Latest Post

13.54

Matahari kemenangan umat Islam atas penjajah salibis internasional

Saat penjajah AS dan sekutu-sekutunya memperingati 11 tahun serangan 11 September, mujahidin Al-Qaeda merilis empat video terbaru secara berturut-turut.
Diawali dengan rilisan video Asadul Ilmi wal Jihad Syaikh Abu Yahya Al-Libi tentang kesyahidan syaikh Abu Yahya Al-Libi rahimahullah pada Selasa (11/9/2012), lalu video Ja-a al-haqqu wa zahaqa al-bathilu dalam bahasa Arab, Inggris dan Urdu; disusul oleh video A Message from the Prisoner Warren Weinstein to the Zionist Netanyahu dan terakhir video Syamsun Nashri al-Bazighah 'alal Ummah al-Muntashirah wa ash-Shalibiyah al-Mundaharah.
Video Syamsun Nashri al-Bazighah 'alal Ummah al-Muntashirah wa ash-Shalibiyah al-Mundaharah merupakan video terakhir yang dirilis. Video yang secara harfiah berjudul "Matahari kemenangan yang telah bersinar terang atas umat Islam yang menang dan pasukan salibis yang terkalahkan (terpukul mundur)" itu diproduksi oleh Yayasan Media AS-Sahab pada bulan Syawwal 1433 H/September 2012 dan dipublikasikan oleh Yayasan Media Al-Fajr sekitar hari Jum'at (14/9/2012). Berikut ini terjemahan dari video yang berdurasi 35 menit tersebut.
***
 (إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُم بُنيَانٌ مَّرْصُوصٌ)
"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam satu barisan seakan-akan mereka bangunan yang kokoh." (QS. Ash-Shaf [61]: 4)

Matahari kemenangan umat Islam atas penjajah salibis internasional
 Syaikh Aiman azh-Zhawahiri
 
Syaikh Aiman azh-Zhawahiri berkata:
"Dengan nama Allah. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang setia mengikutinya.
Wahai saudara-saudaraku, kaum muslimin, di tempat manapun Anda berada…
 As-salamu 'alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu
Amma bakdu…
Pada hari-hari ini, kita telah melewati 11 tahun sejak serangan penuh berkah terhadap New York, Washington dan Penssylvania. Kalian semua mengetahui sejauh mana kekalahan-kekalahan yang mendera AS selama 11 tahun tersebut. AS telah dikalahkan di Irak dan sekarang sedang kalah di Afghanistan, empat rezim boneka AS di dunia Arab juga bertumbangan satu per satu.
Namun pada kesempatan hari ini, saya akan memfokuskan pembicaraan saya tentang beberapa makna penting yang berkaitan erat dengan serangan 11 September yang penuh berkah tersebut.
MAKNA PERTAMA
Makna pertama dan makna terpenting yang hendak saya sampaikan dalam pembicaraan saya ini adalah sebab yang karenanya serangan yang penuh berkah itu dilakukan. (Serangan itu dilakukan karena) adanya penjajahan salibis-zionis terhadap negeri-negeri kaum muslimin, terkhusus lagi adalah Palestina."
***
(Video kemudian menampilkan rekaman video asy-syahid Khalid Muhammad Abdullah Al-Mihdhar, salah satu dari 19 mujahid Al-Qaeda pelaku serangan 11 September yang penuh berkah. Rekaman itu menampilkan wasiat terakhir Khalid Al-Mihdhar sebelum melakukan aksinya)
Asy-syahid Khalid Muhammad Abdullah Al-Mihdhar, salah satu pelaku serangan 11 September yang penuh berkah, berkata:
 "Assalamu 'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh
Inilah wasiatku kepada umatku, umat Islam, dan kepada saudara-saudaraku mujahidin di bumi Isra' (Palestina, pent), bumi tempat turunnya wahyu kepada Nabi kita shallallahu 'alaihi wa salam (Makah dan Madinah, pent) dan di setiap tempat.
Sesungguhnya kami tetap setiap memenuhi perjanjian kita (dengan Allah, pent), berpegang teguh dengan kitab Allah dan melaksanakan wasiat Nabi kita shallallahu 'alaihi wa salam. Allah Tabaraka wa Ta'ala telah berfirman dalam kitab-Nya yang mulia:
 (يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ)
"Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik, dan bersikap keraslah kepada mereka. Tempat kembali mereka adalah neraka Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kembali." (QS. At-Taubat [9]: 73)
Allah Tabaraka wa Ta'ala juga berfirman dalam kitab-Nya yang mulia:
(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلاَ يَقْرَبُواْ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَـذَا)
"Wahai orang-orang yang beriman, orang-orang musyrik itu hanyalah najis belaka, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram setelah tahun ini." (QS. At-Taubat [9]: 28)
Nabi shallallahu 'alaihi wa salam juga telah bersabda pada detik-detik terakhir sebelum meninggal,
أَخْرِجُوا المُشْرِكِينَ مِنْ جَزِيرَةِ العَرَبِ
"Keluarkanlah orang-orang musyrik dari Jazirah Arab!" (HR. Bukhari no. 3053 dan Muslim no. 1637)
Inilah para penguasa negara-negara Arab telah mengkhianati Allah dan Rasul-Nya, mereka mengkhianati umatnya dan menjual bumi Isra' Nabi kita Muhammad shallallahu  'alaihi wa salam (Palestina, pent). Mereka kemudian melakukan pengkhianatan yang lebih jahat lagi dengan menyerahkan dua negeri Haram (Makkah dan Madinah, pent) kepada Nasrani AS. Laa haula wa laa quwwata illa billah.
Maka inilah kami mengumumkannya sebagai jihad suci dengan menghidupkan kembali dan mengulang kembali jalan asy-syahid sang ksatria, Yahya 'Ayyash rahimahullah, dengan operasi serangan bom syahid sebagai pengorbanan untuk dien Islam ini, dengan serangan ini kami menghantam musuh-musuh Allah dan melindungi agama-Nya.
Demi Allah Yang tiada Tuhan yang berhak disembah selain Dia, sungguh aku sangat menginginkan memiliki seribu nyawa yang bisa aku pergunakan untuk membela agama ini, agar aku bisa menghantam musuh-musuh Allah yang telah merebut tanah-tanah suci kita dan merampas kekayaan alam negeri-negeri umat ini. Kita akan mengumumkan bahwa bumi hanyalah milik Allah dan kemenangan pasti akan datang.
Maka inilah mereka, para pemuda Islam telah bangkit untuk membela agama mereka dan tanah-tanah suci mereka. Aku berdoa kepada Allah semoga Allah mengaruniakan keikhlasan kepada kita dalam setiap ucapan dan perbuatan kita, dan semoga Allah mengaruniakan mati syahid di jalan-Nya kepada kita semata-mata demi mencari wajah-Nya Yang Maha Mulia, dan semoga Allah mengumpulkan kita dengan para nabi, shiddiqin dan syuhada', dan merekalah sebaik-baik kawan.
Allah Ta'ala berfirman,
(وَلاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ * فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُواْ بِهِم مِّنْ خَلْفِهِمْ أَلاَّ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ * يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللَّهَ لاَ يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ)
"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Rabbnya dengan mendapat rezki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imran [3]: 169-171) 
Saudara kalian Sinan Al-Makki
Abu Nida', Khalid Muhammad Abdullah Al-Mikhdhar
21 Shafar 1422 H

Wassalamu 'alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu 
***
 Syaikh Aiman azh-Zhawahiri melanjutkan uraiannya:
"Saya menyebutkan makna ini sebelum menyebutkan makna-makna lainnya dalam pembicaraan saya ini, disebabkan oleh usaha-usaha pemerintah Israil untuk membagi-bagi kompleks Masjidil Aqsha sebagai start untuk meruntuhkan Masjidil Aqsha, meyahudikan Palestina dan menegakkan negara Israel Raya di atas puing-puing reruntuhan Palestina.
Dan hal yang lebih keji lagi adalah negara-negara Arab dan Islam lemah dan menyerah saja atas kejahatan Israel ini. Untuk menggambarkan kelemahan dan menyerahnya negara-negara Arab dan Islam tersebut, saya ringkas dalam pertanyaan sederhana berikut ini:
Mungkinkah pemerintahan-pemerintahan di dunia Islam membela Palestina ataukah sebenarnya mereka membantu Israel untuk menjajah Palestina? 
Mayoritas pemerintahan-pemerintahan di dunia Islam mengakui (kedaulatan negara penjajah, pent) Israil dengan satu cara atau cara lainnya. Seluruh pemerintahan di dunia Islam mengakui atau mengumumkan secara terang-terangan menghormati keputusan PBB yang membagi-bagi Palestina dan menyerahkan sebagian besar Palestina kepada Israel. Seluruh pemerintahan di dunia Islam juga mengakui kekuasaan Mahmud Abbas yang rela (mengakui Israel) demi mendapatkan hanya 10 % wilayah Palestina.
Mari kita melihat secara sekilas contoh-contoh pemerintahan di dunia Arab dan dunia Islam:
1. Pakistan, pemerintahannya untuk dijual dan tentaranya untuk disewakan. Pakistan bekerja sebagai tentara bayaran dalam invasi militer penjajah salibis terhadap Afghanistan dan Pakistan.
2. Turki mengadakan perjanjian dengan Israel dalam beberapa kesepakatan militer dan keamanan (intelijen), Turki secara terang-terangan mengakui (kedaulatan) Israel, dan keduanya saling mengirim Duta Besar.
Wahai rakyat muslim Turki, wahai mujahidin Turki para penakluk anak cucu para penakluk, tekanlah pemerintah kalian agar menghentikan keikut sertaannya dalam latihan-latihan militer Israel dan kerjasama intelijen dengan Israel! Tekanlah pemerintah kalian agar menghentikan keikut sertaannya dalam kejahatan terhadap kaum muslimin Afghan di bawah panji penjajah salibis (ISAF).
3. Iran bekerja sama dengan AS dalam menjajah Irak dan Afghanistan serta membantu (rezim Nusahiriyah Suriah, pent) dalam membantai rakyat muslim Suriah yang melakukan jihad dan ribath. Jadi mungkinkah Iran bisa dipercaya?
4. Mesir di mana para pemimpin militer dan pemerintahan sipilnya serta  presidennya telah mengumumkan bahwa mereka akan menjaga komitmen perjanjian damai (Camp David, pent) dengan Israel. Mungkinkah mereka akan berusaha untuk membebaskan bumi Palestina dari negara penjajah Israel, yang telah mereka akui kedaulatannya, mereka ikat dengan perjanjian damai, dan mereka mendahulukan perjanjian damai dengannya atas kesepakatan pertahanan bersama negara-negara Arab?
Dari sini, saya menyerukan kepada orang-orang yang mulia dan merdeka di kalangan Tentara Nasional Mesir ---dan jumlah mereka banyak--- janganlah kalian menjadi tentara penjaga bagi batas-batas negara Israel, janganlah kalian membela batas-batas negara Israel dan janganlah kalian ikut serta dalam mengisolasi keluarga kita di Gaza.
5. Pemerintahan-pemerintahan Jazirah Arab dan Teluk (Arab Saudi, Yaman, Kesultanan Oman, Bahrain, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Qatar, pent) telah mempersembahkan tanah, perairan dan udara mereka sebagai pangkalan-pangkalan bagi markas tentara salibis yang menginvasi negeri-negeri kaum muslimin. Pemerintahan-pemerintahan itu telah mensuplai semua keperluan pasukan salibis tersebut dan menyerahkan kekayaan alam kaum muslimin kepada salibis Barat dengan harga begitu murah. Mungkinkah mereka akan membebaskan Palestina ataukah mereka harus membebaskan diri mereka sendiri (terlebih dahulu)?
6. Tunisia, pemerintahannya telah mengumumkan disibukkan oleh perkara-perkara (dalam negerinya) sendiri sehingga tidak bisa memikirkan Palestina. Mungkinkah pemerintahan seperti itu akan membebaskan Palestina?
Pemerintahan-pemerintahan seperti ini tidak mungkin akan membebaskan Palestina. Justru,  pemerintahan-pemerintahan ini sebenarnya membantu penjajahan Israel atas Palestina. Pemerintahan-pemerintahan ini telah mampu menjadikan perjanjian damai dengan Israel sebagai sebuah realita yang bisa diterima, bahkan mereka menyerah kepadanya.
Bahkan musibah yang paling besar adalah gerakan-gerakan Islam yang terlibat dalam permainan politik sekuler telah secara terang-terangan mengumumkan bahwa mereka tidak akan berusaha untuk merubah realita ini. Bahkan mereka telah mengumumkan secara terang-terangan, sebagai harga dari keterlibatan dalam permainan politik sekuler, bahwa ia akan menjaga dan menghormati perjanjian-perjanjian damai dengan penjajah Israel tersebut. Maksimal yang bisa mereka mampu adalah berhara Israel juga menghormati perjanjian tersebut.
Demikianlah, perjanjian-perjanjian "menyerah-kalah" telah berubah dari sekedar sebuah realita menjadi perkara yang bisa diterima. Jiwa tidak lagi membencinya, badan tidak lagi gemetar marah karenanya. Justru jiwa rela kepadanya, mendorong untuk komitmen dengannya dan tidak mengharapkan hal yang lebih "buruk" darinya.
Persis seperti perjanjian Sykes Picot dan perjanjian Kitsher dari pemerintahan peralihan kepada pemerintahan warisan yang ditanamkan dalam jiwa dan akal. Bahkan berubah menjadi akidah (ideologi) yang dianut bangsa-bangsa, lebih dari itu dianut oleh gerakan-gerakan Islam. Akibatnya, seorang warga negara adalah saudara bagi warga negara lainnya meskipun ia bukan orang Islam Islam. Sebaliknya, bukan warga negara adalah orang asing, sekalipun ia adalah wali Allah dan orang shalih.
Dengan itulah mereka telah membantu para pemimpin dan komandan invasi salibis-zionis yang bertujuan untuk meruntuhkan khilafah Islamiyah dan memecah-belah kaum muslimin kepada lebih dari 50 negara, lalu mereka pun berkembang menjadi pecahan-pecahan dan kepingan-kepingan yang dibagi-bagi lagi.
Untuk memerangi konspirasi pembagi-bagian inilah bangkit kelompok-kelompok jihad dan kelompok Qaidatul Jihad (Al-Qaeda) yang memandang umat Islam adalah umat yang satu, dan negeri-negeri Islam adalah bagaikan satu negeri, bahwa seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, serta kaum muslimin adalah sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam:
الْمُسْلِمُونَ تَتَكَافَأُ دِمَاؤُهُمْ. يَسْعَى بِذِمَّتِهِمْ أَدْنَاهُمْ، وَيُجِيرُ عَلَيْهِمْ أَقْصَاهُمْ، وَهُمْ يَدٌ عَلَى مَنْ سِوَاهُمْ
"Kedudukan nyawa kaum muslimin itu setingkat (sama nilainya, tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah), orang muslim yang paling rendah sekalipun bisa memberikan jaminan, orang muslim yang paling jauh sekalipun dapat memberikan jaminan keamanan dan kaum muslimin itu satu kesatuan dalam menghadapi musuh-musuh Islam." (HR. Abu Daud no. 2751, An-Nasai no. 4746, Ahmad no. 7012, Ibnu Hibban no. 5996 dan lain-lain)
Juga sebagaimana disebutkan dalam piagam Madinah: "Sesungguhnya perdamaian kaum beriman adalah satu, seorang mukmin tidak akan menjalin perdamaian dengan meninggalkan mukmin lainnya dalam perang di jalan Allah kecuali dengan cara yang adil di antara mereka."
Maka serangan yang penuh berkah pada 11 September merupakan bagian dari bagian pelopor mujahidin di kalangan umat Islam yang melakukan perlawanan terhadap invasi salibis kontemporer yang berusaha untuk memecah belah kita umat Islam, agar mudah bagi kekuatan salibis untuk menelan kita sedikit demi sedikit, sepotong demi sepotong.
Jadi, wahai saudara-saudara, tidak mungkin mengandalkan pemerintahan-pemerintahan (di dunia Arab dan Islam) untuk membebaskan Palestina dan melindungi Masjidil Aqsha, karena pemerintahan-pemerintahan ini tidak mampu melakukan hal itu. Justru dalam banyak kesempatan pemerintahan-pemerintahan ini membantu Israil dalam melakukan kejahatannya. Jadi setelah bertawakal kepada Allah, tidak tersisa pilihan selain menghasung umat Islam untuk berusaha keras demi membebaskan seluruh negeri kaum muslimin secara umum, Palestina secara khusus dan melindungi Masjidil Aqsha secara lebih khusus lagi.
Umat Islam memiliki potensi yang sangat besar, dengan karunia Allah semata, yang memungkinkan bagi umat Islam untuk melawan invasi musuh-musuhnya. Seperti telah dibuktikan oleh serangan yang penuh berkah terhadap Washington, New York dan Pennsylvania. Perlawanan jihad penuh kepahlawanan kaum muslimin selama 11 tahun terakhir telah memaksa kekuatan terbesar dalam sejarah umat manusia ---begitulah kekuatan itu menamakan dirinya sendiri--- untuk menyerah kepada kekalahan dan memaksanya untuk menarik mundur pasukannya dari Irak dan Afghanistan.
1. Di Irak, AS mengalami kekalahan dan proyek AS untuk menguasai kawasan Timur Tengah telah hancur di tangan mujahidin, yang dipelopori oleh Daulah Islam Irak, semoga Allah senantiasa membimbingnya.
2. Di Afghanistan, telah hancur proyek AS untuk menguasai Asia Selatan dan mengubur hidup-hidup Daulah Islam yang belum lama berdiri. Proyek AS itu dihancurkan oleh mujahidin pimpinan Imarah Islam Afghanistan, dengan pemimpinnya al-amir al-mujahid yang bertawakal kepada Allah, Mulla Muhammad Umar, semoga Allah menjaganya.
Umat Islam ini semata, dengan para mujahidin, orang-orang merdeka, orang-orang mulia dan orang-orang shalihnya ---dengan izin Allah--- mampu untuk mengalahkan proyek salibis-zionis di jantung dunia Islam, khususnya lagi di Palestina yang terjajah. Sebagaimana umat Islam ini dengan izin dan taufik Allah Ta'ala semata telah mampu mengalahkan proyek salibis-zionis di Irak dan Afghanistan. Juga sebagaimana sebelum itu umat Islam ini mampu melayangkan kepada AS pukulan terkeras dalam sejarah AS (serangan 11 September, pent), di dalam negeri AS sendiri, sehingga pukulan itu mengubah sejarah AS dan melemahkan ekonominya.
(Langkah Pembebasan Palestina)
Di sini muncul satu pertanyaan yang penting, bagaimana umat Islam bisa membebaskan Palestina?
1. Langkah pertama untuk membebaskan Palestina adalah menyebar luaskan pemahaman di tengah barisan kaum muslimin:
Pertama, pemahaman bahwa Allah semata Yang Maha Menolong, karena Allah semata-lah Yang Maha Menciptakan, Maha Memberi rizki, Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan. Dialah Yang Maha Mampu menolong hamba-hamba-Nya yang lemah atas orang-orang yang menyombongkan diri lagi orang-orang yang kuat, sehingga Allah membuktikan kekuasaan-Nya dan melaksanakan kehendak-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
(طسم * تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ * نَتْلُوا عَلَيْكَ مِن نَّبَإِ مُوسَى وَفِرْعَوْنَ بِالْحَقِّ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ * إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِّنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءهُمْ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ * وَنُرِيدُ أَن نَّمُنَّ عَلَى الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا فِي الْأَرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَنَجْعَلَهُمُ الْوَارِثِينَ * وَنُمَكِّنَ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَنُرِيَ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَجُنُودَهُمَا مِنْهُم مَّا كَانُوا يَحْذَرُونَ)
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
"Thaa Siin Miim
Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al-Qur'an) yang nyata (dari Allah).
Kami membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Firaun dengan benar untuk orang-orang yang beriman.
Sesungguhnya Firaun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Firaun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.
Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi).
Dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Firaun dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan dari mereka itu." (QS. Al-Qashash [28]: 1-6)
Kedua, pemahaman bahwa pemerintahan-pemerintahan (di dunia Arab dan dunia Islam) ini tidak mungkin akan membebaskan Palestina, karena mereka justru melakukan tindakan sebaliknya.
Ketiga, pemahaman bahwa umat Islam harus mempersiapkan dirinya untuk berjihad dengan jiwanya, karena hal itu merupakan fardhu 'ain yang diwajibkan atas umat Islam. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
(وَمَا لَكُمْ لاَ تُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاء وَالْوِلْدَانِ الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هَـذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَل لَّنَا مِن لَّدُنكَ وَلِيًّا وَاجْعَل لَّنَا مِن لَّدُنكَ نَصِيرًا * الَّذِينَ آمَنُواْ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ كَفَرُواْ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِ فَقَاتِلُواْ أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا)
"Mengapa kalian tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: "Ya Rabb kami, keluarkanlah kami dari negeri ini  yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!"
Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan setan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah." (QS. An-Nisa' [4]: 75-76)
Keempat, pemahaman tentang batilnya perjanjian-perjanjian damai dengan Israil, wajibnya menolak pengakuan terhadap eksistensi (kedaulatan) Israel, lebih dari itu tentu saja menolak normalisasi hubungan dengan Israel. Pemahaman ini wajib disebar luaskan di tengah barisan umat Islam, kelompok-kelompok dan unsur-unsur kaum muslimin. Hal ini bisa dilakukan oleh setiap bapak di dalam rumah tangganya, hal ini juga bisa dilakukan oleh setiap ibu di antara anak-anaknya, hal ini juga bisa dilakukan oleh setiap guru di antara murid-muridnya, setiap khatib di masjidnya dan setiap dai di desanya, pekerjaannya, sekolahnya dan universitasnya.
2. Langkah kedua untuk membebaskan Palestina adalah berusaha untuk menegakkan daulah Islam yang berjihad dan mengerahkan kekuatan (kaum muslimin) untuk membebaskan negeri-negeri kaum muslimin. Daulah Islam seperti ini tidak akan tegak kecuali jika kita menjadikan syariat Islam sebagai satu-satunya hukum yang berlaku di negeri-negeri kita, sehingga syariat Islam berkuasa, bukan dikuasai, syariat Islam berada di atas setiap bentuk hukum lainnya, dan syariat Islam lebih tinggi dari setiap sumber perundang-undangan lainnya. Kita harus berusaha menegakkan daulah ber-manhaj rabbani yang mencampakkan sekulerisme dan (mencampakkan) pemutusan perkara berdasar hawa nafsu mayoritas; sebuah daulah yang meyakini persaudaraan kaum muslimin dan tidak membeda-bedakan kaum muslimin atas dasar tanah air, sebuah paham yang hanya melayani kepentingan musuh-musuh kaum muslimin; sebuah daulah yang meyakini persatuan negeri-negeri kaum muslimin dan mencampakkan batas-batas negara nasionalisme yang digariskan oleh para pemimpin negara-negara penjajah atas tanah air kita, lalu digariskan dalam pikiran dan hati kita oleh kurikulum sekulerisme.
Itulah daulah Islam yang berjihad, yang memandang bahwa kewajibannya yang paling penting adalah membebaskan setiap jengkal negeri kaum muslimin (yang diinvasi oleh musuh-musuh Islam, pent) dari Kaukasus sampai Zanjibar, dari Afghanistan dan Kasymir sampai Timor Timur (Timur Leste, pent) dan Filiphina, dari Turkistan Timur (Xinjiang, pent) sampai Andalus (Spanyol). Itulah daulah Islam yang memandang bahwa pembebasan Palestina bukanlah persoalan warga Palestina semata melainkan kewajiban atas setiap muslim, sebagaimana halnya setiap muslim di Palestina memiliki kewajiban untuk membebaskan setiap jengkal negeri-negeri Islam yang terjajah.
3. Langkah ketiga untuk membebaskan Palestina adalah dengan mendukung mujahidin dan berangkat untuk bergabung dengan mereka di manapun mereka berada, khususnya di Irak dan Syam (Suriah secara khusus; Lebanon, Yordania dan Palestina secara umum, pent). Dengan mendukung mujahidin, niscaya kekuatan umat yang berjihad akan menguat dan umat Islam bisa mempelajari kewajiban yang hilang (jihad, pent) yang mana musuh-musuh Islam sangat berambisi menjauhkan umat Islam dari kewajiban tersebut.
Sesungguhnya mendukung jihad di Syam (Suriah secara khusus, pent) demi menegakkan sebuah daulah Islam yang berjihad di Syam, merupakan langkah fundamental (pokok) untuk bergerak maju menuju Baitul Maqdis. Oleh karenanya, AS dan dunia internasional memberikan kesempatan demi kesempatan kepada rezim sekuler Ba'ts (rezim Nushairiyah Suriah guna membantai kaum muslimin Suriah, pent) karena mereka khawatir di Syam akan tegak sebuah pemerintahan (daulah Islam yang berjihad, pent) yang mengancam Israel dan bekerja untuk membebaskan Al-Quds.
Wahai keluarga kami di negeri Syam negeri ribath dan jihad, buatlah AS dan Israel kecewa, jadikanlah tujuan kalian yang kalian tidak mau bergeser darinya ---dengan izin Allah--- adalah penegakan daulah Islam yang membela Islam dan kaum muslimin, merealisasikan keadilan, kebebasan, kehormatan dan kejayaan di negeri Syam negeri ribath dan jihad, dan hendaklah seluruh aktivis Islam di Syam bersatu demi meraih tujuan yang mulia ini. 
4. Langkah keempat untuk membebaskan Palestina adalah dengan menyatukan usaha-usaha kaum muslimin dan mengumpulkanya pada tujuan-tujuan bersama.
Hal itu dimulai dengan bersatunya orang-orang yang ikhlas di sekitar para pemimpin yang berjihad, beramal, dan berilmu yang "didewasakan" oleh pengalaman-pengalaman, yang peristiwa-peristiwa perjuangan telah membuktikan ketulusan mereka, ketegaran mereka dan tidak mundurnya mereka, agar menjadi benih jihad yang kokoh dan pelopor umat yang berjihad.
Setelah itu dilanjutkan dengan ajakan untuk menyatukan kelompok-kelompok dan aliran-aliran gerakan Islam pada beberapa tujuan bersama yang menyatukan, yaitu:
Pertama, berhukum kepada syariat Allah dan menolak berhukum kepada prinsip-prinsip, ideologi-ideologi dan perundang-udangan selain syariat Islam; baik hal itu berupa kedaulatan mayoritas yang menjadikan kedaulatan di tangan rakyat maupun kedaulatan tatanan internasional yang dibuat oleh negara-negara pemenang Perang Dunia II yang dinamakan dengan PBB yang pada kenyataannya dikuasai oleh lima negara arogan (lima negara besar pemegang hak veto, pent) yang memaksakan kehendaknya atas bangsa-bangsa lain di dunia.   PBB sebuah lembaga dimana anggota-anggotanya dalam Sidang Umum (PBB) berhukum kepada suara mayoritas bukan kepada syariat Islam. PBB sebuah lembaga dimana piagam (PBB) menyebutkan menghormati kedaulatan dan keselamatan tanah air negara-negara anggotanya, artinya menghormati penjajahan Rusia atas negeri muslim Kaukasus, menghormati penjajahan Cina atas Turkistan Timur, menghormati penjajahan Spanyol atas Sabtah dan Malilia, menghormati penjajahan Israel atas Palestina.
PBB adalah lembaga yang telah mengeluarkan puluhan keputusan yang menghalalkan invasi (musuh-musuh Islam) atas negeri-negeri Islam seperti keputusan pembagian palestina, keputusan pengakuan kedaulatan pemerintahan Israel dan keputusan-keputusan yang mengirinya, juga seperti keputusan yang menerapkan hukuman atas Irak (era Shadam Husain, pent), juga seperti keputusan yang menghalalkan invasi aliansi salibis atas Afghanistan, dan seperti keputusan Konferensi Bon Jerman yang menegakkan pemerintahan bonesa salibis di Kabul.
Konskuensi berhukum kepada syariat Islam dan menolak berhukum kepada selainnya adalah kita berusaha untuk menjadikan syariat Islam sebagai satu-satunya undang-undang yang berlaku di negeri-negeri Islam, tidak disaingi oleh undang-undang dan sumber peraturan hukum apapun selainnya, dan konskuensi lainnya adalah kita menolak tunduk kepada tatanan internasional (PBB) yang merepresentasikan para pemimpin orang-orang jahat di dunia. 
Kedua, bekerja untuk membebaskan negeri-negeri kaum muslimin yang terjajah, menolak setiap bentuk perjanjian damai atau kesepakatan atau ketetapan tatanan internasional (PBB) yang memberi hak kepada orang-orang kafir untuk menjajah negeri-negeri kaum muslimin; seperti penjajahan Israel atas Palestina, penjajahan Rusia atas Chechnya dan Kaukasus muslim, penjajahan India atas Kasymir, penjajahan Spanyol atas Sabtah dan Malilia dan penjajahan Cina atas Turkistan Timur. 
Ketiga, bekerja untuk menghentikan perampokan sistematik terhadap kekayaan alam kaum muslimin oleh tangan-tangan aliansi Barat yang menjajah negeri-negeri Islam. Bentuknya yang paling buruk adalah perampokan kekayaan minyak bumi negeri-negeri Islam, yang terhitung sebagai perampokan terbesar dalam sejarah manusia terhadap kekayaan kaum muslimin di bawah kepemimpinan (raja rampok, pent) AS.
Keempat, mendukung dan menyokong bangsa-bangsa muslim yang melakukan revolusi melawan para thaghut yang represif dan membuat kerusakan, memahamkan bangsa-bangsa muslim akan kewajiban menerapkan syariat Islam dan komitmen dengan hukum-hukum Islam, mengajak bangsa-bangsa muslim yang tengah melakukan revolusi untuk melanjutkan revolusinya sampai mereka bisa mencabut "sisa-sisa" rezim yang rusak dan membersihkan negeri mereka dari penghinaan (penjajahan) ekstern dan kerusakan intern, serta menghasung bangsa-bangsa yang belum melakukan revolusi untuk mencontoh bangsa-bangsa lain yang telah mendahuluinya agar dunia Islam terbebas dari pemerintahan para agen (boneka salibis-zionis internasional, pent).
Kelima, mendukung setiap orang yang dizalimi atau setiap orang yang ditinda di dunia melawan orang-orang zalim dan orang-orang yang menyombong/strongkan diri.
Keenam, bekerja untuk menegakkan khilafah Islamiyah yang tidak mengakui negara nasionalisme, ikatan tanah air dan batas-batas geografis yang ditetapkan oleh para penjajah. Namun (kita bekerja untuk) menegakkan negara khilafah rasyidah di atas minhajun nubuwah, yang meyakini persatuan negeri-negeri kaum muslimin, ikatan ukhuwah keimanan yang menyejajarkan mereka, menghilangkan batas-batas geografis yang dipaksakan oleh musuh-musuh kaum muslimin; bekerja untuk menyebar luaskan keadilan, mengembangkan musyawarah, menolong orang-orang yang lemah dan membebaskan setiap negeri kaum muslimin termasuk di dalamnya Palestina yang terampas dan Al-Aqsha yang terancam. Itulah khilafah yang pada zaman dahulu melindungi Palestina dan ketika khilafah tersebut runtuh maka Palestina pun dijajah oleh musuh-musuh Islam.
Dengan langkah-langkah ini maka kita semakin dekat dengan tekad baja dan keteguhan ---dengan pertolongan dan bimbingan Allah--- dari tujuan membebaskan Palestina dan menyelamatkan Masjidil Aqsha.
***
MAKNA KEDUA
Makna kedua yang berkaitan erat dengan serangan 11 September yang penuh berkah adalah mengadakan perimbangan dalam teror terhadap musuh-musuh Islam, di mana mereka mengalami seperti yang kita alami, mereka mengalami bencana sebagaimana kita mengalami bencana, mereka dibunuh sebagaimana kita dibunuh, mereka dibombardir sebagaimana kita dibombardir, dan kita menguras habis ekonomi mereka sebagaimana mereka menguras habis kekayaan alam kita.
Video kemudian menampilkan rekaman acara "Morning Joe" dari stasiun TV MSNBC pada 4 Mei 2011, dengan tema "Post Bin Laden World, The New Most Wanted Man: Ayman az-Zawahiri, laporan khusus tentang syahidnya syaikh Usamah bin Ladin dan pengangkatan syaikh Aiman az-Zhawahiri sebagai amir setelahnya. 
Inilah dia Richard Engel berkorespondensi dengan kalian via stasiun TV MSNBC
Richard Engel: Saudara Izral Kalan dari Washington. Saya membaca artikel Anda hari ini yang dimuat oleh The Washington Post, sungguh mencengangkan dan menarik perhatian. Artikel itu tentang (Usamah) Bin Ladin dan biaya yang harus kita bayar sampai hari ini dalam melancarkan perang melawan terorisme. Saya ingin membaca sebuah paragraf (dalam artikel Anda) dan menanyakannya kepada Anda.
(Petikan tulisan dalam artikel itu berbunyi): "Terkait dengan Bin Ladin, sesungguhnya kesuksesan tidak harus diukur dari jumlah mayat, namun diukur dari sejauh mana kelemahan dan biaya peminjaman hutang dan investasi yang kita tidak mampu menanggungnya untuk melanjutkan kekuatan ekonomi negara kita. Berdasarkan timbangan ini, Bin Ladin telah melancarkan banyak pukulan kepada kita." Tolong Anda uraikan kepada kami tulisan Anda ini!
Izral Kalan: Tentu saja. Ingatlah bahwa Bin Ladin telah terbentuk di medan perang Afghanistan melawan Uni Soviet dan cara yang dengannya ia memahami peristiwa yang terjadi di sana. Bin Ladin telah mengungkapkan hal itu berulang kali bahwa mereka berusaha untuk membuat bangkrut kekuatan super power dunia. Mereka tidak mengalahkan Uni Soviet, tidak pula menghalangi upaya Uni Soviet untuk menginvasi Afghanistan. (Hal yang) Mereka lakukan adalah "mengeringkan" pemasukan Uni Soviet dan mencerai-beraikannya di Afghanistan. Mereka telah bekerja untuk menguras habis pemasukan untuk Uni Soviet, yang akan berakibat pecah dan runtuhnya Uni Soviet setelah itu. Bin Ladin tidak melakukan hal itu untuk membela Afghanistan, melainkan karena ia meyakini bahwa ia akan meraih kemenangan atas Uni Soviet.
Saya telah berdiskusi dengan banyak pakar terorisme tentang masalah ini. Mereka mengatakan  bahwa Bin Ladin selalu mengatakan hal serupa terhadap AS, dan bahwa ia secara terang-terangan telah menegaskan akan melanjutkan taktik membuat bangkrut negara super power ini. Alasan yang selalu ia ulang-ulang setelah serangan 11 September adalah bahwa kita (AS, pent) sendirilah yang telah menguras habis (kekuatan ekonomi) kita.
Kita saat ini sibuk berperang di Irak dan Afghanistan. Para pejabat pemerintahan dalam pernyataan-pernyataannya tentang keamanan dalam negeri menyatakan bahwa mereka akan mengeluarkan perintah-perintah untuk meningkatkan anggaran. Namun yang dikhawatirkan adalah AS bisa jadi akan runtuh, bukan karena ia kalah di medan perang, namun karena kita telah diseret kepada peperangan yang menguras habis (ekonomi) kita dan pada akhirnya mengantarkan kita kepada kebangkrutan. Inilah sumber kekuatan utama kita, kekuatan ekonomi, yang bisa jadi akan hancur."
***
Syaikh Aiman azh-Zhawahiri melanjutkan uraiannya:
"Pada saat itulah mereka akan meninjau ulang kejahatan dan permusuhan mereka. Mereka akan berusaha untuk mencapai kesepakatan pemahaman dengan rakyat-rakyat kita. Mereka akan memerintahkan agen-agen (rezim-rezim boneka) mereka untuk meringankan penindasan terhadap rakyat mereka, sehingga hal itu memberikan peluang kepada rakyat-rakyat kita untuk bangkit melawan thaghut-thaghut antek AS dan menumbangkan mereka. Dan hal ini kini benar-benar telah terjadi, dengan karunia dan kekuatan Allah semata."
***
Video kemudian menampilkan salah satu mujahid pelaku serangan 11 September, asy-syahid Salim Al-Hazimi. Ia memberikan wasiat terakhirnya sebelum melakukan serangan tersebut.
Asy-syahid Salim Al-Hazimi (Bilal Al-Makki) rahimahullah, salah satu ksatria pelaku serangan Selasa (9/11) yang penuh berkah berkata:
"Segala puji bagi Allah Yang telah melimpahkan kepadaku nikmat Islam dan nikmat jihad, segala puji bagi Allah Yang telah melimpahkan kepadaku amal perbuatan ini yang dengannya kami membuat marah orang-orang kafir dan kami menggoncangkan singgasana orang-orang kafir dan para thaghut. Sesungguhnya amal perbuatan ini merupakan satu-satunya obat yang dengannya anak cucu para kera dan babi dihinakan. Amal perbuatan inilah yang akan mengeluarkan (pasukan) AS dari jazirah Arab, maka wajib bagi kita untuk mengeluarkan mereka dari jazirah Arab.
Ketika aku memilih amal perbuatan ini, sesungguhnya aku yakin sepenuhnya dengannya dan aku merasa terhormat karena aku termasuk dalam barisan orang-orang yang menempuh jalan ini. Aku memohon kepada Allah semoga Allah menerimaku dalam golongan para syuhada'.
Sesungguhnya amal perbuatan yang aku lakukan ini, aku melakukannya semata-mata demi meninggikan kalimat Allah dan menolong dien ini. Kita telah mengetahui bahwa musuh-musuh Allah telah berlomba-lomba menyerang kita dan mereka memiliki niat jahat kepada kita. Allah berfirman:
(وَدَّت طَّائِفَةٌ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يُضِلُّونَكُمْ وَمَا يُضِلُّونَ إِلاَّ أَنفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ)
Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kalian, padahal mereka sebenarnya tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, namun mereka tidak menyadarinya. (QS. Ali Imran [3]: 69)
Seandainya kita melihat kepada realita kita yang menyedihkan, tentulah kita akan melihat luka-luka kaum muslimin di setiap tempat, hal yang mendorongku untuk menempuh jalan jihad dan berani melakukan amal perbuatan ini.
Inilah dia Masjidil Aqsha merintih diinjak-injak oleh orang-orang Yahudi. Inilah dia tanah yang diberkahi dikotori oleh kenajisan mereka dan permusuhan mereka kepada agama Islam ini secara terang-terangan maupun secara sembunyi-sembunyi. Inilah dia Jazirah Arab yang dipenuhi oleh pasukan AS dan Inggris yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya secara terang-terangan. Padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam telah bersabda,
أَخْرِجُوا المُشْرِكِينَ مِنْ جَزِيرَةِ العَرَبِ
"Keluarkanlah orang-orang musyrik dari Jazirah Arab!" (HR. Bukhari no. 3053 dan Muslim no. 1637)
Maka di manakah gerangan rasa takut kalian, wahai kaum muslimin, terhadap nasib kiblat kalian yang suci, Makkah Al-Mukarramah. Di manakah rasa takut kalian, wahai kaum muslimin, terhadap nasib kota nabi kalian Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam?
Aku menulis pesan ini kepada AS dari tempatku ini bahwa tentara-tentara Allah akan datang dan amal perbuatan kami ini adalah dalam rangkaian jihad terhadap AS dan antek-anteknya demi meninggikan kalimat Allah, mengembalikan kehormatan kaum muslimin dan mengusir kalian (pasukan AS) dari jazirah Arab.
Aku nasehatkan kepada kaum muslimin untuk berangkat berjihad dan tidak tertinggal dari pasukan jihad, karena sesungguhnya keadaan kita tidak akan menjadi baik sampai kita kembali kepada dien ini, dan dien ini tidak akan tegak sempurna kecuali dengan tegak sempurnanya puncak tertinggi ajaran Islam yaitu jihad di jalan Allah."
***
Syaikh Aiman azh-Zhawahiri melanjutkan uraiannya:
"Oleh karena itu pesan kami kepada rakyat bangsa-bangsa Arab dan Islam, hendaklah mereka mempergunakan saat-saat kelemahan AS untuk membersihkan negeri-negeri mereka dari para penguasa yang rusak dan membuat kerusakan. Revolusi-revolusi rakyat harus terus berlanjut untuk dua tujuan:
Tujuan Pertama, merealisasikan tujuan rakyat yaitu meraih kemuliaan dan kebebasan (kemerdekaan) di bawah naungan syariat Islam.
(Video menampilkan rekaman ratusan mujahidin di Mesir yang berada dalam pengadilan militer, di balik jeruji besi mereka meneriakkan pembelaannya:
"Kami adalah umat Islam yang meyakini akidahnya. 
Kami akan melakukan segala hal yang mampu kami lakukan
Demi menegakkan daulah Islamiyah (negara Islam) dan masyarakat Islam)
Syaikh Aiman azh-Zhawahiri melanjutkan uraiannya:
"Dan hal itu tidak akan tercapai kecuali dengan membersihkan negeri-negeri mereka dari sisa-sisa rezim yang rusak, yang berada dalam tentara, kepolisian dan peradilan, sampai tegak sebuah pemerintahan yang berhukum kepada Islam, menebarkan keadilan, mengembangkan musyawarah, membela negeri-negeri Islam dan mencegah para pencuri (koruptor) dari mencuri sesuap nasi dari mulut orang-orang yang tertindas.
Tujuan kedua yang oleh karenanya revolusi-revolusi harus terus berlanjut, adalah menjatuhkan agen-agen (antek-antek) Barat yang masih tersisa di negeri-negeri kita, khususnya keluarga Saud (rezim Arab Saudi, pent), para penguasa (negara-negara) Teluk di jazirah Arab dan "anak-anak" Prancis di negeri Islam Maghrib (Tunisia, Maroko dan Aljazair, pent).
Wahai bangsa-bangsa kami, bangsa Arab dan bangsa muslim, sesungguhnya AS tengah mengerang kesakitan oleh serangan-serangan mujahidin, AS tengah menarik mundur pasukannya sementara luka-lukanya masih mengalirkan darah, maka janganlah kalian menghentikan revolusi-revolusi kalian dan janganlah kalian menyia-nyiakan kesempatan yang sangat menentukan dalam sejarah kalian ini! 
***
MAKNA KETIGA
Makna ketiga yang berkaitan dengan serangan 11 September yang penuh berkah adalah berusaha untuk menghentikan kejahatan AS yang menawan kaum muslimin, khususnya menawan mujahidin dan para dai yang menentang AS dan menentang kejahatan-kejahatan AS. Dan dalam barisan terdepan para tawanan tersebut adalah ulama yang beramal, fadhilatu syaikh Umar Abdurrahman, semoga Allah membebaskan beliau.
Syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah telah berulang kali menegaskan bahwa kejahatan AS dalam menawan kaum muslimin dan para ulama, khususnya syaikh Umar Abdurrahman, merupakan kejahatan dan serangan terhadap seluruh umat Islam. Allah Azza wa Jalla telah membimbing kami untuk menangkap seorang tawanan Yahudi Amerika, Warren Weinstein.
(Video lalu menampilkan Warren Weinstein, seorang Yahudi berkewarga negaraan AS, yang ditangkap dan disandera oleh mujahidin Al-Qaeda di Pakistan)
Pesan dari tawanan Yahudi, Warren Weinstein, kepada kekuatan lobi Yahudi di AS:
"Nama saya Warren Weinstein, saya ingin memberitahukan kepada istriku, anak-anak perempuanku dan cucu-cucuku bahwa saya dalam kondisi baik-baik saja, saya meminum seluruh obatku seperti biasa, dan saya mendapat perawatan yang baik.
Saya mengharapkan Ellen dan seluruh keluarga untuk menghubungi komunitas Yahudi di AS, mengerahkan usaha maksimal mereka untuk hal itu, dan meminta komunitas Yahudi untuk mendesak pemerintah AS dan presiden Obama sehingga tuntutan mujahidin bisa dipenuhi dan aku meraih kebebasan kembali. Kalian bisa meminta calon presiden dari Partai republic untuk mendesak presiden Obama agar memenuhi tuntutan mujahidin."
Syaikh Aiman azh-Zhawahiri melanjutkan uraiannya:
"Ia tidak akan meraih kembali kebebasannya, dengan izin Allah, sampai orang-orang kita yang tertawan meraih kembali kebebasan mereka. Dan dalam barisan terdepan mereka adalah syaikh Umar Abdurrahman, Afiyah Ash-Shidiqi, Hasna' janda syaikh Abu Hamzah Al-Muhajir dan Khalid Syaikh Muhammad.
Kami menghasung kaum muslimin untuk menawan warga dari negara-negara yang memerangi kaum muslimin, guna membebaskan kaum muslimin yang ditawan. Karena sesungguhnya kekuatan salibis-zionis internasional hanya memahami bahasa kekuatan."
***
MAKNA KEEMPAT
Makna keempat yang berkaitan erat dengan serangan 11 September yang penuh berkah adalah kampanye massif AS untuk menjungkir balikkan hakekat persoalan dan mencitra burukkan setiap orang yang berusaha untuk membebaskan negeri-negeri kaum muslimin dan Al-Aqsha yang terajajah.
Kampanye massif AS itu dilakukan dengan usaha-usaha yang mengesankan kepada dunia bahwa AS meraih kemenangan meski sebenarnya tengah mengalami kekalahan-kekalahan memalukan. Cara ini nampak jelas dengan bentuknya yang mengundang derai tawa dalam pidato-pidato Obama yang berupaya untuk menampilkan dirinya sebagai pemenang, padahal sejatinya tentaranya sedang menjerit-jerit agar bisa keluar dari Afghanistan.
Kampanye massif AS itu juga dilakukan dengan mengesankan kepada dunia bahwa membunuh seseorang atau beberapa orang akan merealisasikan kemenangan bagi AS. Tapi mereka sendiri kemudian melakukan kontradiksi. Di satu waktu mereka menyatakan telah meraih kemenangan atas kelompok Al-Qaeda. Di waktu yang sama, mereka juga menyatakan bahwa kelompok Al-Qaeda menjadi ancaman terbesar bagi AS. Atau dengan usaha-usaha melariskan khayalan bahwa kelompok Al-Qaeda telah surut dan semakin lemah.
Padahal sekali pandang saja terhadap kondisi gerakan jihad sebelum invasi salibis AS ke Afghanistan dan kondisi gerakan jihad hari ini akan bisa menjawab langsung tanda tanya tersebut.
Sebelum AS melakukan invasi salibis ke Afghanistan, kelompok Al-Qaeda telah eksis sebagai sebuah pokok di Afghanistan. Adapun sekarang, kelompok Al-Qaeda telah memiliki empat cabang di luar Afghanistan dan jutaan pendukung di setiap penjuru dunia, hanya milik Allah semata segala karunia dan kenikmatan.
Sesungguhnya Obama dan para pemimpin AS menipu diri mereka sendiri dan rakyat mereka sendiri, dengan menyebut peperangan mereka terhadap kaum muslimin hanyalah sebatas peperangan terhadap beberapa gelintir orang, atau sebuah kelompok, atau beberapa kelompok semata.
Mereka pura-pura membutakan mata mereka terhadap kenyataan yang begitu gamblang bak matahari di siang bolong bahwa mereka sebenarnya sedang menghadapi umat Islam yang bangkit melawan dan berjihad.
1. Umat Islam di mana para putra terbaiknya menerjuni perang melawan invasi salibis-zionis AS di Afghanistan di bawah kepemimpinan amirul mukminin Mulla Muhammar Umar Mujahid, semoga Allah senantiasa menjaganya.
2. Umat Islam, di mana putra-putra terbaiknya sedang melawan pemerintahan yang berambisikan Shafawiyah Iran namun menjadi antek AS di Irak bumi khilafah dan jihad, dipelopori oleh Daulah Islam Irak, semoga Allah senantiasa menjaganya.
3. Umat Islam, di mana putra-putra terbaiknya menantang hegemonis AS-zionis di jarizah nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam dan membongkar kedok antek-antek AS di Yaman negeri iman dan hikmah, dipelopori oleh kelompok Al-Qaeda di Jazirah Arab.
(Video lalu menampilkan ceramah syaikh Iwadh Panjar, salah satu ulama Yaman dan tokoh pendukung mujahidin Anshar Shariah Yaman)
Syaikh dan dai, Iwadh Panjar, semoga Allah menjaganya berkata:
"Hari ini kita tidak lagi memiliki waktu untuk bermain-main. AS telah turun di negeri Yaman dengan tentara-tentaranya, memerangi kita secara terang-terangan dan jelas tanpa kesamaran sedikit pun. Pada saat itulah para ulama menyatakan bahwa jika musuh menyerang sebuah negeri Islam, maka wajib bagi seluruh penduduk muslim negeri tersebut untuk berangkat berperang. Seorang bapak berangkat perang tanpa menunggu izin dari anaknya, seorang anak berangkat perang tanpa menunggu izin dari bapaknya dan seorang istri berangkat perang tanpa menunggu izin dari suaminya. Allah Ta'ala berfirman:
(انْفِرُواْ خِفَافًا وَثِقَالاً وَجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ)
"Berangkatlah kalian baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwa kalian di jalan Allah!"(QS. At-Taubah [9]]: 41)
Tidak ada waktu lagi untuk bermain-main, wahai para pemuda, wahai anak cucu Khalid bin Walid, Umar bin Khathab dan Sa'ad bin Abi Waqash.
Saya mengulangi dan menegaskan kembali fatwa para ulama, sesungguhnya hukum jihad pada saat ini adalah fardhu 'ain, baik kita mau maupun kita enggan, kita berangkat dengan sukarela maupun terpaksa. Jika tidak, maka kita berdosa. Jika tidak berangkat perang, setidaknya kita harus mengakui keteledoran kita dan kita tahan lisan kita, kita tidak mengatakan "Jihad apaan itu?", "Jihad itu terorisme" atau "Mujahidin adalah orang-orang yang menimbulkan kerusakan".
Minimal, kita harus malu pada diri kita sendiri dan merasa bahwa kita telah melakukan keteledoran, dan memohon kepada Allah agar Allah melimpahkan kasih sayangnya kepada kita.
Jika tidak demikian, maka jihad pada hari ini adalah wajib atas setiap orang yang mampu, saya tidak mengatakan wajib atas orang yang tidak mampu. Selama serangan terjadi secara langsung dan AS telah menerjunkan pasukannya di negeri ini secara langsung seperti saat ini, maka Anda dituntut untuk berjihad.
Aku tidak malu dan aku juga tidak takut. Sebab, tidak ada yang bisa memotong leher ini (menetapkan kematian, pent) selain (Allah) Yang telah menyusun leher ini. Mereka (para ulama) masih juga tidak mau berbicara tentang jihad??? Saya katakan, jihad pada saat ini adalah fardhu 'ain."
Syaikh Aiman azh-Zhawahiri kemudian melanjutkan uraiannya:
"4. Umat Islam di mana putra-putra terbaiknya menjadi benteng kokoh yang membendung invasi salibis di negeri Islam Maghrib (Tunisia, Maroko dan Aljazair, pent) dan para antek salibis Prancis di negeri itu. Jihad umat Islam di sana dipelopori oleh kelompok Al-Qaeda fi Biladil Maghrib Al-Islami.
Umat Islam di mana putra-putra terbaiknya berdiri kokoh bak gunung yang tinggi, mematahkan gelombang-gelombang serangan tentara salibis dan antek-anteknya, Abu Righal di Somalia yaitu Syaikh Syarif Ahmad (presiden sekuler Somalia boneka salibis Barat, pent), dan mereka dipelopori oleh kelompok mujahidin Ash-Shabab.
Umat Islam di mana bangsa-bangsanya bangkit untuk menumbangkan antek-antek AS satu demi satu. Meski demikian, Obama dan media massanya berkoar-koar menyatakan bahwa mereka meraih kemenangan dan kesuksesan. Kita memohon kepada Allah smeoga menambah bagi mereka "kesuksesan" tersebut berlipat ganda sehingga mengantarkan mereka kepada tong sampah sejarah.
Dan akhir dari perkataan kami adalah segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Wassalamu 'alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu 
***
(Video kemudian beralih kepada rekaman ceramah syaikh Usamah bin Ladin para acara penyatuan dua jama'ah jihad, kelompok Al-Qaeda dan kelompok Jama'ah Jihad Mesir di Afghanistan tahun 2001 M, beberapa waktu sebelum terjadinya serangan 11 September yang penuh berkah)
Syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah berkata:
"Dari kamp-kamp pelatihan militer ini telah berangkat puluhan pemuda yang saat ini dalam perjalanan mereka untuk menghantam kepentingan-kepentingan Yahudi. Maka hendaklah kalian banyak-banyak berdoa kepada Allah semoga Allah membimbing mereka, mengokohkan langkah kaki mereka, meneguhkan hati mereka dan menepatkan tembakan mereka.
Bersungguh-sungguhlah dalam banyak-banyak berdoa, sebab Allah telah membiasakan kita dalam operasi-operasi serangan sebelumnya agar kita menyiapkan diri, mengambil sarana-sarana dan bersungguh-sungguh dalam berdoa. Maka dengan karunia Allah semata, sukseslah operasi serangan (terhadap kedubes AS, pent) di Nairobi (ibukota negara salibis Kenya, pent), sukseslah operasi serangan (terhadap kedubes AS, pent) di Darus Salam (ibukota Negara Tanzania, pent) dan sukseslah operasi serangan (terhadap kapal perang AS, pent) USS Cole di (pantai Aden, pent), dan sukseslah operasi serangan di tempat-tempat lain, dengan karunia Allah Subhanahu wa Ta'ala semata.
Maka aku wasiatkan kepada kalian dengan serius agar kalian bersungguh-sungguh dalam memanjatkan doa, semoga Allah mengaruniakan kemenangan kepada saudara-saudara kalian dalam beberapa minggu ke depan ini, dengan izin Allah. Puluhan pemuda itu telah berangkat untuk operasi serangan tersebut, maka sudah menjadi keharusan bagi orang-orang yang tulus untuk menutupi kekosongan posisi yang mereka tinggalkan di sini, dalam daftar operasi-operasi bom syahid. Ini adalah sebuah karunia yang agung dan "tabungan" yang besar, yang hanya Allah karuniakan kepada orang-orang yang dicintai-Nya."

Umar bin Khathab radiyallahu 'anhu berkata:
"Kita adalah kaum yang Allah muliakan dengan Islam.
Maka kita sekali-kali tidak akan mencari kemulian dengan sarana selainnya."

Yayasan Media As-Sahab
Syawwal 1433 H / September 2012 M


*** 
 
Link untuk download
  
Kualitas tinggi
 268.36 MB
http://archive.org/download/Shams_Nasr/ba1.avi

Kualitas sedang
61 MB
http://archive.org/download/Shams_Nasr/ba2.rmvb 

Kualitas mobile
81 MB
http://archive.org/download/Shams_Nasr/ba3.mp4
Arsip 
http://archive.org/details/Shams_Nasr

Streaming

Situs Anshar Mujahidin menurunkan sebuah tulisan "unik" untuk mengenang demonstrasi kaum muslimin yang memprotes film anti-Islam "Innocence of Muslims" di Kedubes AS di Kairo. Tulisan imajinatif yang berangkat dari sebuah fakta itu diberi judul Al-Haarah fis Safaarah, karya Gharib Al-Ikhawan. Berikut terjemahannya.
***
Dengan nama Allah. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam.
Foto orang memanjat tiang dan memasang bendera Al-Qaeda di kompleks Kedubes AS di Kairo 

Suasana hangat di kedutaan besar
Hasanain adalah seorang pemuda Mesir dalam usia seorang remaja. Ia bertarung mati-matian untuk bisa bertahan di kalangan kelas menengah warga Mesir. Sebagian besar kawan sebayanya bahkan terjatuh dalam golongan kelas bawah. Telah punah angan-angan Hasanain akan era Islam yang baru, seperti diyakinkan oleh Presiden terpilih yang telah menjanjikan penerapan syariat Islam secara bertahap.
Hasanain telah melihat bagaimana pemerintahan (Perdana Mentri yang baru) Hisyam Qindil telah mengambil pinjaman riba (yang sejak zaman dahulu telah ditetapkan Allah membawa kehancuran) dari IMF sebesar 4,8 milyar dolar. Padahal pemerintahan (Perdana Mentri yang lama) Kamal Janzuri hanya meminjam hutang sebesar 2 miliar dolar kepada IMF.
Hasanain telah melihat bagaimana Yang Mulia Presiden Mursi telah melakukan kunjungan ke Iran yang berlumuran darah kaum muslimin Suriah. Padahal sejak 1979 M presiden Mesir sebelumnya belum pernah melakukan kunjungan ke Iran.
Hasanain juga telah mendengar bagaimana Yang Mulia Presiden Mursi mengambil simpati para artis dan seniman, kantor kepresidenan telah meminta maaf kepada aktris yang bejat moralnya, Ilham Shahin. Padahal presiden terguling Husni (Laa) Mubarak sekalipun tak pernah berkompromi sampai serendah itu.
Hasanain juga telah melihat bagaimana Yang Mulia Presiden Mursi sendiri berani mengirim pesawat tempur dan tank untuk menggempur penduduk Sinai. Padahal Husni (Laa) Mubarak sekalipun sebelumnya tidak pernah melakukan hal itu.
Hasanain kini yakin bahwa pemerintahan Mesir yang baru memang mengikuti politik bertahap, namun dengan catatan sederhana: bertahap menuju arah yang terbalik, dari arah kebenaran menuju arah kebatilan, bukannya arah kebatilan menuju arah kebenaran.
Hasanain telah menguatkan tekadnya dan memutuskan untuk pergi ke negeri minyak dan madu, negeri paman Sam, negara yang memberi kesempatan lebar-lebar untuk meraih kehidupan yang layak. Hasanain menyusuri jalan raya Kamaluddin Shalih yang menuju gedung Kedutaan Besar AS di Kairo dengan penuh wibawa dan ketenangan. Ia menundukkan pandangannya dari tembok gedung Kedubes, seperti yang telah diajarkan oleh bapaknya sejak masa kecil. Namun tulisan grafiti di tembok gedung Kedubes mengundang perhatiannya. Ia merasa malu saat memabaca tulisan di tembok itu:
FU** OF
Foto para demonstran di atas tembok kedubes, mengangkat bendera Al-Qaeda dan tembok Kedubes yang bertuliskan grafiti FUCK OFF USA
Hasanain sedikit memberanikan dirinya untuk mengangkat mukanya. Maka ia melihat bendera Al-Qaeda yang dihiasi tulisan lafal tauhid dan disertai stempel nama Al-Habib Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salam berdiri tegak dan berkibar-kibar oleh tiupan angin kencang di atas tiang Kedubes. Hasanain menyangka ia salah alamat, maka ia mendatangi gerbang pintu masuk kedubes.
Foto tulisan Usamah bin Ladin dan lafal tauhid di atas pintu gerbang Kedube 
Hasanain kini yakin benar-benar berada di depan gedung Kedubes AS. Tapi ia membaca nama Usamah bin Ladin di atas pintu gerbang Kedubes AS. Hasanain sedikit kebingungan! Ia mulai mengambil kesimpulan, "Barangkali AS telah masuk Islam!" Hasanain gembira, karena selain minyak dan madu di negeri paman Sam, ia juga akan merasakan pemerintahan baru yang Islami di sana, yang secara bertahap akan berjalan dari kebatilan menuju kebenaran, bukan sebaliknya!
Hasanain pun memasuki halaman gedung Kedubes, dan ia segera mendapati suasana hangat di Kedubes. Tetangganya, Ummu Muhammad dan ibu-ibu kampungnya tengah menikmati teh di bawah sebatang pohon yang rindang di samping pintu gerbang utama Kedubes. Si bujang Rajab tengah menggembalakan sapi di taman Kedubes. Para pemuda kampungnya yang miskin sedang bermain bola di areal parkir Kedubes setelah mereka mencabut tiang meja kantor Kedubes sebagai tiang gawang. Sementara itu anak-anak perempuan bermain game di komputer Atase Militer.
Hasanain bertanya kepada mereka tentang bagian pengurusan visa, maka mereka menunjukkannya kepada seorang pemuda yang pakaian bagian betisnya sangat pendek (celana cingkrang), jenggotnya sangat panjang, dan duduk di depan sebuah meja bagian lobi. Di depannya ada sebuah laptop canggih dan berkas-berkas pengurusan visa.
Hasanain: "Assalamu 'alaikum, maaf, saya ingin meminta visa."
Pemuda: "Wa'alaikum salam, mau kemana insya Allah?"
Hasanain: "Virginia atau Washington, mungkin juga Los Angeles, maaf."
Pemuda itu sambil tersenyum: "Wah, visa untuk pergi ke sana telah kami tutup. Semoga Allah mengampunimu, maaf, sepertinya Anda tidak mengikuti perkembangan berita."
Hasanain kebingungan: "Maaf, barangkali Anda bisa memberi alternatif."
Pemuda: "Kami memiliki beberapa pilihan. Anda bisa memilih hijrah ke Afghanistan atau Pakistan. Ada banyak permintaan visa kepada kami untuk tujuan Somalia atau Yaman. Jika Anda mau, Anda bisa juga meminta visa ke Syam atau Irak. Tapi Anda harus ingat, keahlian yang dibutuhkan di sana sangat tinggi. Baru-baru ini kami juga menerima permintaan visa ke Azawad."
Hasanain: "Kapan permintaan visa untuk ke negeri paman Sam akan kembali dibuka?"
Pemuda: "Hal itu membutuhkan waktu, sampai semua staf Kedubes keluar dari ruang "aman"[1] di lantai dasar ketiga ruang bawah tanah. Kami sudah berusaha untuk mengeluarkan mereka dari ruangan itu, namun ruangan itu hanya bisa dibuka dari dalam. Anda perlu menunggu beberapa lama sampai makanan mereka habis dan pakaian mereka lusuh, maka saat itu mereka baru akan keluar."
Hasanain: "Saya kira tak perlu menunggu. Karena keluarga dekat lebih layak untuk dikunjungi, saya akan mengadakan piknik ke Sinai saja, insya Allah."
Pemuda: "Silahkan, semoga Anda diberkahi Allah."
***
Bawakan ia ke hadapanku!
Bawakan ia ke hadapanku, agar aku bisa berbicara empat mata dengannya!
Bawakan ia ke hadapanku, agar aku bisa mencium kepalanya!
Dan sudah menjadi kewajiban setiap orang di antara kalian untuk mencium kepalanya.
Bawakanlah ke hadapanku si pemuda Mesir yang jenius ini, yang telah menginjak-injak arogansi AS dengan telapak kakinya, yang telah menegakkan dengan kedua tangannya yang mulia bendera tauhid di atas atap Kedubes AS di ibukota terbesar negara Arab dan negara "Islam"…maka ia melenyapkan sihir Obama di Universitas Kairo beberapa tahun yang lalu!
Bawakanlah ia ke hadapanku, agar kita menuliskan namanya dalam lembaran sejarah kemuliaan, sehingga sejarah mengabadikan namanya bersama orang-orang besar dengan penuh kebangaan dan kehormatan.
Peristiwa-peristiwa itu memiliki indikasi-indikasi. Indikasi-indikasi itu memiliki konskuensi-konskuensi. Dengan dijungkirkannya bendera-bendera itu akan ada keberkahan-keberkahan setelahnya. Pada zaman lampau, kekalahan dalam peperangan ditandai dengan tumbangnya bendera. Sembilan orang jagoan perang Bani Abdur Dar yang membawa panji perang kaum musyrik Quraisy dalam perang Uhud telah gugur mengusung panji itu, agar panji itu tidak tumbang.
Tumbangnya bendera AS dari atap salah satu Kedubes terkuatnya di dunia merupakan pertanda bencana bagi mereka, insya Allah. Tegak berkobarnya bendera Al-Qaeda dan Daulah Islam Irak di atas atap Kedubes AS adalah pertanda baik dan kabar gembira kemenangan, insya Allah. Demi Allah Yang tiada Tuhan Yang berhak disembah selain Dia, ratusan ribu bendera ini benar-benar akan ditegakkan di lapangan-lapangan umum dalam beberapa tahun ke depan, insya Allah.
Jika kita telah lupa, maka bagaimana kita bisa melupakan orang pertama kali yang menyerahkan dan menggangkat bendera itu, dialah sang kekasih putra sang kekasih, syaikh Hamid Az-Zawi (amirul mukminin Abu Umar Al-Baghdadi Al-Husaini Al-Qurasyi).
Wahai kekasih hati, sampaikanlah kepada orang-orang yang bersama Anda, bahwa kami masih setia memegang janji
Sungguh umat Islam telah marah demi membela kakek Anda, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam, maka umat Islam "mencekik" duta besar mereka dengan api kebenaran yang menyala-nyala
Sampaikanlah kepada orang yang bergabung dengan orang dekat Anda (Abu Hamzah Al-Muhajir, pent) demikian persangkaan kami tentangnya dan Allah-lah Yang lebih mengetahui keadaannya, bahwa darahnya tidak akan tumpah sia-sia
Sampaikanlah kepada syaikh Usamah bahwa benih-benih telah ditaburkan di atas setiap gunung dan di atas setiap lembah
Dan jika Anda melewati Hamd Atha, maka sampaikanlah kepadanya bahwa Mesir telah bangkit, bahwa cita-cita dan angan-angan telah mendekati kenyataan
Wahai Abu Umar
Kekasih hati kami
Foto syaikh Abu Umar Al-Baghdadi setelah dibom oleh AS
Kami telah menunggu 11 September tahun ini dengan penuh kesabaran, ternyata kami dikejutkan dengan berita syaikh Abu Yahya Al-Libi, kami tidak tahu apabila sore itu ternyata membawa kebaikan, bahkan sepenuh kebaikan
Ternyata Allah telah menakdirkan apa yang telah terjadi
Peristiwa 11 September tahun ini, demi Allah, sungguh sangat besar
Kami telah menancapkan bendera tauhid, bendera Al-Qaeda, bendera Daulah Islam Irak, bendera kakek Anda, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam, di atas atap Kedubes AS di Kairo, setelah kami merobek-robek bendera AS, kami campakkan kemuliaan mereka dan kami bunuh Dubes mereka
Janji syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi terhadap mereka kini sedang ditunggu-tunggu
Lebih panas dari bara api

[1] Di setiap Kedubes AS terdapat ruang aman di ruangan lantai-lantai bawah tanah dilengkapi dengan perlengkapan-perlengkapan persiapan jika terjadi perkara-perkara genting
Gharibul Ikhwan
Syawwal 1433 H
Situs Anshar Al-Mujahidin

10.06
 

Berkut ini daftar ayat Alkitab bahasa Inggris yang terdapat dalam Alkitab Versi Raja James namun tidak terdapat dalam terjemahan Alkitab setelah tahun 1881. Ayat-ayat ini tidak ada dalam versi New International Version (NIV); ayat-ayat tersebut hanya ditemukan dalam catatan kaki karena perbedaan tekstual dalam manuskrip Alkitab.
Bart D. Ehrman menjelaskan bahwa sebagian ayat-ayat yang sangat terkenal dalam Perjanjian Baru bukan merupakan bagian teks asli dari manuskrip Perjanjian Baru. "Tambahan-tambahan itu sering ditemukan pada manuskrip Perjanjian Baru akhir abad pertengahan, namun tidak pada manuskrip dari abad-abad awal ini," katanya. Dan karena Alkitab King James berdasarkan manuskrip baru-baru ini, ayat-ayat tersebut "menjadi bagian tradisi Alkitab di tanah berbahasa Inggris."[1]

Dalam Alkitab bahasa Indonesia

Dalam versi bahasa Indonesia Terjemahan Baru (dan mayoritas versi lainnya dalam bahasa Indonesia), ayat-ayat di bawah ini tetap dicantumkan, namun dengan diberi tanda kurung (kecuali Yohanes 5:4 dan Kisah Para Rasul 24:7).

Matius 17:21

(Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.) [2]
Ayat ini dapat merupakan ayat duplikat dari Markus 9:29. [3]

Matius 18:11

(Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.) [4]
Menurut Bruce Metzger, ayat ini "jelas diambil oleh para penyalin dari Lukas 19:10."[5]

Matius 23:14

(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.) [6]

Markus 7:16

(Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!) [7]

Markus 9:44,9:46

(di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.) [8]
Kedua ayat ini identik dengan Markus 9:48.

Markus 11:26

(Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.) [9]

Markus 15:28

(Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: "Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.") [10]

Lukas 17:36

(Kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.)[11]

Lukas 23:17

(Sebab ia wajib melepaskan seorang bagi mereka pada hari raya itu.) [12]

Yohanes 5:4

Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya. [13]

Kisah Para Rasul 8:37

(Sahut Filipus: "Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh." Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.") [14]

Kisah Para Rasul 15:34

(Tetapi Silas memutuskan untuk tinggal di situ.) [15]

Kisah Para Rasul 24:7

Tetapi kepala pasukan Lisias datang mencegahnya dan merebut dia dengan kekerasan dari tangan kami, [16]

Kisah Para Rasul 28:29

(Dan setelah Paulus berkata demikian, pergilah orang-orang Yahudi itu dengan banyak perbedaan paham antara mereka.) [17]

Roma 16:24

(Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu sekalian! Amin.) [18]

KABUL, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Sebuah serangan berani pejuang Islam Taliban di pangkalan yang dijaga sangat ketat di Afghanistan selatan menyebabkan kerusakan jauh lebih dari yang dilaporkan sebelumnya, menghancurkan atau membuat kerusakan parah delapan jet tempur Amerika dalam serangan tunggal paling merusak pada material Barat dalam perang 11 tahun, kata para pejabat militer Ahad (17/9/2012).
Sementara serangan-serangan lainnya telah menyebabkan kerugian yang lebih besar dari nyawa pasukan asing dan Afghanistan, serangan Jumat malam di Camp Bastion di Provinsi Helmand, salah satu pos terbesar dan dipertahankan secara baik di Afghanistan, telah sangat mengganggu NATO karena penyerang mampu menembus markas tersebut, menewaskan dua Marinir dan menyebabkan kerugian lebih dari 200 juta dolar (-+Rp. 19 Trilyun). "Kami mengatakan itu adalah serangan yang sangat canggih," kata seorang pejabat militer sekutu di Afghanistan. "Kami pernah kehilangan pesawat dalam pertempuran, tapi tidak seperti ini."

Serangan kompleks tersebut, yang kata para pejabat NATO dilakukan oleh tiga tim dari pejuang Islam yang mengenakan seragam Angkatan Darat Amerika, adalah sebuah pengingat bahwa Taliban tetap mampu melakukan serangan serius meskipun "gelombang" ofensif melawan mereka. Apalagi sekarang dimana ofensif telah berakhir, dan hampir 10.000 Marinir Amerika telah meninggalkan Provinsi Helmand, sebuah markas penting bagi Taliban, selama beberapa bulan terakhir.

Bersama dengan sejumlah serangan oleh pasukan keamanan Afghanistan terhadap pasukan NATO - termasuk dua serangan selama akhir pekan yang menewaskan setidaknya enam anggota layanan koalisi- Taliban telah memberikan tekanan baru pada rencana penarikan warga Amerika, yang menyerukan percepatan penarikan pasukan seluruhnya sampai dengan 2014, sementara melatih pasukan Afghanistan untuk mengambil alih tanggung jawab tersebut.

Pada saat yang sama, ketegangan dengan pemerintah Afghanistan juga berkobar pada Ahad ketika Presiden Hamid Karzai mengutuk kematian perempuan Afghanistan dalam serangan udara AS dan mengkritik Amerika atas ratusan tahanan Afghanistan yang masih mereka tahan.

Penyelidikan militer ke serangan di Bastion kini berusaha mengungkap apakah pejuang Islam telah dibantu dari dalam kamp dan apakah mereka dilatih atau dibantu oleh negara-negara tetangga, seperti Pakistan atau Iran, yang telah memungkinkan Taliban untuk berlindung di wilayah mereka . Namun para pejabat militer dan analis Afghanistan mengatakan bahwa pejuang Islam mungkin telah menyiapkan  untuk misi mereka dalam ukuran yang signifikan dengan mempelajari citra satelit yang dengan mudah tersedia di Internet. "Kami tidak meremehkan musuh," kata pejabat militer, berbicara dalam kondisi anonimitas karena penyelidikan masih berelangsung. "Kami tahu musuh memiliki kemampuan terbatas untuk melakukan ini, tetapi mereka bukan sejumlah besar yokels yang berjalan di seluruh negeri."

Ke 15 pejuang Islam yang melakukan serangan itu tidak kehilangan waktu dari saat mereka meledakkan sebuah lubang di perimeter di salah satu titik paling dekat dengan lapangan terbang, kata para pejabat militer. Mereka kemudian berlari menuju target mereka, menembak dan membakar jet Harrier AV-8B Angkatan Laut yang diparkir dan menghancurkan tiga stasiun pengisian bahan bakar, bahkan ketika kekuatan reaksi cepat dihimpun untuk melawan mereka, kata seorang pejabat militer. "Itu adalah baku tembak yang berjalan untuk sementara waktu, dua setengah jam, namun mereka bisa sampai ke pesawat sebelum kita bisa mencegat mereka," kata seorang pejabat militer, mencatat bahwa karena hal itu terjadi pada malam hari, itu menjadi sangat sulit kecuali sampai siang hari untuk memastikan bahwa semua pejuang Islam telah gugur atau ditangkap. Semua pejuang Islam tersebut gugur kecuali satu orang, sedangkan pejuang Islam yang tersisa berada dalam tahanan, kata militer.

Dua Marinir Amerika tewas dalam serangan itu, dan sembilan personil koalisi, termasuk kontraktor sipil, terluka, kata militer dalam sebuah pernyataan. Pangeran Harry, yang merupakan pewaris ketiga dalam tahta Inggris, sedang melakukan perjalanan dinas sebagai pilot helikopter dan ditempatkan di Kamp Bastion pada saat serangan, namun tidak terluka. Kamp Bastion adalah rumah sebagian besar untuk tentara Inggris, sementara kamp tetangga, yang dikenal sebagai Leatherneck, milik Marinir Amerika dan anggota layanan lainnya.

Enam dari jet tersebut, yang masing-masing berharga antara 23 hingga 30 juta dolar (-+ Rp.219-285 Miliar) ketika mereka pertama kali dibeli oleh Angkatan Laut Amerika Serikat, menurut laporan Kantor Akuntansi Umum, benar-benar telah hancur dan dua lagi begitu rusak parah hingga tidak mungkin mereka bisa diperbaiki. Juga yang termasuk rusak parah adalah tiga stasiun pengisian bahan bakar dan tiga hanggar pesawat, militer mengatakan dalam sebuah rilis berita.

Menentukan bagaimana hal itu mungkin bagi para pejuang Islam untuk menembus dan merusak parah sebuah markas militer yang pertahankan secara baik, terutama satu tempat dengan garis yang jelas terlihat di seluruh mil dari dataran sebagian besar rata, akan menjadi penting dalam menentukan apakah ini adalah serangan yang unik atau yang bisa direplikasi baik dalam menargetkan pangkalan Barat atau Afghanistan, para ahli militer mengatakan.

"Taliban menjaga komando dan infrastruktur perencanaan militer untuk mengumpulkan serangan-serangan kompleks dan canggih," kata Stephen Biddle, seorang profesor di George Washington University dengan keahlian dalam studi pertahanan.

"Jika ini adalah sebuah kejutan pintar, serangan ini tidak bisa terjadi dua kali, serangan ini memberitahu  Anda orang-orang itu pintar dan dapat melakukan perencanaan yang rumit, menggunakan akal dan kemungkinan seragam-seragam yang diambil," kata Biddle. "Ini akan menjadi hal yang berbeda jika mereka berhasil meledakkan sebuah lubang dalam perimeter yang sangat dipertahankan. Maka Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan sedang melihat sebuah masalah yang sangat-sangat besar"

Wahid Mujda, seorang analis Afghanistan yang melacak Taliban, mengatakan bahwa meskipun pernyataan Taliban bahwa serangan itu sebagai pembalasan atas sebuah video anti-Muslim, video yang mereka perlihatkan menunjukkan hampir pasti tidak ada hubungannya dengan itu.

"Saya tidak berpikir bahwa serangan Kamp Bastion ada hubungannya dengan film anti-Nabi," kata Mujda. "Mengingat kecanggihan serangan yang dapat dikatakan dengan banyak keyakinan bahwa Taliban telah melatih, berlatih dan mempersiapkan itu selama berpekan-pekan dan bahkan berbulan-bulan. Semuanya tidak direncanakan dan diputuskan semalam. "

Dia memperkirakan bahwa pemerintah Afghanistan dan pasukan militer internasional di negara itu akan melihat serangan serupa di masa mendatang.

"Pejuang Islam Taliban memiliki para ahli, para strategi, para perencana dan para desainer, mereka memiliki pengetahuan yang besar dari teknologi modern," kata Mujda.

"Sumber-sumber saya di Taliban memberitahu saya bahwa setiap kali mereka ingin menyerang target penting mereka menggunakan Google Maps dan sarana lain yang tersedia untuk belajar dan memahami target mereka." (by/nyt)

KAIRO, MESIR  - Pihak berwenang di Kairo telah memerintahkan penangkapan tujuh Kristen Koptik Mesir yang yang tinggal di AS karena dugaan keterlibatan mereka dalam sebuah video anti-Islam.

Film yang diposting di YouTube itu telah memicu protes kekerasan dan kerusuhan di seluruh dunia Muslim karena penggambaran yang sangat menghina Nabi Muhammad dan Islam.

Tidak jelas siapa yang membuat film tersebut, tetapi itu telah dikaitkan dengan kehidupan Kristen Koptik Mesir di Amerika Serikat.

Surat perintah penangkapan juga telah dikeluarkan untuk pendeta Kristen AS Terry Jones.

Seorang wanita dan tujuh laki-laki, termasuk Terry Jones, dituduh "menghina agama Islam, menghina Nabi Muhammad dan menghasut perselisihan sektarian", menurut kantor kejaksaan Mesir.

Dikatakan polisi internasional Interpol akan diberitahu surat perintah penangkapan tersebut. Sebuah permintaan juga akan diajukan kepada otoritas pengadilan di Amerika Serikat.

Kantor itu menambahkan bahwa semua terdakwa bisa menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah.

Nakoula Basseley Nakoula, seorang Kristen Koptik penipu yang tinggal di California telah diinterogasi oleh polisi di sana, adalah di antara mereka menghadapi dakwaan, kantor jaksa mengatakan.

Film tersebut, sebuah gambaran sangat kasar dan menghina dari kehidupan Nabi Muhammad memicu protes keamarahan pekan lalu, sebagian besar di luar Amerika Serikat dan lainnya di kantor-kantor diplomatik Barat.

Kerusuhan di Kairo satu di antara yang paling keras. Para demonstran ada berhasil memanjat kedutaan besar AS, meruntuhkan bendera AS dan menggantinya dengan yang bendera tauhid.

Misteri telah menyelimuti individu di belakang film yang berjudul Innocence of Muslim tersenut.

Pendeta Terry JOnes yang tinggal di Florida dikatakan telah dipromosikan film itu.

Dia juga telah memicu protes dua tahun lalu ketika ia berjanji untuk melakukan pembakaran massal Alqura
n di Florida. (by/bbc)



MESIR. – Beberapa gerakan Islam di Mesir mengajak pada hari Rabu 19 September 2012,  untuk aksi “million” pada hari Jum’at, 21 September 2012, di depan kedutaan Perancis sebagai protes atas publikasi karikatur melecehkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di harian “Charlie Hebdo” .
Khalid Saeed, jubir Front Salafi, mengatakan bahwa Front Salafi akan demo di depan kedutaan Perancis , Jum’at, karena harus ada penolakan keras terhadap pelecehan tersebut. Ia mengatakan bahwa penghinaan ini adalah perpanjangan dari perang salib baru yang telah dikumandangkan oleh mantan presiden AS George  W Bush. Saeed juga mengajak untuk memutuskan hubungan politik dengan Perancis.
Sebagaiman juga yang diumumkan oleh Jamal Shabir, penanggung jawab harokah “Hazimun” tentang partisipasi gerakannya dalam unjuk rasa di depan kedubes Perancis, Kairo untuk mengajak gambar yang melecehkan Nabi itu seraya mengajak ummat untuk memutuskan hubungan politik, ekonomi, sosial dan budaya dengan Perancis.
Di pihak lain, Ashim Abdul Majid, anggota syuro Jama’ah Islamiyah Mesir, mengecam penghinaan terhadap Nabi yang terus menerus dilakukan. Ia menuntut kepada Negara Islam Arab untuk mengambil langkah internasional tegas terhadap Negara-negara yang melanggengkan unsure-unsur pelecehan tersebut.(usamah/islam

PERANCIS. – Belum turun “temperature” ummat Islam yang terbakar kemarahan ghiroh Islam akibat video klip “Innocence of Muslim” oleh kafir Amerika, pendeta Terry Jones, kini Perancis bikin ulah lagi menyirami bensin di tenga-tengah kobaran krisis ini.
Sebuah majalah Perancis mingguan, Charlie Hebdo, membuat ulah yang akan menerbitkan Rabu, 19 September  2012, majalah dengan gambar yang melecehkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Redaktur majalah tersebut mengatakan bahwa gambar yang akan dipublikasikan di halaman dalam dan terakhir itu tidak seprovokatif biasanya.
Situs elektronik majalah tersebut mempublikasikan foto sampul edisi terbaru dengan karikatur seorang muslim yang duduk dikursi roda dan orang yahudi ekstrim mendorong kursi tersebut. Karikatur tersebut berjudul “intouchables 2” .
Di halaman dalam majalah tersebut memuat gambar yang melecehkan Rasulullah SAW. Tokoh agama dan politik Perancis menyerukan agar bertanggung jawab terhadap hal tersebut dan berhati-hati pada waktu tertentu. Mengenai berita ini, perdana Menteri Perancis, Jean Marc Areault berkomentar  bahwa dia menolak segala sesuatu yang bersifat bekstrim kaitanya denga karikatur yang dipublikasikan oleh Charlie Hebdo. Amerika Serikat belum selesai urusannya dengan ummat Islam, Perancis malah bikin gara-gara lagi. Wallahul Musta’an.(usmah/islam)

11.42 ,


KRONOLOGIS BENTROK ANTARA SYI’AH – SUNNI DI SAMPANG
TANGGAL 26 AGUSTUS 2012
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh MUI Jawa Timur tanggal 27 Agustus 2012 terkait dengan bentrok  antara warga masyarakat dari dua desa, yaitu  dusun Nangkernang – desa Karang Gayam - Kecamatan Omben dan desa Blu’uran – Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang Madura, yang melibatkan dua kelompok masyarakat yaitu Pengikut Tajul Muluk yang berfaham Syi’ah dan warga Karang Gayam dan Blu’uran yang berfaham Ahlus Sunnah.
Berikut kronologis kejadian yang melatar belakangi bentrok fisik antara warga Syi’ah dan Sunni pada tanggal 26 Agustus 2012 pukul 10.00 WIB di desa Karang gayam Kecamatan Omben :
I. Pada tanggal 19 Juli 2012 Masyarakat Karang Gayam menyampaikan beberapa pernyataan  kepada Badan Silaturrahmi Ulama Pesantren Madura  (BASSRA) agar disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sampang, dengan isi pernyataan tersebut sebagai berikut:
  1. Masyarakat Karang Gayam mengucapkan terima kasih kepada BASSRA yang telah mengawal proses hukum Tajul Muluk hingga divonis selama 2 tahun penjara. 
  2. Bila Tajul Muluk telah divonis sesat maka pengikutnya harus dikembalikan  kepada faham semula yaitu Ahlus Sunnah wal Jama’ah  atau diproses hukum  sebagaimana Tajul Muluk. 
  3. Masyarakat Karang Gayam menginginkan desa mereka seperti desa yang lain, tidak terdapat Syiah. 
  4. Meminta kepada para Ulama untuk  menyampaikan pernyataan sikap ini kepada pihak – pihak yang berwenang.
II. Setelah menerima pernyataan sikap dari Masyarakat, BASSRA mengadakan audiensi dengan Forum Pimpinan Daerah (FORPIMDA) pada tanggal 7 Agustus 2012 dan menyampaikan tuntutan masyarakat , dari hasil diskusi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, antara lain sebagai berikut :
  1. Proses pengembalian para pengikut Tajul Muluk ke faham Ahlus Sunnah Wal Jama’ah sedang diupayakan bersama oleh gabungan antara Kapolres Sampang, Nahdhatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Ulama setempat dibawah koordinasi Pemkab Sampang. 
  2. Kapolres harus mengaktifkan pelarangan senjata tajam (Sajam) di Karang Gayam, Blu’uran, Sampang. 
  3. Anak-anak warga Syiah yang dibeasiswakan ke pondok-pondok Syiah adalah tanggung jawab Pemkab Sampang untuk memulangkan dan memasukkan ke pondok-pondok Ahlus Sunnah wal Jama’ah (ASWAJA) dengan biaya dari Pemkab. 
  4. Ulama BASSRA bersama pemerintah Sampang akan mengawal naik banding Tajul Muluk dengan audiensi kepada  Gubernur Jatim. 
  5. Khusus untuk jangka pendek kasus Sampang disepakati tidak mengangkat sebutan Syi’ah, cukup sebutan aliran sesat agar proses hukum Tajul Muluk berjalan lancar. 
  6. Mengupayakan agar BAKORPAKEM Sampang bisa memutuskan dan menetapkan bahwa Syiah itu sesat dan harus dilarang di Madura, keputusan itu diajukan ke BAKORPAKEM Jatim bahkan ke Pusat. 
III. Pada tanggal 23 Agustus 2012, masyarakat Karang Gayam menuntut  kepada BASSRA terkait dengan enam item janji Pemkab Sampang yang disampaikan kepada Ulama BASSRA pada tanggal 7 Agustus 2012 karena mereka melihat bahwa belum ada realisasi dan penanganan dari pihak manapun
IV. Menurut rencana BASSRA dan ulama setempat akan melakukan pertemuan dengan Pemkab Sampang, namun pada tanggal 26 Agustus 2012 terjadi bentrokan antara masyarakat dengan pengikut Tajul Muluk sekitar jam 10.00 WIB, yang dipicu oleh beberapa hal sebagai berikut :
  1. Anak-anak para pengikut Syi’ah yang dipondokkan ke YAPI Bangil dan Pekalongan akan kembali pasca libur lebaran, sementara masyarakat meyakini bahwa anak-anak tersebut tidak akan kembali lagi ke YAPI Bangil dan Pekalongan karena dijamin beaya pendidikannya oleh Pemkab Sampang untuk disekolahkan / dipondokkan di lembaga pendidikan dan pesantren di sampang agar tidak tercerabut dari akar budaya, Tradisi dan adat istiadatnya setempat,  dan masyarakat menilai kalau mereka tetap kembali akan menjadi kader Syi’ah dan kelak akan menjadi persoalan baru yang lebih besar. 
  2. Karena pemahaman masyarakat seperti tersebut diatas, maka masyarakat Karang Gayam mencegah mereka dan secara baik menyarankan untuk kembali lagi ke rumah, tidak ada sedikitpun kekerasan dilakukan dan masyarakat Sunni tidak membawa senjata tajam. 
  3. Selama perjalanan kembali tidak ada tanda-tanda perlawanan dari mereka sampai mendekati rumah kediaman Tajul muluk, komunitas Syi’ah mulai mengolok-olok masyarakat Sunni dan nampaknya komunitas syi’ah sudah mempersiapkan senjata- sesampai di komplek kediaman tersebut terjadilah insiden penyerangan oleh pihak Syiah kepada masyarakat dengan melakukan pelemparan menggunakan batu, bom Molotov yang sudah mereka persiapkan,  ranjau-ranjau yang siap meledak ketika diinjak, bahkan bahan-bahan  peledak yang mereka bawa dikantong saku mereka yang didalamnya berisi butiran kelereng. 
  4. Penyerangan tersebut tidak hanya berbentuk pelemparan tetapi juga dengan memprovokasi massa agar masuk ke pekarangan rumah tersebut, ketika masyarakat terprovokasi dan masuk ke halaman rumah, kemudian  terdengarlah bunyi ledakan yang berasal dari ranjau yang mereka pasang dan bom Molotov yang mereka lempar sehingga ada beberapa masyarakat yang terluka oleh serpihan dari ledakan yang berupa kelereng, baik yang masih utuh maupun yang pecah semua korban adalah masyarakat yang berfaham Sunni- diantara mereka ada yang jari jemarinya putus, ada yang luka di bagian paha dan didalamnya terdapat kelereng yang masih utuh, ada yang luka di bahu dan kepala. 
  5. Ketika korban berjatuhan dipihak masyarakat Sunni– rupanya komunitas syi’ah membekali diri dengan ilmu kebal, hal ini terbukti bahwa peledak yang dibawa disaku mereka ketika meledak sama sekali tidak mencederai tubuh mereka, tetapi mencederai tubuh-tubuh masyarakat sunni yang memang sama sekali tidak mempersiapkan diri dengan senjata maupun perlengkapan yang memadai sehingga masyarakat Sunni mundur, situasi ini memancing masyarakat untuk meminta bantuan dan mengambil persenjataan yang memadai untuk melawan kekerasan yang dilakukan oleh komunitas Syi’ah, diantaranya dengan disuarakan lewat teriakan dan  pengeras suara yang ada di mushalla, kemudian masyarakat berdatangan  untuk memberi pertolongan dan bantuan kepada mereka sehingga terjadilah bentrok yang tidak terelakkan diantara kedua belah pihak yang sama-sama membawa senjata. 
  6. Seorang yang bernama bapak Hamamah dari komunitas Syi’ah  secara provokatif dan demonstratif dengan memamerkan kekebalan tubuhnya merangsek kedalam kerumunan masyarakat Karang Gayam dengan menyerang secara membabi buta menggunakan senjata tajam berbentuk celurit panjang, dan masyarakat pun melawan dengan senjata pula, yang mengejutkan tidak satupun sabetan yang diarahkan ke tubuh bapak Hamamah mencederai tubuhnya.selanjutnya terjadilah bentrok yang berakhir pada terbunuhnya bapak Hamamah, disebabkan diantara masyarakat mengetahui cara menghadapi ilmu kebal tersebut dengan cara menyerang dari belakang. 
  7. Ada kejadian yang mengejutkan bahwa ternyata rumah Tajul Muluk yang dibakar oleh massa menimbulkan  ledakan yang cukup besar, yang belakangan diketahui bahwa ledakan tersebut dipicu oleh remote control. 
  8. Dari bentrok tersebut yang menjadi korban adalah 1 orang meninggal bernama Hamamah, 1 orang kritis bernama Thohir dan 5 orang luka-luka terkena serpihan bom Molotov, ranjau  dan peledak  yang dibawa oleh komunitas Syi’ah, korban luka-luka ini semuanya dari masyarakat Sunni. 
  9. Dari bentrok yang terjadi, sampai saat ini kepolisian menangkap sekitar 7 orang atau versi lain 8 orang tetapi yang di tangkap adalah  masyarakat yang berfaham Sunni, tidak satupun komunitas Syi’ah yang memicu konflik diamankan oleh kepolisian samentara ini. 
  10. Jumlah rumah yang dibakar menurut laporan yang kami dapat sebanyak 9 rumah, dengan pemahaman bahwa setiap rumah yang ada disampang terdiri dari minimal 3 bangunan, yaitu rumah, dapur dan mushalla, hal inilah yang menyebabkan perbedaan jumlah yang dilaporkan.
V. Pada Tanggal 26 Agustus 2012 sekitar jam 12.00 WIB banyak media massa yang meminta wawancara khusus terkait kasus ini kepada KH Abdusshomad Buchori (Ketua Umum MUI Jatim) namun dijanjikan untuk wawancaranya hari senin pagi dengan pertimbangan bahwa MUI perlu mengumpulkan bahan-bahan yang memadai,kemudian Ketua Umum mengutus salah satu Ketua MUI Jatim  yang bernama  Drs. KH Nuruddin A. Rahman,SH yang berdomisili di Bangkalan dan KH Buchori Maksum (Ketua Umum MUI Sampang)  untuk memantau situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, diantaranya Kapolres Sampang, MUI Sampang, Ulama BASSRA, ulama dan tokoh masyarakat setempat kemudian  melaporkan perkembangan yang terjadi kepada MUI Jawa Timur.
VI. Pada Hari Senin tanggal 27 Agustus 2012 jam 10.00 WIB wawancara dilakukan oleh KH Abdusshomad Buchori dengan beberapa media Cetak, Elektronik dan Online dengan statement sebagai berikut :
  1. MUI Jatim meminta kepada masyarakat agar tetap waspada dan menahan  diri, baik masyarakat Karang Gayam yang berfaham Sunni, maupun Komunitas Syi’ah agar skala konflik tidak meluas. 
  2. Meminta kepada aparatur pemerintah agar melakukan langkah-langkah produktif dalam rangka menyelesaikan konflik yang terjadi demi terwujudnya situasi yang kondusif bagi ketenteraman dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur. 
  3. Kasus seperti ini sudah beberapa kali terjadi, tetapi penyelesaian yang dilakukan tidak tuntas dan komprehensif, sehingga dibutuhkan mekanisme penyelesaikan yang tidak hanya fokus pada kejadiannya saja, tetapi akar persoalan yang menjadi pemicu juga harus diselesaikan dengan baik, sehingga tidak terjadi lagi kasus serupa dikemudian hari.
  4. Ada statement keliru  yang disampaikan sebagian tokoh masyarakat terkait dengan penyebab terjadinya kekerasan  yang diakibatkan oleh fatwa MUI,  oleh karena itu perlu disampaikan  bahwa, fatwa kesesatan Syi’ah tersebut sebagai guidance untuk menjaga Aqidah dan Syari’at bagi ummat Islam di Jawa Timur yang berjumlah 96, 76 % dari 38 juta penduduk Jawa Timur yang pada umumnya berfaham Sunni, kalau semua faham menyimpang dan sesat dibiarkan berkembang dimasyarakat, maka akan terjadi disharmoni bangsa, bahkan didalam fatwa tersebut ada klausul untuk tidak anarkhis.

VII. Pada Hari Senin tanggal 27 Agustus 2012 pukul 16.30 WIB, MUI Jawa Timur melakukan kunjungan ke Kabupaten Sampang yang diikuti oleh KH Abdusshomad Buchori (Ketua Umum), Drs.H.Abdurrachman Azis,M.Si (Ketua Bid. Infokom), Drs.H.Masduki,SH (Bendahara Umum) dan Mochammad Yunus,SIP (Sekretaris) untuk melakukan silaturrahim dengan MUI kabupaten Sampang, Ulama BASSRA, tokoh masyarakat, Paramedis yang menangani korban dan beberapa masyarakat yang menjadi saksi kejadian serta pihak kepolisian.
VIII. Pada hari Selasa tanggal 28 Agustus 2012 pukul 13.30 WIB, MUI Jawa Timur mengikuti rapat bersama dengan PW NU Jatim, PC NU Sampang, MUI Sampang dan beberapa aktivis yang menyaksikan bentrokan yang terjadi, diantaranya adalah Ustad Nuruddin dan  Ustadz Ridho’i (ketua banser setempat), dalam rapat tersebut disepakati bahwa :
  1. Masyarakat yang tinggal di desa Karang Gayam dan sekitarnya merasa aman, tenteram dan kondusif sebelum kedatangan Tajul Muluk dengan membawa aliran Syi’ah, gangguan keamanan,ketenteraman dan ketertiban terjadi  setelah masuknya ajaran Syi’ah didesa mereka yang dibawa oleh Tajul Muluk.
  2. Yang  menjadi pemicu terjadinya konflik dimasyarakat Karang Gayam dan Sekitar adalah keberadaan Tajul Muluk dengan ajaran Syi’ah yang sampaikan  dengan menghalalkan berbagai cara, termasuk dengan iming-iming dana  kepada masyarakat setempat. 
  3. Kesimpulan rapat tersebut adalah bahwa kalau Syi’ah dikembangkan di Indonesia maka membuat Indonesia tidak aman dan berpotensi mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
IX. Pada tanggal 29 Agustus 2012, kemudian dilakukan klarifikasi kepada pihak kepolisian terkait dengan kebenaran hasil investigasi MUI Jatim, pihak kepolisian membenarkan hasil temuan tersebut.
X. Komunitas Syi’ah yang ada memiliki kecenderungan kepercayaan diri berlebihan bahwa Syi’ah akan menjadi besar di Indonesia disebabkan oleh komentar-komentar para tokoh yang mengeluarkan statement akan melindungi Minoritas di Indonesia dengan dalih Hak Azasi manusia, pemikiran seperti ini memiliki pengaruh besar terhadap usaha-usaha mereka untuk mengembangkan eksistensinya ,karena merasa disokong oleh tokoh-tokoh yang berpengaruh di negeri ini, dan pada gilirannya membawa peluang terjadinya konflik yang lebih besar
XI. Untuk menjaga dan mengamankan keutuhan NKRI, pemerintah seharusnya meningkatkan kapasitas dan kualitas serta memelihara dengan baik eksistensi Sunni di Indonesia dengan memberikan payung hukum terhadap keberadaannya, karena secara realitas Indonesia adalah Bumi Sunni.
XII. Berdasarkan diskusi internal beberapa pengurus Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur, dengan memperhatikan pernyataan Syeh Yusuf Qaradhawi terkait dengan hubungan Syia’ah dan Sunni di dunia, bahwa ajaran Syiah dan Sunni memiliki perbedaan pokok yang mendasar sehingga apabila ajaran Syi’ah dikembangkan di suatu Negara yang berfaham Sunni maka tidak akan memiliki titik temu, demikian pula sebaliknya, hendaklah pengambil keputusan di negeri ini menjadikan statement tersebut  sebagai referensi dalam rangka mengambil keputusan terbaik dalam mengahadapi kasus – kasus konflik berlatar belakang Syi’ah – Sunni di Indonesia.
XIII. Mengharap agar Pemerintah dan Masyarakat mencermati pemberitaan media, baik cetak, elektronik dan online yang cenderung distorsif dengan menggunakan istilah – istilah yang provokatif semisal “Musibah Agama nodai Sampang”,”Penyerangan kaum Sunni kepada Komunitas Syi’ah”, “Warga Syi’ah kembali diserang”, “pembunuhan terhadap pak Hamamah” dan lain sebagainya, yang seharusnya istilah yang tepat adalah “terjadi bentrok”, “terbunuh”, karena kedua belah pihak terjadi pertikaian yang diawali dengan adanya provokasi, misalnya lemparan batu, ledakan bom Molotov dan ranjau yang ditanam oleh komunitas Syi’ah.
XIV. Pernyataan  Komnas HAM yang mendiskreditkan aparat keamanan, pemerintah setempat dan elemen-elemen lain di Kabupaten Sampang  adalah merupakan statement provokatif yang kurang bertanggung jawab dan justru membuat suasana semakin tidak kondusif bagi terciptanya ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
XV. Mengharap dengan hormat agar pemerintah, baik Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, Negarawan ,Akademisi, Politisi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Budayawan, Seniman dan golongan “The have”, hendaklah memiliki pemikiran yang jernih, cerdas dan  visioner untuk menyelamatkan negeri tercinta Indonesia dari kehancuran.
XVI. Demikian informasi ini disampaikan, apabila ada perkembangan baru  akan kami sampaikan berikutnya.

Surabaya, 10 Syawal 1433   H
               28 Agustus 2012 M

 Ketua                                   Sekretaris

KH Abdusshomad Buchori       Mochammad Yunus,SIP   

Team Investigasi Kasus Bentrok Syi’ah – Sunni Sampang
Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur

  1. KH Abdusshomad Buchori        (Ketua Team)
  2. Mochammad Yunus,SIP           (Sekretaris)
  3. Drs.H.Abdurrachman Azis,M.Si  (Anggota)
  4. Drs.H.Masduqi,SH                   (Anggota)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget