Voice Of Muslim - Vienna, Austria -
Data resmi menunjukkan adanya pertumbuhan drastis dan dramatis dalam
berpindahnya pemeluk Kristen ke Islam di Austria, bertolak belakang
dengan meningkatnya diskriminasi terhadap agama minoritas di
negara-negara Eropa yang berbeda.
"Kami melihat bahwa masyarakat
memiliki kerinduan spiritual yang mereka merasa ada sesuatu yang hilang
dalam hidup mereka, jika tidak ada dimensi, tidak ada cakrawala untuk
akhirat, atau di mana saya? Mengapa saya di sini? kata Carla Amina
Baghajati, juru bicara Komunitas Islam Austria, kepada Press TV pada
hari Jumat pekan lalu.
Mencari kenyamanan dalam ajaran Islam, banyak warga Austria yang masuk Islam di negara berpenduduk mayoritas Katolik.
Namun, setelah terungkapnya
skandal pelecehan di gereja Katolik menjadikan hal ini peranan utama
dalam eksodus warga Austria untuk masuk Islam.
"Jika gereja kecil dalam
keanggotaan, maka akan menjadi lebih kecil dalam pengaruh sosial," kata
Michael Pruller, juru bicara Keuskupan Agung, kepada Press TV.
Muslim Austria diperkirakan mencapai 400.000 atau hampir 4 persen dari 8 juta penduduk di negara Eropa tersebut.
Estimasi menunjukkan bahwa hampir
setengah juta warga Kristen Austria telah masuk Islam sejak sekitar dua
tahun lalu, dengan jumlah konversi semakin berkembang, Press TV
mengatakan.
Pada tahun 2007, Muslim Austria
telah memperjuangkan kampanye nasional untuk memperkenalkan Nabi dan
ajaran-ajarannya untuk rekan senegara mereka.
Kampanye ini bergema setelah
diluncurkan oleh Muslim seluruh Eropa sebagai tanggapan terhadap
pelecehan kartun Nabi Denmark pada tahun 2005.
Meskipun gelombang anti-Muslim
yang tumbuh di seluruh negara Eropa, umat Islam Austria percaya kampanye
mereka ini memberi mereka kesempatan yang lebih baik untuk membangun
jembatan dengan masyarakat.
"Ketika saya melangkah masuk
Islam saya memiliki kesan pribadi bahwa ada langkah maju di diri saya,"
kata Baghajati kepada Press TV.


Posting Komentar
Akhiranya sebuah kabenaran akan terkuak... walaupun perlu perjalanan panjang....
Alhamdulillah,semoga negara lainnya cepat menyusul..
Alhamdulillah,semoga bisa menjadi contoh bagi ummat yahudi/nasrani di negara lain
Jika anda menyertakan link dalam komentar,baik itu link hidup maupun link biasa,maka admin akan menghapus komentar anda..
Terima Kasih.