Latest Post

Kewajiban shalat berada diatas kewajiban berpuasa. Shalat adalah tiang agama yang mesti didirikan sebelum anda melaksanakan puasa, Lalu apa gunanya puasa jika anda meninggalkan shalat?

Barangsiapa berpuasa tapi meninggalkan shalat, berarti ia meninggalkan rukun terpenting dari rukun rukun Islam setelah Tauhid. Puasanya sama sekali tidak bermanfaat baginya, selama ia meninggalkan shalat sebab shalat adalah tiang agama, diatasnyalah agama tegak. Dan orang orang yang meninggalkan shalat hukumnya kafir. Orang kafir tidak diterima amalnya.

Tentang keputusan-Nya terhadap orang orang kafir, Allah berfirman : "Dan kami hadapi semua amal yang mereka kerjakan, Lalu kami jadikan amal itu ( bagaikan ) debu yang beterbangan." ( Qs: Al-Furqan:23 ).

Maksudnya, Berbagai amal kebajikan yang mereka lakukan dengan tidak karena Allah, niscaya kami hapus pahalanya, bahkan kami menjadikannya sebagai debu yang beterbangan. Demikian pula halnya dengan meninggalkan shalat berjamaah atau mengakhirkan shalat dari waktunya.

Perbuatan tersebut merupakan maksiat dan dikenai ancaman keras. Allah Ta`ala berfirman : "Maka Kecelakaan bagi orang orang yang Sahalat, ( yaitu ) Orang orang yang lalai dari Shalatnya." ( QS. Al-Maa`un:4-5).

Sub Page ini Saya buat untuk rekan2 yang ingin memperdalam Sholat Fardhu dengan meyakini dimana Sholat merupakan sebuah Media (ritual) berkomunikasi antara Mahluk dengan Sang Pencipta Allah Swt. dan dikhususkan juga bagi rekan2 yang mualaf.
Sehingga Sholat terdeskripsi tidak hanya dengan menbunyikan Surah atau pun Doa, akan tetapi dengan mengerti, meyakini, berkomunikasi memohon penuh dengan kekhusyukan kepada Tuhan YME
Semoga posting ini dapat mengantarkan kita semua ke dalam Ridho Allah Swt. dan lebih serta kurangnya saya mohonkan bimbingan bantuan dari saudara2 sekalian terimakasih.
Maaf bila sub page ini dengan tidak mengurangi rasa hormat saya tidak sisipkan “baca selanjutnya / more tag”
Jika ingin mendownload filenya klik di sini

DOA IFTITAH
ALLAAHU AKBARU KABIIRAA WAL HAMDU LILLAAHI KATSIIRAA WASUBHAANALLAAHI BUKRATAW WAASHIILAA.
Allah Maha Besar, Maha Sempurna Kebesaran-Nya. Segala Puji Bagi Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. Dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi Dan Petang.
INNII WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHARAS SAMAAWAATI WAL ARDHA HANIIFAM MUSLIMAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIIN.
Kuhadapkan Wajahku Kepada Zat Yang Telah Menciptakan Langit Dan Bumi Dengan Penuh Ketulusan Dan Kepasrahan Dan Aku Bukanlah Termasuk Orang-Orang Yang Musyrik.
INNA SHALAATII WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII LILLAAHIRABBIL ‘AALAMIIN.
Sesungguhnya Sahalatku, Ibadahku, Hidupku Dan Matiku Semuanya Untuk Allah, Penguasa Alam Semesta.
LAA SYARIIKA LAHUU WA BIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIIN.
Tidak Ada Sekutu Bagi-Nya Dan Dengan Demikianlah Aku Diperintahkan Dan Aku Termasuk Orang-Orang Islam.

AL-FATIHAH
BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM.
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.
AL HAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.
Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.
ARRAHMAANIR RAHIIM.
Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.
MAALIKIYAUMIDDIIN.
Penguasa Hari Pembalasan.
IYYAAKA NA’BUDU WAIYYAAKA NASTA’IINU.
Hanya Kepada-Mu lah Aku Menyembah Dan Hanya Kepada-Mu lah Aku Memohon Pertolongan.
IHDINASH SHIRAATHAL MUSTAQIIM.
Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus.
SHIRAATHAL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WALADHDHAALLIIN. AAMIIN.
Yaitu Jalannya Orang-Orang Yang Telah Kau Berikan Nikmat, Bukan Jalannya Orang-Orang Yang Kau Murkai Dan Bukan Pula Jalannya Orang-Orang Yang Sesat.

R U K U’
SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH. – 3 x
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.

I’TIDAL
SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH.
Semoga Allah Mendengar ( Menerima ) Pujian Orang Yang Memuji-Nya ( Dan Membalasnya ).
RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL ‘ULARDHI WA MIL ‘UMAASYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU.
Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.

SUJUD
SUBHAANA RABBIYAL A‘LAA WA BIHAMDIH. – 3 x
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Dan Dengan Memuji-Nya.

DUDUK DIANTARA DUA SUJUD
RABBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNII WAHDINII WA’AAFINII WA’FU ‘ANNII.
Ya Tuhanku ! Ampunilah Aku, Kasihanilah Aku, Cukupkanlah ( Kekurangan )-Ku, Angkatlah ( Derajat )-Ku, Berilah Aku Rezki, Berilah Aku Petunjuk, Berilah Aku Kesehatan Dan Maafkanlah ( Kesalahan )-Ku.

TASYAHUD AWAL
ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH.
Segala Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Dan Kebaikan Adalah Milik Allah.
ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.
Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi.
ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.
Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.
Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah.
ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD.
Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad !.

TASYAHUD AKHIR
ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH.
Segala Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Dan Kebaikan Adalah Milik Allah.
ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.
Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi.
ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.
Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.
Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah.
ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD ( tasyahud awal ) WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.
Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarga Penghulu Kami Nabi Muhammad.
KAMAA SHALLAITAA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.
Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya.
WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.
Dan Limpahkanlah Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarganya.
KAMAA BAARAKTA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.
Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya.
FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUMMAJIID. YAA MUQALLIBAL QULUUB. TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIK.
Sungguh Di Alam Semesta Ini, Engkau Maha Terpuji Lagi Maha Mulia. Wahai Zat Yang Menggerakkan Hati. Tetapkanlah Hatiku Pada Agama-Mu.

02.24
Para mantan pengikut  aliran sesat Syi’ah di Sampang  Madura pimpinan Tajul Muluk itu beralasan selama ini merasa dibohongi dengan ajaran yang dibawa Tajul Muluk.

Sebanyak 30 pasangan keluarga pengikut Tajul Muluk, tokoh pembawa ajaran Syiah di Kecamatan Omben, Sampang dikabarkan telah menyatakan diri kembali pada keyainan semula, Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Kabar ini disampaikan pertama kali oleh KH. Syaifuddin, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Kecamatan Omben, Sampang, Madura.
Kembalinya mantan pengikut Tajul Muluk ke Ahlus Sunnah Wal Jamaah ini ditandai pembacaan ikrar  pada hari Rabu (24/10/2012) sore, dua hari sebelum Hari Raya Idul Adha. Pembacaan pernyataan perpindahan ini dilakukan di Pondok Pesantren Darul Ulum Kecamatan Omben, Sampang.
“Acaranya sangat mendadak. Yang mewakili pihak pria saja, karena pihak wanita dan anak-anak tidak ikut,” ujar KH. Syaifuddin kepada hidayatullah.com, Senin (29/10/2012).
Menurut Rois Syuriah NU Sampang ini, acara pengikraran ini sebenarnya difasilitasi pengurus NU Kecamatan Omben, Sampang. Acaranya sendiri berlangsung sederhana dengan dihadiri beberapa saksi. Diantararanya; Kepala Kantor Kementerian Agama Sampang, Ahmad Mujalli, Wakil Badan Kesatuan Bangsa(Bakesbang) Sampang, Kapolsek Sampang dan beberapa kiai setempat.
Haji Abdul Manan, Ketua Tanfidziyah Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Omben,  yang juga fasilitator pembacaan ikrar ini, menceritakan, sebelum berjanji di hadapan banyak orang, ia kedatangan pengikut Tajul Muluk yang meminta difasilitasi untuk kembali ke ajaran Ahlus Sunnah Wal Jamaah (dalam hal ini kembali ke NU).
Menurut pengakuan Abdul Manan, para mantan pengikut Tajul Muluk itu beralasan selama ini merasa dibohongi dengan ajaran yang dibawa Tajul Muluk.
“Alasan mereka kembali ke Ahlus Sunnah Wal Jamaah ada dua. Pertama mereka mengaku merasa dibohongi selama ini dan kedua, mereka dan keluarganya ingin ketenangan dan aman,” ujarnya kepadahidayatullah.com.
Menurut Manan, sebelum meminta difasilitasi menghadap para kiai, mantan pengikut Tajul Muluk ini mengaku kaget saat menjadi saksi dalam persidangan Tajul Muluk. Sebab, apa yang selama ini ia yakini ternyata tidak sesuai kenyataan yang mereka pahami.
“Diantaranya, dalam persidangan rupanya mereka kaget ada rukun Syiah enam. Selama ini mereka mengira ajarannya yang dibawa Tajul sama dengan yang ia pahami. Mereka tidak paham jika ajaran itu selama ini difatwakan sesat para ulama,” tambah Manan.
Karena itulah akhirnya mereka atas kesadaran sendiri memutuskan kembali ke ajaran  semula, yakni Ahlus Sunnah Wal Jamaah (NU, red).
Menurut Abdul Manan, ikrar yang disaksikan para ulama setempat itu setidaknya berisi tiga poin. Pertama mereka berjanji kembali ke ajaran semula, yakni Ahlus Sunnah Wal Jamaah (NU, red). Kedua, mereka siap mengamalkan ajaran Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan ketiga, siap meninggalkan ajaran yang dinilai sesat para ulama.*
Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar Senin, 29 Oktober 2012
Hidayatullah.com— judul: Mengaku Tertipu, 30 Mantan Pengikut Tajul Kembali ke NU

  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat gelar berupa penghargaan “Ksatria Salib Agung” (Knight Grand Cross in the Order of the Bath) dari Ratu Elizabeth II di Istana Buckingham, London, Inggris, Rabu (31/10) pukul 14.30 waktu setempat.
  • Kecaman dari kanan kiri pun bertubi-tubi. Ada yang mengecam dengan mempertanyakan kemusliman SBY, hingga menerima gelar “Ksatria Salib Agung”. Itu dinilai ada indikasi SBY memiliki penyakit mental berkepribadian yang pecah atau ganda. Rasanya sudah cukup jika keIslaman SBY diragukan bila melihat tindak-tanduk keberpihakannya kepada kaum Kafir.
  • Dan ada yang mengecam dengan cara menyayangkan kenapa di dalam negeri sedang ada konflik horizontal antar penduduk dan mengakibatkan korban-korban jiwa namun sang presiden justru pergi ke Inggeris yang tidak begitu penting.
Inilah berita-beritanya.
***
Presiden SBY Dianugerahi Gelar Ksatria dari Ratu Inggris
Sriwijaya Post – Kamis, 1 November 2012 08:15 WIB
SRIPOKU.COM, LONDON - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat gelar kesatria berupa penghargaan Knight Grand Cross in the Order of the Bath dari Ratu Elizabeth II.
Seperti dikutip dari situs Presiden RI, dijelaskan, penghargaan berupa selempang dan bintang dari Kerajaan Inggris ini diperlihatkan kepada Presiden SBY dan Ibu Ani oleh Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip seusai jamuan santap siang di Blue Drawing Room, Istana Buckingham, London, Inggris, Rabu (31/10) pukul 14.30 waktu setempat.
Setelah memperlihatkan penghargaan Knight Grand Cross in the Order of the Bath, Presiden SBY dan Elizabeth II kemudian saling bertukar cindera mata. Presiden SBY juga menerima cindera mata dari Prince of Wales, Pangeran Charles, yang merupakan putera mahkota. (http://palembang.tribunnews.com)
***
Taruna Muslim : Raih gelar “Ksatria Salib Agung” keislaman SBY perlu dipertanyakan
Bilal
Kamis, 1 November 2012 12:23:34
JAKARTA (Arrahmah.com) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima gelar ‘Knight Grand Cross in the Order of Bath’ dari Ratu Elizabeth dari Inggris menjadi indikasi SBY memiliki penyakit mental berkepribadian yang pecah atau ganda.
Hal ini diungkapkan Ketua Umum Taruna Muslim, ustadz Alfian Tanjung kepada arrahmah.com, Jakarta, Kamis (1/11) Pagi.
“Artinya SBY memang seorang yang split personaliti, karena dia juga pernah mengatakan bahwa kewarganegaraannya yang kedua adalah Amerika Serikat pada waktu hari kemerdekaan AS tahun 2005,” Kata Ustadz Alfian.
Kata ustadz Alfian, rasanya sudah cukup jika keIslaman SBY diragukan bila melihat tindak-tanduk keberpihakannya kepada kaum Kafir.
“Lengkap sudah, kalau kita ingin mempertanyakan kemusliman dia (SBY), dia begitu gusar karena ditengarai sudah pernah menikah, dia banyak berkhidmad pada dukun dan lebih familiar dan akomodatif dengan kader PKI, dan sterusnya” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, SBY bersama istrinya Ani Yudhoyono bertandang ke London, Inggris untuk menerima gelar ‘Knight Grand Cross in the Order of Bath’ dari Ratu Inggris. Selain Presiden SBY, gelar itu juga pernah diterima oleh Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan, Presiden Perancis Jacques Chirac dan Presiden Turki Abdullah Gul.
Sejarah gelar the Order Of Bath
Gelar the Order of Bath sendiri, seperti dilansir detikcom, pada awalnya diberikan pada para tentara dan beberapa masyarakat sipil. Penerima gelarnya selalu pria.
Baru pada tahun 1971, ada seorang wanita yang diberi penghargaan tersebut untuk pertama kalinya.
Susunan pemberi gelar terdiri dari pemangku kedaulatan (ratu), seorang Great Master (Pangeran dari Wales) dan tiga anggota dari kelas berbeda.
Gelar ‘Bath’ sendiri berasal dari ritual mandi atau membersihkan diri, terinsipirasi dari mandi dalam proses pembaptisan. Ini adalah simbol dari upaya penyucian diri, sebuah proses persiapan seorang ksatria Inggris sebelum bertugas.
Penghargaan ini tak akan diberikan sebelum para kandidat sudah mempersiapkan diri dengan berbagai ritual seperti puasa, berdoa, dan membersihkan dirinya dengan mandi.
Kisah seremoni mandi untuk menciptakan seorang ksatria tercatat dilakukan oleh Raja William I. Saat itu dia memandikan bocah 15 tahun bernama Geoffrey Count of Anjou di tahun 1128 yang belakangan menjadi ksatria.
Pada saat pengangkatan Henry V sebagai raja tahun 1413, dia juga melakukan ritual yang sama untuk para ksatria.
Namun akhir abad ke-15, ritual mandi ini mulai hilang. Namun seremoni pemberian gelar dengan sebutan ‘Knights of the Bath’ masih dilakukan.
Pada tahun 1725, saat George I menjadi raja, pemberian gelar dihidupkan kembali untuk memenuhi keinginan Perdana Menteri Inggris pertama Sir Robert Walpole yang menginginkan adanya tambahan penghargaan politik.
Tahun 1815, saat era perang Napoleon berakhir, Pangeran Regent (Raja George IV) membuat dua divisi dalam penghargaan ini, militer dan sipil.
Lalu sejak tahun 1825, ritual mandi dalam pemberian penghargaan ini resmi dihilangkan. Begitu juga dengan ritual puasa. SBY dijadwalkan menerima penghargaan itu pada hari Rabu ini. Penghargaan ini diberitakan Ratu Elizabeth II atas jasa SBY yang mempererat hubungan kedua negara. Inggris merupakan investor nomor dua di Indonesia.
(bilal/arrahmah.com)
***
Rabu, 31/10/2012 18:54 WIB
PDIP Kritisi Keberangkatan SBY ke Inggris
M Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - PDIP mengkritisi kepergian SBY ke Inggris untuk menerima gelar ‘ksatria’. Menurutnya SBY seharusnya tetap di Indonesia untuk menyelesaikan konflik di Balinuraga, Way Panji, Kalianda, Lampung Selatan.
“Presiden seharusnya ke Lampung selesaikan permasalahan di sana daripada ke Inggris yang tidak begitu penting,” ujar Wasekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di Kantor DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu, (31/10/2012).
Menurut Hasto, bentrok di Lampung sebenarnya menunjukkan kegagalan dan ketidakmampuan pemerintah dalam melindungi hak hidup warga negara. Dia juga menilai pemerintah harus bertindak secara sungguh-sungguh untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
“Presiden harus lebih mengutamakan prioritas kerja kenegaraannya di tengah masih adanya konflik horizontal yang terus membawa korban jiwa,” ucapnya. (detikNews)
***
Masih terngiang di masyarakat tentang luka masyarakat akibat terbukti berkali-kali Presiden SBY memberi grasi kepada para penjahat narkoba dan itu jelas-jelas mengingkari pidatonya sendiri, kini disusul kasus yang tidak kalah seru kecaman orang terhadapnya karena tingkah dia sendiri pula.

JAKARTA — World Assembly of Muslim Youth (WAMY) atau Liga Pemuda Muslim Dunia, Inggris tidak menyia-nyiakan kesempatan berdakwah di momentum pelaksanaan pesta Olahraga Bangsa-Bangsa se-Dunia (Olimpiade) tahun 2012 yang digelar di London, Inggris.
Een Sukana, mantan Ketua Korps HMI Wati Cabang Jakarta yang kini berdomisili di New Castle, Inggris, kepada Harian Terbit menuturnya, hasil kerja keras tim dakwah WAMY ini sudah terlihat. Tidak kurang dalam seminggu sejak acara olimpiade itu diresmikan tanggal 27 Juli 2012, sudah 17 orang menyatakan bersedia masuk Islam, dan mengucapkan dua kalimah syahadat, sebagai tanda mereka memeluk Islam.
Menurut Een, sejak jauh-jauh hari, WAMY UK bertekad menjadikan momen besar itu untuk memperkenalkan Islam melalui jalur dakwah. Mereka membentuk Team Islamic Dakwah, dan mengadakan persiapan dakwah dengan merekrut sejumlah volunteer untuk melakukan dakwah di perhelatan akbar tersebut.
Volunteer itu kemudian diberikan kursus dakwah singkat yang disebut Olympic Da’wah Training. Dalam kursus Volunteers dipersiapan untuk bagaimana mempersiapkan diri dan mental mereka untuk menghadapi orang-orang non-muslim yang tidak memiliki pengetahuan tentang Islam , yang arogan terhadap kebenaran.
Volunteers juga dipersiapkan untuk bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan umum yang biasa di lontarkan oleh kaum non-muslim dengan baik dan sopan. Ini dipersiapkan untuk menghindari argumen yang panas.
Team Dakwah membuka stand di Olympic Village dimana semua volunteers memberikan Leaflets (literatur) tentang Islam yang dibagikan kepada pengunjung Olympide. Aktivis Dakwah dari WAMY yang tergabung dalam tim dakwah ini secara sporadis dan tidak segan-segannya melaksanakan salat di tempat umum dan terbuka.
Een juga melaporkan selain membagi-bagikan leaflet, aktivis dakwah WAMY juga mempersiapkan acara berbuka puasa bersama dengan pengunjung muslim, dan juga orang-orang non Islam di base camp mereka. Tim Dakwah berbaur dengan kaum muslimin dari berbagai Negara, dan juga mereka mengajak orang-orang non Islam untuk menikmati iftar (makanan berbuka) bersama-sama dengan mereka.
“Tim dakwah WAMY ini semakin hari semakin kompak, dan semakin mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat Inggris, yang selama ini alergi terhadap Islam,” tutur Een. Een juga merasa bersyukur bisa menikmati kehidupan beragama yang enak di negeri Inggris, tanpa adanya tekanan dari mana pun. Allahu Akbar.

JAKARTA — Museum Islam pertama di Australia akan dibuka tahun 2013, demikian kata pendirinya Moustafa Fahour kepada koresponden kantor berita Anadolu.
Pendiri Australia Islamic Museum, kepada Anadolu mengatakan, pihaknya memutuskan untuk membangkitkan seni budaya Islam dengan cara mendirikan museum. Fahour menceritakan, dua setengah tahun lalu museum sudah mulai dibangun.
“Pondasi bangunan diletakkan pada Mei 2012. Orang Kristen, Maronit, Buddha dan Hindu datang menghadiri upacara peletakan batu pertama itu. Setelah itu pekerjaan pembangunannya terus berlangsung.”
Rencananya, museum Islam pertama di benua Kanguru itu akan dibuka mulai November 2013.
Dalam pembangunannya, menurut keterangan Fahour, pemerintah Australia menyumbang 1,5 juta dolar AS, sementara pemerintah negara bagian Victoria memberikan donasi 500.000 dolar AS.
Dengan bantuan sejumlah bank dan perusahaan konstruksi, sampai saat ini panitia sudah berhasil mengumpulkan 9,5 juta dilar AS dari perkiraan biaya total 10 juta dolar AS.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget