdul Jabbar, mantan misionaris yang sekarang hijrah menjadi Muslim taat, di beberapa denominasi gereja terdapat prosesi baptis dengan pencipratan air. “Di Kristen ada berbagai prosesi baptis, di antaranya baptis selam dan baptis percik,” jelas Bernard yang juga Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bekasi itu. [taz]

12.17











BEKASI (voa-islam.com) – Para misionaris Kristen semakin berani, nekad dan terang-terangan dalam upaya memurtadkan umat Islam. Ribuan siswa dasar di dua SD Negeri Bekasi jadi praktik kristenisasi selama empat jam pada saat jam pelajaran di kelas.
Insiden bernuansa SARA yang mengotori dunia pendidikan ini terjadi pada Kamis, (6/10/2011) di SD Negeri Mangunjaya 01 dan SD Negeri Mangunjaya 05 Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Padahal siswa-siswi SD Negeri favorit ini notabene mayoritas Muslim.
Insiden pemurtadan ini berlangsung dari jam 8 pagi hingga jam 12 siang. Pagi itu datang tiga buah mobil, yaitu Mobil Pintar minibus B 7004 KJA, mobil Elf B 7001 KDA dan sedan B 2947 VP. Minibus itu bertuliskan “Mobil Pintar” dengan aneka hiasan gambar anak-anak. Sebagai mobil perpustakaan keliling, seharusnya Mobil Pintar ini membawa banyak buku. Tapi anehnya, pagi itu dalam mobil banyak terdapat roti dan susu. “Mobil pintar itu ada gambar kayak anak-anak, isinya roti banyak banget,” ujar Menurut Anita, nama disamarkan, siswi kelas 6, kepada voa-islam.com, Rabu (12/10/2011).
Para petugas Mobil Pintar itu, jelas Anita, terdiri dari banyak orang, laki-laki dan perempuan yang mengaku sudah keliling ke seluruh Indonesia. Mereka meminta pihak sekolah untuk mengumpulkan anak-anak di aula secara bergiliran dalam beberapa gelombang. Karena aula tidak muat, maka sebagian yang lain dikumpulkan di ruang perpustakaan, dan sebagian lainnya dikumpulkan di kelas.
“Waktu itu mereka minta ke guru aku enam meja kelas dan disuruh nyediain terpal. Setelah itu guru aku nyediain, lalu mereka minta anak-anak kelas satu dikumpulkan di aula sekolah,” papar Anita.
Setelah berkumpul, mula-mula para petugas Mobil Pintar itu menggelar acara tanya jawab semacam cerdas cermat. Mereka memberikan beberapa pertanyaan seputar wawasan nasional. Uniknya, mereka memberikan hadiah alat tulis bergambar salib, gereja dan Yesus.
“Saya dan teman-teman disuruh ngumpul di perpustakaan. Di situ anak-anak dua kelas dikumpulkan lalu dikasih pertanyaan. Terus siapa yang bisa menjawab dikasih hadiah sikat gigi, pulpen, dan tas. Pulpen dan tasnya ada gambar salib, burung dan gereja, ada juga yang gambar Yesus. Tapi sebagian teman aku marah, pulpen itu langsung diinjak dirusakin,” tuturnya. “Teman aku Fitri dapat tas yang ada gambar Yesus dan salib,” tambahnya.
Prosesi selanjutnya, para petugas Mobil Pintar itu mengajarkan lagu-lagu rohani kristiani, sambil melakukan gerakan tertentu dengan memegang kepala dan dada membentuk formasi tertentu.
“Anak-anak diajarin nyanyi-nyanyian rohani. Saya lupa lagunya, pokoknya nyebut Tuhan memberkati gitu. Lalu anak-anak disuruh maju, disuruh niruin gerakan pegang kepala dan dada, lalu disuruh ngapalin lagu. Yang hafal dikasih tas,” paparnya.
Tas Kristen bertuliskan ayat-ayat Bibel ini dibagikan kepada siswa-siswi Muslim.
Barang bukti sebuah tas yang diamankan voa-islam.com, berwarna orange bertuliskan ayat Alkitab (Bibel): “Tuhanlah yang memberikan Hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Hikmat dan pengertian ada padaku” (Amsal 2:6)
Meski anak-anak tahu bahwa istilah dan lagu-lagu itu bukan ajaran Islam seperti yang diajarkan guru agama Islam di sekolah, tapi mereka menuruti saja apa kata petugas Mobil Pintar itu. “Anak-anak kayak dihipnotis,” ujar Anita yang juga santri sebuah Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di kampungnya.
Anita tak habis pikir, dalam acara tersebut ada juga guru SDN yang mengikuti prosesi yang diajarkan petugas Mobil Pintar. “Mereka terus nyanyi-nyanyi dan nari-nari, padahal di situ ada ibu guru SD. Malah guru aku ikut-ikutan nari dan dapat tas juga. Kayak dihipnotis gitu,” tuturnya.
Sejurus kemudian, lanjut Anita, para misionaris berbaju petugas Mobil Pintar itu menyuruh anak-anak memejamkan mata sambil merenungkan ceramah dan lagu-lagu rohani yang dinyanyikannya. Beberapa siswi yang terlihat mengangis dalam perenungan itu, dipeluk para misionaris sembari membisikkan doa dan motivasi ketuhanan Yesus. “Sudah gitu anak-anak disuruh merem sambil merenung sementara mereka nyanyi-nyanyi pake gitar. Temen aku yang namanya Anisa nangis, lalu dia dipeluk sama mereka sambil membisikkan kata-kata Yesus kayak gitu. Mereka bilang, ‘Tenang aja Tuhan Yesus ada di sekeliling kamu. Tuhan menjamah kamu. Ingat ya, ada Tuhan Yesus,’” kenang Anita kepada voa-islam.com usai mengaji di TPQ.
....Kayaknya mereka ngincar yang pake kerudung. Siapa yang pake kerudung dia peluk sambil dibisikkan kata-kata bahasa Kristen...
Ironinya, para misionaris itu terang-terangan menargetkan siswi berjilbab untuk indoktrinasi. “Saya kesel, padahal Anisa itu pake kerudung. Kayaknya mereka ngincar yang pake kerudung. Siapa yang pake kerudung dia peluk sambil dibisikkan kata-kata bahasa Kristen,” kesalnya.
Keterangan Anita ini diaminkan oleh Nirmala, bukan nama sebenarnya, siswi kelas 6. “Anak-anak disuruh merem, terus ibu-ibu itu nyanyi nyebut Bapa Bapa gitu. Terus temen aku nangis, lalu dipeluk oleh ibu-ibu itu sambil dibisikin ‘Tuhan Yesus bersamamu’ gitu,” ujarnya.
Setelah berlalu sekitar 30 menit, usailah acara di aula pagi itu. Anak-anak disuruh bubar, diganti dengan giliran beberapa kelas lainnya. Sebelum bubar, anak-anak dipaksa minum susu yang membuat sebagian siswa bereaksi muntah-muntah dan pusing-pusing.
“Setelah itu anak-anak disuruh bubar, sebelum bubar dikasih roti sama susu. Susunya rasanya gak enak, gak seperti susu, tidak ada mereknya, cuma ada gambar sapi. Mereka bilang, ayo cepetan diminum, jangan nunggu lama. Karena beberapa siswa yang minum itu ada yang muntah ada yang pusing. Maka yang lain banyak yang nggak mau,” paparnya.
...Beberapa siswa diperciki air yang sudah didoakan dalam nama Yesus...
Tak hanya itu, ternyata prosesi di ruang kelas jauh lebih rawan. Beberapa siswa diperciki air yang sudah didoakan dalam nama Yesus. “Airnya didoain lalu diciprat-cipratin ke muka,” ujar Vikko, siswa kelas 2, yang diaminkan teman sekelasnya, Zainuddin.
“Pertama ada mobil gede, kata guru aku mobil perpustakaan. Tapi di bus itu gak ada bukunya. Terus masuk ke kelas aku, namanya Kak Berta. Terus belajar mengenal gizi, anak-anak dikasih sikat gigi. Terus disuruh berbaris dan diciprat-cipratin air. Saya juga dicipratin sampai rambut saya basah. Terus disuruh nyanyi, yang bisa nyanyi dikasih hadiah kotak pensil. Dikasih susu rasanya basi,” jelasnya.
Esok harinya, Jum’at (7/10/2011), lanjut Anita, guru agama Islam menginterogasi anak-anak. Ia bertanya kepada anak-anak, roti dan susu kemarin dimakan apa tidak? Anak-anak menjawab, sebagian dimakan dan sebagian belum. “Terus guru aku bilang, ‘Aduh jangan dong, itu sudah dibaptis. Kalau belum diminum buang aja susunya. Buang juga rotinya. Lebih baik mati kelaparan daripada masuk Kristen,’” tiru Anita.
Adanya upaya kristenisasi berkedok Mobil Pintar di SDN favorit itu diakui oleh Dodi, satpam SDN Mangunjaya 01 dan 05. Insiden di luar dugaan itu dilakukan oleh 15 orang dalam tim Mobil Pintar itu. Menurutnya, pihak SDN kecolongan karena apa yang dilakukan mereka berbeda dengan proposal yang diajukan ke sekolah. “Waktu mereka datang itu ngomongnya baik, kayak perpustakaan yang punya SBY itu. Ternyata gak ada bukunya, hanya pakai gitar dan bagi-bagi susu dan roti. Makanya saya bingung. Pas kita tahu ya kita stop sebelum acara selesai,” jelasnya kepada voa-islam.com, Kamis (13/10/2011). “Kita semua menyesalkan dengan peristiwa yang orang bilang kristenisasi ini.”
Senada itu, Heri, guru Pembina Pramuka SDN Mangunjawa 01 juga merasa terkecoh oleh misionaris yang mengatasnamakan Mobil Pintar itu. “Sebelumnya kami mengira Mobil Pintar itu seperti perpustakaan nasional. Kami tidak tahu kalau ada misi penyebaran agama lain. Yang pasti ini kecolongan,” tuturnya kepada voa-islam.com, Kamis (13/10/2011).
Beberapa kejanggalan itu, lanjut Heri, di antaranya nyanyi-nyanyian yang dirubah syairnya. Kebanyakan lagu-lagunya itu yang biasa dinyanyikan di gereja tapi dirubah syairnya.
Heri merunut kronologis, bahwa awalnya mereka bertamu melalui tata usaha, lalu menghadap kepala sekolah. Mereka menjelaskan bahwa tujuan mereka adalah memberikan motivasi, ilmu pengetahuan, game education, pemutaran film dan pembagian snack gratis. Mereka mengaku semua fasilitas ini gratis karena didanai oleh pengusaha nasional yang peduli dengan dunia pendidikan.
Dengan wacana seperti itu saya tertarik, karena bagus. Saya berharap mereka bisa memberikan motivasi sesuai janjinya pada saat menghadap kepala sekolah, agar membuat anak lebih gemar belajar dan inovatif. Makanya kami tidak menyangka kalau akhirnya terjadi hal seperti itu. Ada laporan langsung dari SDN Mangunjaya 05 agar acara dicut karena menyangkut misioner keagamaan lain. Mereka bilang pembaptisan.
Rencananya, acara dua sesi pagi dan siang disudahi satu sesi hingga jam 11.30. Acara siang hari dibatalkan karena adanya desakan dari para saksi guru. “Setelah saya investigasi langsung ke siswa dan guru yang menyaksikan langsung, semua menyatakan seperti itu. Maka pimpinan Mobil Pintar ini saya panggil, berdasarkan saksi-saksi dan fakta-fakta di lapangan, maka saya tanya kenapa acaranya menyimpang dari rencana awal. Mereka pun minta maaf, mengaku salah dana akan mengevaluasi kegiatan berikutnya di tempat lain. Sesi kedua kami cut agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih jauh,” jelasnya.
Heri berharap agar kasus bernuansa SARA di dunia pendidikan ini tidak terjadi lagi. Cara-cara itu jelas licik dan tidak terpuji. [taz]

12.14



BEKASI (voa-islam.com) – Setelah mengelabui pihak sekolah dengan kedok edukasi Mobil Pintar, para misionaris berusaha memasukkan doktrin Kristen kepada siswa-siswi SD Negeri 05 Mangunjaya Tambun, Bekasi. Beruntung, kesigapan guru SD menyelamatkan akidah siswa dari misi kristenisasi.
Mulanya, Jum’at (30/9/2011), Lina, aktivis Kristen yang mengaku dari Mobil Pintar mendatangi kepala sekolah SDN Mangunjaya 05, menawarkan program edukasi dan movitasi cuma-cuma kepada siswa. Lina menjamin bahwa tak ada misi agama apapun dalam program tersebut.
“Mereka datang ke sini menawarkan program edukasi. Pihak sekolah bertanya, ‘Ini ada misi tidak?’ Mereka menegaskan bahwa tidak ada misi apapun. 'Kami tidak membawa misi apapun. Kami adalah Mobil Pintar yang jelas-jelas mencerdaskan generasi Indonesia untuk berpikir kritis dan melakukan perubahan di Indonesia,'” papar Rahma, guru kelas 3 kepada voa-islam.com, Kamis (13/10/2011).
Setelah disepakati, maka pada hari Kamis, (6/10/2011) lima belas orang Tim Mobil Pintar menggelar acara edukasi di SDN Mangunjaya 05. Rombongan ini datang dalam tiga mobil, antara lain: Mobil Pintar minibus B 7004 KJA, mobil Elf B 7001 KDA dan sedan B 2947 VP.
Uniknya, jelas Rahma, Tim Mobil Pintar itu minta guru-guru SD keluar ruangan, lalu menutup pintu. Mereka tidak mau ada guru yang mendampingi siswa-siswi di kelas.
Tepat jam 11.00, giliran ke kelas 3 yang akan dimasuki Tim Mobil Pintar. Sebagai guru kelas, Rahma menanyakan detil acara yang akan dilangsungkan. Berta, seorang petugas dari Mobil Pintar menjawab bahwa acaranya hanya sekedar motivasi. Rahma pun minta agar dirinya mendampingi murid-muridnya dalam acara tersebut, tapi Berta ngotot tidak mau didampingi guru SD.
Tak kalah keras, Rahma bersikukuh harus mendampingi murid-muridnya. “Sebagai guru saya harus mendampingi murid-murid saya. Pokoknya saya harus tahu, saya harus di ruangan,” tegasnya.
Karena dalam pemaparannya Berta mengarahkan ke doktrin Kristen, maka dengan tegas Rahma minta agar acara dihentikan. “Konsep agama dia beda dengan ajaran Islam tentang taubat, istigfar dan amal shalih,” jelas Rahma.
Berta terus saja menjelaskan bahwa setiap orang punya dosa dan tidak bisa membersihkan diri dari dosa kecuali dengan air kehidupan. “Diri kalian akan berubah menjadi sesuatu yang baru apabila di dalam darah kalian mengalir air kehidupan,” ujar Rahma menirukan.
Sejurus kemudian Berta minta anak-anak angkat tangan ke depan dan menuntut untuk berbaiat, “Saya berjanji untuk berubah dengan air kehidupan.”
Rahma pun hilang kesabaran, spontan berteriak, “Ini pembaptisan!”
Ia bereaksi keras menolak. Maka seluruh acara distop. Berta dan teman-temannya marah dan protes. “Ibu, kami akui kami semuanya Kristen, tapi acara ini sama sekali tidak ke arah itu. Ibu menuduh kami!”
Rahma balik membentak, “Tapi arah ke situ kami sudah tahu. Kalian bisa membodohi dan membohongi murid-murid kami, tapi kami tidak. Kami dari pihak sekolah memutuskan stop acara ini!” ketusnya.
Tak surut akal, para misionaris dari Mobil Pintar itu mengambil tas milik siswa, ditukar dengan tas bercorak Kristen. “Tas anak-anak diambil, diganti dengan tas label-label Kristen yang di dalamnya ada salib,” ujar Rahma.
Tas yang dibagikan kepada siswa-siswi itu bertuliskan ayat Alkitab (Bibel): “Tuhanlah yang memberikan Hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Hikmat dan pengertian ada padaku” (Amsal 2:6).
Dari insiden tersebut, Rahma berharap agar pemerintah mengusut dan menindak tegas oknum misionaris yang memperalat Mobil Pintar sebagai alat pemurtadan.
“Anggota DPRD komisi D dan Ketua Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi sudah berjanji akan melakukan investigasi langsung ke sini, tapi sampai sekarang sudah sepekan, belum ada kabar lagi,” pungkasnya. [taz]

12.11





BEKASI (voa-islam.com) – Tak hanya siswa SD Negeri Bekasi yang jadi target pemurtadan. Misionaris berkedok juga bidik siswa SD Islam Bekasi.
Setelah gagal memperdaya ribuan siswa-siswi SD Negeri Mangunjaya Tambun Bekasi, misionaris berkedok Mobil Pintar mengalihkan bidikannya ke sekolah Islam. Jurusnya pun sama, mengelabui pihak sekolah dengan tipuan edukasi.
Beruntung, kewaspadaan sekolah Islam yang ekstra ketat tak dapat ditembus. Para misionaris tak bisa berbuat banyak dalam aksinya di SD Islam Al-Hikmah Bekasi, Kamis (13/10/2011).
Mulanya, Lina dari Mobil Pintar mendatangi Kepala Sekolah Dasar Islam Al-Hikmah Mangunjaya, menawarkan program edukasi dan motivasi belajar siswa. Karena menarik dan murni edukasi, maka pihak sekolah mempersilakan Tim Mobil Pintar menggelar acara edukasi dan motivasi.
“Akhir September ada dua orang dari Mobil Pintar milik Bu Ani Yudhoyono. Mereka menyatakan ingin memberikan motivasi belajar kepada siswa, bahwa belajar itu tidak harus di kelas, tapi bisa juga di tempat terbuka,” jelas Maya Chairatika, kepala sekolah SD Islam Al-Hikmah kepada voa-islam.com, Kamis Siang (13/10/2011).
Sesuai kesepakatan, maka digelarlah acara edukasi Kamis kemarin (13/10/2011) dari jam 8.15 sampai 9.30. Karena melibatkan banyak orang maka pihak sekolah memilih masjid Al-Hikmah dan satu ruangan kelas sebagai tempat edukasi.
Tim Mobil Pintar memutar film pendek tentang motivasi anak. “Anehnya, film barat itu bercerita tentang tentara Amerika, bahwa tentara Amerika tidak ada yang kulit hitam. Dalam motivasi dan yel-yel yang diajarkan pun gak ada bahasa Islamnya,” ujar Maya.
Di SD Islam ini, para misionaris Mobil Pintar itu tak bisa berbuat bebas seperti di SD Negeri Manjunjaya 01 & 05. Sebelum acara dimulai, pihak sekolah Al-Hikmah mengancam agar tidak ada misi kristenisasi.
Ketika acara berlangsung, seluruh guru dan kepala sekolah pun mendampingi murid-murid dan mengawasi gerak-gerik Tim Mobil Pintar.
Di hadapan pengawasan kepala sekolah dan dewan guru, para misionaris itu tak bisa menciprati air kepada siswa, dan tak bisa melantunkan puji-pujian kristiani dalam nama Yesus seperti yang dilakukan di SD Negeri.
Namun acara jadi agak heboh dan ribut ketika di akhir acara mereka membagikan tas bercorak Kristen yang memuat ayat Bibel Kitab Amsal 2:6) “Tuhanlah yang memberikan Hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Hikmat dan pengertian ada padaku.”
Tak ambil pusing, tas beraneka warna itu digunting dan dibakar. Dengan insiden ini, Maya berjanji akan menginformasikan misi Mobil Pintar kepada sekolah-sekolah Islam lainnya.
“Kita ambil hikmahnya saja. Nanti insya Allah saya informasikan kepada sekolah-sekolah Islam lainnya agar mewaspadai misi Mobil Pintar yang disalahgunakan untuk misi. Waspadai dan jangan kecolongan,” pungkasnya. [taz]

12.09

BEKASI (voa-islam.com) – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi mengecam keras upaya kristenisasi yang dilakukan kelompok misionaris radikal dengan modus baptis massal di beberapa sekolah dasar di Kabupaten Bekasi. Warga persyarikatan Muhammadiyah siap kerahkan massa bila kasus bernuansa SARA yang mengancam akidah umat ini tidak diusut tuntas oleh aparat pemerintah dan kepolisian.
Pernyataan itu disampaikan Drs Sudarno Sumodimejo, Wakil Ketua PDM Kabupaten Bekasi, menanggapi maraknya kristenisasi di beberapa sekolah dasar Kabupaten Bekasi belakangan ini. Ia sangat menyesalkan penyebaran agama lain kepada umat Islam, apalagi itu dilakukan dengan cara-cara yang licik dengan mendompleng institusi Mobil Pintar yang digagas Ibu Negara Ani Yudhoyono.
“Jika misionaris menggunakan institusi, maka kita protes keras kepada institusi itu. Bila perlu kita somasi mereka dan kita adukan ke Polres Bekasi untuk menindaklanjuti insiden tersebut,” ujarnya  kepada voa-islam.com, Ahad (16/10/2011).
Supaya insiden bernuansa SARA di lingkungan sekolah dasar Bekasi ini tidak meresahkan umat, Muhammadiyah mendesak kepada aparat kepolisian dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi untuk mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya. “Usut tuntas kejadian tersebut, termasuk aktor intelektual yang  terlibat. Bila perlu bekerjasama dengan kelompok elemen masyarakat, LSM, ormas Islam dan MUI,” tandasnya.
...Pengerahan masa merupakan langkah terakhir jika dinas pendidikan dan kepolisian tidak merespon positif protes atas kejadian tersebut...
Namun jika aparat pemerintah dan kepolisian tidak tanggap terhadap kasus yang menzalimi akidah umat, Muhammadiyah Bekasi mengancam akan mengerahkan masa. “Pengerahan masa merupakan langkah terakhir jika semua pihak baik dinas pendidikan maupun kepolisian tidak merespon positif protes atas kejadian tersebut,” ancam Sudarno yang juga pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi itu.
Supaya tidak memperkeruh suasana, Muhammadiyah mengingatkan agar umat Islam waspada dan tidak mudah ditunggangi oleh penumpang gelap di balik insiden bernuansa SARA tersebut. Menurutnya, momentum ini mudah dimanfaatkan orang tak bertanggungjawab demi kepentingan pribadi dan golongan.
Membela agama dari gerakan pemurtadan, lanjut Darno, adalah kewajiban semua umat Islam. Tapi pembelaan itu harus jauh dari tindakan anarkisme yang  justru merusak citra umat Islam. “Jika para misionaris itu melecehkan agama Islam, maka wajib hukumnya kita umat Islam membela sampai detik darah penghabisan,” pungkasnya.
Seperti diberitakan voa-islam.com sebelumnya, insiden bernuansa SARA dilakukan sekelompok misionaris di beberapa SD Negeri dan SD Islam di Kabupaten Bekasi, hari kamis (6/10/2011), antara lain: SDN Mangunjaya 01, SDN Mangunjaya 05, SDN Mekarsari 03, SDN Mekarsari 06, SDN Mekarsari 07, SDN Mekarsari 08, SD Islam Al-Hikmah, dan masih banyak lagi. Modusnya, belasan misionaris ini masuk ke sekolah-sekolah menawarkan program edukasi dan motivasi yang mendompleng nama besar program Mobil Pintar yang digagas Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Dalam aksinya, belasan misionaris ini menyebarkan kekristenan melalui cerita-cerita, renungan dan lagu-lagu Kristen. Yang membuat resah pihak sekolah, para misionaris ini membagi-bagikan tas dan alat tulis bercorak Kristen yang memuat ayat-ayat Bibel. Prosesi puncaknya, para misionaris itu melakukan doa pemberkatan dan menciprati siswa-siswi SD dengan air yang mereka yakini sebagai air suci. Pihak guru dan beberapa pakar kristologi, menyebut prosesi itu sebagai pembaptisan.
Menurut Bernard Abdul Jabbar, mantan misionaris yang sekarang hijrah menjadi Muslim taat, di beberapa denominasi gereja terdapat prosesi baptis dengan pencipratan air. “Di Kristen ada berbagai prosesi baptis, di antaranya baptis selam dan baptis percik,” jelas Bernard yang juga Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bekasi itu. [taz]

12.00



BEKASI (voa-islam.com) – Pasca insiden misi kristenisasi berkedok edukasi Mobil Pintar di beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Dasar Islam (SDI) di kawasan Tambun Kabupaten Bekasi, polisi sudah melakukan investigasi ke berbagai tempat. Saat ini polisi sudah mengantongi nama-nama pelaku, namun belum punya kesimpulan karena masih dalam tahap penyelidikan.
“Ini semua masih dalam tahap penyelidikan. Kami sedang meneliti gejala-gejala apa yang sedang terjadi di sana,” ujar Kapolres Bekasi Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat kepada voa-islam.com, usai menghadiri acara Silarurrahim Keluarga Besar FPI Bekasi Raya, Sabtu malam (15/10/2011).
Meski belum menemukan indikasi pelakunya dari kelompok Kristen mana, namun polisi sudah mengantongi nama-nama pelakunya. “Kita sudah wawancara dan investigasi ke sekolah-sekolah itu, kita sudah mengumpulkan keterangan dari beberapa tempat. Kita masih belum bisa menyimpulkan, tapi nama-nama pelakunya sudah terdeteksi. Insya Allah masih kita dalami,” tutupnya.
Seperti diberitakan voa-islam.com sebelumnya, insiden bernuansa SARA dilakukan sekelompok misionaris di beberapa SD Negeri dan SD Islam di Kabupaten Bekasi, hari kamis (6/10/2011), antara lain: SDN Mangunjaya 01, SDN Mangunjaya 05, SDN Mekarsari 03, SDN Mekarsari 06, SDN Mekarsari 07, SDN Mekarsari 08, SD Islam Al-Hikmah, dan masih banyak lagi. Modusnya, belasan misionaris ini masuk ke sekolah-sekolah menawarkan program edukasi dan motivasi yang mendompleng nama besar program Mobil Pintar yang digagas Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Dalam aksinya, belasan misionaris ini menyebarkan kekristenan melalui cerita-cerita, renungan dan lagu-lagu Kristen. Yang membuat resah pihak sekolah, para misionaris ini membagi-bagikan tas dan alat tulis bercorak Kristen yang memuat ayat-ayat Bibel. Prosesi puncaknya, para misionaris itu melakukan doa pemberkatan dan menciprati siswa-siswi SD dengan air yang mereka yakini sebagai air suci. Pihak guru dan beberapa pakar kristologi, menyebut prosesi itu sebagai pembaptisan.
Menurut Bernard Abdul Jabbar, mantan misionaris yang sekarang hijrah menjadi Muslim taat, di beberapa denominasi gereja terdapat prosesi baptis dengan pencipratan air. “Di Kristen ada berbagai prosesi baptis, di antaranya baptis selam dan baptis percik,” jelas Bernard yang juga Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bekasi itu. [taz]

11.55
Kelompok-kelompok misionaris Kristen memanfaatkan kemiskinan warga Bangladesh untuk menarik mereka pindah agama ke agama Kristen. Kelompok-kelompok misionaris itu menjanjikan pekerjaan dan uang dalam melakukan misi pemurtadannya. Hal tersebut diungkap oleh seorang pejabat kementerian keagamaan Bangladesh. Namun sumber itu tidak mau disebut namanya, dengan alasan ini adalah persoalan yang sensitif. Menurutnya, bukan hanya Muslim yang dimurtadkan oleh kelompok misionaris itu.
"Setiap tahun, makin banyak warga miskin penganut agama Hindu, Budha, Muslim dan orang-orang yang tinggal di pedalaman, berpindah agama menjadi penganut Kristen, setelah mereka diberikan bantuan keuangan, " kata sumber itu.
Misi pemurtadan ini akibat kemiskinan dan persoalan ekonomi ini juga diakui oleh seorang pimpinan surat kabar terkemuka di Bangladesh, Abdullah Al-Faruque. Ia mengatakan, para pengunjung gereja setiap hari Minggu kebanyakan adalah warga miskin.
Konsultan pendidikan Abdur Rahman Mallick menambahkan, "Kelompok misionaris Kristen dan lembaga swadaya masyarakat banyak yang melakukan aktivitas pemurtadan dengan kedok pelayanan sosial dan kegiatan pembangunan."
Menurut Mallick, jumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang melakukan aktivitas pemurtadan jumlahnya mencapai ratusan, antara lain LSM bernama Wolrd Vision, CARITAS, Young Men's Christian Association (YMCA) dan Rangpur Dianjpur Rehabilitation Sangha (RDRS).
Sayangnya, Kementerian Agama Bangladesh tidak memiliki data berapa penambahan jumlah penganut Kristen di negeri itu.
"Saya tidak punya informasi tentang meningkatnya jumlah populasi Kristiani di Bangladesh. Karena tidak ada departemen khusus di sini yang melakukan pemantauan berapa banyak orang yang pindah agama ke Kristen, " kata Sekretaris Kementerian Agama, Ataur Rahman.
Bangladesh adalah negara yang hampir 85 persen penduduknya Muslim, sisanya yang 15 persen terbagi antara pemeluk agama Hindu, Budha dan Kristen.
Seorang pendeta dari Gereka Kakrail, Pendeta Linto mengungkapkan, mereka bebas menyebarkan agama Kristen di Bangladesh.
"Kami mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Meski minoritas, kami memiliki kekuatan yang cukup berpengaruh di masyarakat, " kata Pendeta Linto.
Gerakan misionaris di Bangladesh berkembang pesat sejak tahun 1690-an. Saat ini ada lebih dari 500 gereja di Bangladesh. Di gereja Kakrail saja, ada sekitar 350 pendeta dan 500 biarawati yang melakukan aktivitas misionaris. Para pendeta dan biarawati ini melakukan pemurtadan dengan licik agar tidak terlalu menarik perhatian masyarakat. Misalnya dengan menggunakan bahasa Arab atau istilah-istilah Islam dalam kegiatan misionarisnya.
Sebagai contoh, para misionaris itu menyebut alkitab mereka sebagai "Injil Sharif" dan mereka juga melakukan ibadah seperti yang dilakukan Muslim. Orang yang masuk Kristen juga dibolehkan untuk tetap memakai nama Islam mereka. (era)
Presiden Misi Masjid Bangladesh, Maulana Atqur Rahman sudah mendesak pemerintah agar segera mengambil tindakan atas aktivitas pemurtadan ini. "Memurtadkan orang dengan cara memberikan iming-iming uang tidak bisa dibenarkan dan merupakan tindakan amoral, " kata Fazlur Rahman, direktur penerbitan dan dakwah Islam pemerintah. (era)

08.26
Sering kita dengar kalau Bahaya Pornografi itu adalah merusak otak, mengacaukan pikiran, membuat malas. 
Just it ???
Ahhhhhh….. saya belum merasa belum puas dengan semua penjabaran itu. Saya butuh yang lebih ekstrim penjabarannya.
Setelah mencari – cari beberapa referensi dan mendengarkan ceramah orang, yang tak kunjung menghilangkan dahaga penasaran itu, Akhirnya saya sekarang tahu Bahayanya Pornografi Bagi Siapapun pecandunya! Dan sekarang saya ingin berbagi kepada anda.
Saya yakin penjabaran saya akan menjelaskan secara krusial, intinya bahaya pornografi itu apa ! Jadi saya mohon banget perhatian anda sebentar! Jadi kalau lagi chatting sambil ngakak-ngakak, lagi facebookan untuk ngomentarin status-status teman, lagi download lagu dan film, atau lagi ngeliat-ngeliat gambar…. Plise………. STOP dulu! Baca artikel ini sampai selesai. Baru anda boleh melanjutkan kegiatan anda tadi. Oke?

Kita Mulai !!!

Pada hari Jumat 1 Oktober 2010 saya mengikuti seminar sehari yand diadakan oleh Yayasan Kita & Buah Hati yang ” dikomandani ” Ibu Elly Risman ,Psi. Pembicaranya adalah : Ibu Elly Risman,Psi  dan Dr. Randall F. Hyde,Ph.D
Ibu Elly Risman,Psi adalah pakarnya parenting di Indonesai ini. Dr. Randall F. Hyde,Ph.D adalah seorang psikolog senior di negara Amerika sana.
Fotonya Dr. Randall F. Hyde,Ph.D yang diatas. Kalau Ibu Elly fotonya yang disamping kanan. Jangan ketuker :P
Dia ( Dr. Randall F. Hyde,Ph.D ) berkata :
“Percayalah pornografi adalah suatu bencana yang kita sendiri ( maksudnya negara Amerika sendiri ) keteteran.”
“Negara kita dapat mempersiapkan perang, dengan senjata dan tentara. Negara kita bisa menghadapi penyakit dengan temuan obat – 0bat dengan penelitian ilmuwan kami.”
“Tapi untuk pornografi…percayalah…. pada awalnya kami tidak siap dan tidak tahu cara apa yang harus dilakukan untuk melawannya.”
Oia, merebaknya pornografi di Amerika pada saat sekarang, sudah jauh berkurang dibandingkan 20 tahun silam.
Ya ! anak – anak di Amerika sana serta remaja -remaja disana dilanda pornografi 20 tahun lalu. Waktu lagi parah – parahnya banget. Sekarang bisa dikatakan sudah sembuh untuk ukuran penyakit satu negara.
Kalau negera kita Indonesia, sekarang inilah yang lagi merebak – rebaknya!
“Maka dari itu saya datang kesini, karena saya ingin ikut dalam upaya pembersihan pornografi di negara kita ini. Karena negara kamipun pernah dilanda bencana ini. Dan itu sangat mengganggu. Dan syukurnya kami sudah melewati itu sekarang.”
Dia juga berkata :
“I love your country, I love your people”
( Saya sempat terharu mendengarnya )
2 detik kemudian saya tertawa, karena berikutnya dia mengatakan :
“I love your cendol too”

Di tubuh kita banyak hormon yang bekerja.
( Tenang bagi yang agak alergi dengan istilah biologi…. meskipun nanti ada istilah biologi, akan dijelaskan secara santai kok ^_^ )
Ada 4 hormon yang yang dirusak cara kerjanya. Hormon ini jika bekerja secara normal. Akan menguntungkan kita. Nah pornografi membuat ke – 4 hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.
Inilah “daging” dari artikel ini !

* Dopamine *

Kalau anda sedang kesusahan mengerjakan suatu soal matematika saat ujian, dateng telat, belom makan, eh pas datang ternyata soalnya susah banget… anda pasrah…. lunglai…. merasa bakal jeblok nilanya…. gara-gara tidak ada satupun soal yang bisa anda kerjakan…
Lagi frustasi frustasinya, tiba -tiba ketemu cara ngerjain soalnya,…..
YES !!!!!! I Got IT !!!!! Alhamdullillah !
Bagaimana perasaanya ???? Senang yang bukan main bukan ???!!!! Serasa puas campur bahagia !
Sepertu itulah efek hormon dopamine kalau lagi bekerja. Menimbulkan SENSASI Puas, senang , bahagia di dalam dada.
Eits… tunggu dulu…,
Efek dopamine ternyata menimbulkan peningkatan kebutuhan level.
Maksudnya gini… kalau kemaren anda puas dan loncat loncat kegirangan gara – gara mengerjakan soal anak TK, apakah saat besoknya anda mengerjakan soal yang sama anda merasa puas dan loncat loncat yang sama dengan yang anda lakukan kemaren ???
Tentu tidak ! Anda pasti butuh untuk bisa mengerjakan soal anak SD, baru loncat – loncat kegirangan lagi. Betul gak ???
Seperti itulah efek dari bekerjanya si dopamine.
NAHHHHH ! pornografi itu membuat si dopamine bekerja terus menerus ! sayangnya penyebab dia bekerja adalah karena pornografi !
Ilustrasi :
1. Pertama kali si Nyoman akan berteriak ” oh my god gambar apa sih tuh ! ” ( sambil tutup mata tapi agak direnggangin jarinya buat ngintip )
2. eh kemaren gambar apa sih … ? mengunjungi lagi situs yang menampilkan gambar perempuan memakai bikini tersebut. Dilihat terus….,
3. Besok – besoknya si Nyoman harus melihat perempuan bertelanjang dada agar bisa merasakan sensasi yang ” wuooowwww “
4. Besoknya tentu harus melihat yang lebih parah dari melihat perempuan bertelanjang dada. Bisa yang cuma pakai kancut doank atau langsung bugil.
Begitu seterusnya… dari melihat cewe bugil, melakukan seks, ….. lebih parah…, terus dan terus…,
Harus lebih parah atau minimalnya beda gambar, agar merasakan sensasi ” wuooowwww “.
Bisa dibayangkan kan , setelah puas melihat gambar – gambar yang terparah sekalipun…apa yang harus dilakukan agar merasakan sensasi ” wuooowwww ” ???
Nonton videonya beneran donk ! Lalu seterus dan seterusnya ? Melakukan seks beneran donk  ! Bener banget !
Waktu melakukan seks juga begitu…. karena dari awalnya dilandaskan si dopamine tadi, maka akan beda dengan seks yang dilakukan orang normal yang biasa.
Dia selalu butuh teknik seks yang baru, baru dan baru, kalau perlu yang gak normal dan aneh.
Makanya kalau para pelaku seks yang melakukan seks gara – gara pertamanya dia terpincut pornografi, akan butuh gaya yang baru dan menuju ke arah penyimpangan seksual.
Sampai jadi nyoba incest ( berhubungan dengan saudara sendiri ), berhubungan seks dengan binatang, pemerkosaan, penyiksaan dalam seks.
Hanya karena butuh utuk merasakan sensasi ” wuooowwww ” tersebut.
Mereka tahu itu salah, tapi tetap melakukannya.
Mereka tahu itu salah, tapi tidak bisa melawannya.
Itulah parahnya hormon dopamine yang dibikin bekerja secara terus menerus oleh pornografi !

* Neuropiniphrin *

Kalau seorang pebisnis sejati, otaknya dipenuhi dengan yang namanya peluang dan keuntungan.
Ngeliat usaha yang bisa dijadikan ladang uang, selalu dimanfaatkan dengan baik.
Instingnya ke bisniiiiis mulu !
Nah inilah yang terjadi juga terhadap para pecandu pornografi.
Otaknya selalu berputar – putar dengan yang namanya pornografi.
Ngeliat yang ngerangsang dikit, otak udah ngebayanginnya yang lain lain.
Kalau ada perempuan yang memakai baju seksi, mungkin orang normal hanya kan berkata ” perempuan itu seksi” . Tetapi kalau orang yang sudah kecanduan pornografi, akan berfikir, gimana ya rasanya bersetubuh dengan dia…, ( sambil ngiler diem diem bego gitu )
Lagi berdiri disamping perempuan. langsung otaknya ngeres dah ! padahala perempuannya biasa aja. gak ngedance, ngeliuk-liukin badan, apalagi striptise. Sama sekali enggak ! Tapi otaknya sudah yang gimanaaaa gitu.
Itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi. Ngerusak otak !
Nah inilah yang sering digembor-gemborkan orang bahwa pornografi itu ngerusak otak. inilah yang diamaksudkan. Serign terbayang selalu.
Akibatnya tidak bisa berfikir jernih, males belajar, males mikir, males kretif. Karena otaknya sudah dipenuhi dengan daftar kosakata atau kejadian yang bisa otak dia sambung-sambungin dengan yang namanya seks.
Kerjaannya siapa ? kerjaannya hormon neorupiniphrin yang sudah disutradarai oleh pornografi.

* Serotonin *

Saat seorang perokok lagi stress, dia akan merokok.
Kenapa begitu ??? karena rokok adalah sesuatu yang bisa membuatnya senang… tentram…, damai,….. piss,…. ( itulah betapa shittnya rokok ! )
Itulah efek kerja dari hormon serotonin.
Membuat seseorang merasa nyaman saat hormon itu keluar.
Nah saat orang bersentuhan dengan yang namanya pornografi, hormon itupun keluar.
Fly…… lihat porno, gw fly gw tenang, gw oke…. piss man…..
Efeknya ????!!!!
setiap orang itu kesel… orang itu frustasi… orang itu sedih… orang itu kesepian… orang itu mengalamai hal yang menyulitkan dirinya…. dia akan lari ke pornografi ! Karena itu yang membuatnya tentram.
Sedih ya ??? yaiyalah…
Kalo  orang stress, pelariannya ke ibadah.. mantep !
Kalo pelariannya ke bermiditasi..keren !
Kalau pelariannya ke hang out bersama teman- teman atau kalau yang perempuan shooping ? Masih okelah. Lah kalau sebuah pelarian haruslah ke pornografi misalkan langsung ke warnet dan langsung searching xxx ??? yalkkk !

* Oksitosin *

Anda tahu kenapa seorang ibu dengan anak – anaknya ada ikatan batin ?
Karena hormon oksitosinlah jawabannya.
Saat seorang ibu melahirkan, hormon oksitisoin terpancar banjir keluar dari tubuhnya.
Nah efeknya adalah, dia mencintai sesuatu yang membuat orang tersebut mengeluarkan hormon oksitosin itu !
Karena si ibu itu jadi keluar hormon oksitosinnya, gara – gara anak yang dilahirkannya tersebut ! Maka dia akan jadi punya ikatan batin dengan anak tersebut !
Itulah sistem kerjanya si hormon okitosin.
Pornografi itu membuat hormon oksitosin bekerja secara terus menerus pada saat si orang tersebut mengakses pornografi.
Sudah tahu kan akibatnya jadi seperti apa ?
Dia menjadi terikat secara batin dengan pornografi tersebut.
Makanya yang kecanduan pornografi itu, ada rasa kangen, jika tidak melihat pornografi selama beberapa hari.
Jyaaaalllk cuih ! terikat batin dengan pornografi !
Apa yang bisa dibanggakan dengan terikatnya seseorang dengan pornografi ???
Itulah penjabaran saya tentang bahaya pornografi yang saya dapat dari Dr. Randall F. Hyde.
Semoga jelas…. semoga nancep. Semoga makin sadar kalau pornografi itu menyebabkan kerusakan otak secara permanen tapi perlahan. yaiyalah ! yang diserang otak !
Bagi yang baca ini setelah ingin memulai terjun di bidang pornografi, yah sebaiknya berhenti ya. Bagi yang sudah kecanduan dan merasa artikel ini ” kok kayaknya gw banget “, silahkan sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa pornografi itu gak bagus frend!
Kecanduan pornografi sebenarnya sama dengan kecanduan narkoba. Kalau kencauan narkoba jelas keliatan parahnya. Kalau kecanduan pornografi tidak kelihatan secara fisik.
Tahu – tahu sudah bego aja tuh otak. Dan serasa tidak berguna yang namanya hidup.
Oia, terakhir nih….,
Saat sebelum seminar ini dimulai, saya diminta oleh Bu Elly Risman untuk melakukan hal ini!
Sampaikan apa yang kalian dapatkan selama seminar ini kepada minimal 3 orang. Dan katakan kepada orang yang anda sampaikan,  untuk menyampaikan kepada minimal 3 orang juga.
Saya menuliskan di blog saya ini, saya rasa yang membaca sudah lebih dari 3 orang. So amanah dari Bu Elly Risman sudah saya jalankan. Nah buat Anda yang sudah baca sampai sini, saya memberikan amanah kepada anda untuk meneruskannya lagi kepada minimal3 orang.
Boleh anda ceritakan dari satu mulut ke mulut, pajang di tautan facebook anda ( Di bawah ada tombol ” Share On facebook ” ), anda kirim ke email teman anda,  copy paste di blog anda. Kalau anda mau copy paste bulet bulet di blog anda  juga gak papa. Anda cantumkan sumber dan linknya ya bagus. Gak mencantumkan juga gak papa.
Yang penting pengetahuan ini bisa tersebar kepada seluruh penduduk Indonesia. Mari bersama – sama berjuang untuk melawan pornografi yang sedang merebak di negeri kita ini. Dari diri kita, anak – anak kita, untuk sekitar dan teman – teman kita. Dan untuk negera kita tercinta.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget